Sabtu, 23 November 2013

Viva Anti Wrinkle Cream & Viva Skin Food

Hello, random readers!

Perempuan Indonesia mana yang tidak tahu brand Viva? Brand ini sudah ada dari jaman dulu, tak heran harganya murah meriah. Tapi jangan salah.. biarpun murah, mutunya lumayan bagus.

Kali ini saya ingin mereview tentang skincare-nya, yaitu Viva Anti Wrinkle Cream & Viva Skin Food. Ini dia gambarnya
semuanya netto 22 gram, jar-nya mungil ya..

kalau kurang jelas gambarnya, saya ambilkan dari website Viva :

 

Oya, begini kata website Viva tentang deskripsi produk :

Viva Anti Wrinkle Cream 
Cream yang mengandung Ekstrak Walnut Seed untuk membantu mengurangi timbulnya kerutan, Vitamin E sebagai Antioksidan, serta Jojoba dan Olive Oil untuk menjaga kelembaban kulit.

Cara Pemakaian : Oleskan Viva Queen Anti Wrinkle Cream pada wajah terutama di area sekitar mata, bibir dan leher, gunakan setelah wajah dalam keadaan bersih.

Viva Skin Food Cream 
Cream yang memberikan nutrisi dan kelembaban kulit secara mendalam serta menjaga vitalitas kulit. Mengandung Vitamin A yang berperan dalam regenerasi sel kulit, Vitamin E sebagai Anti Oksidan dan menjaga elastisitas kulit, Vitamin F dan Cholesterin untuk mencegah kekeringan kulit. Pemakaian secara rutin membuat kulit tampak sehat dan lembut terawat.

Cara Pemalaian : Oleskan Viva Skin Food Cream secara merata pada kulit wajah, dan seluruh badan terutama bagian kulit yang kering dan kasar seperti tangan, siku, lutut dan tumit. Untuk hasil maksimal gunakan setiap hari sesudah mandi dan sebelum tidur.


Setelah dibuka, isinya seperti ini :

  1. Harga : Viva Anti Wrinkle Cream Rp 7.600, Viva Skin Food Cream Rp 5.500 (netto 22 gram)
  2. Tekstur : Viva Anti Wrinkle Cream berbentuk krim ringan, seperti lotion tapi lebih thick, saat dioleskan ke kulit lebih cepat meresap. Viva Skin Food berbentuk krim yang kekentalannya medium & lebih sulit meresap saat dioleskan
  3. Wangi : khas kosmetik Viva, yaitu wangi floral yang retro (= jadul) yang kata sebagian orang wanginya semerbak ala emak-emak. Menurut saya wanginya nggak terlalu semerbak, biasa aja. Yang Viva Skin Food ada aroma petrolatum (sedikit mirip aroma minyak tanah)
  4. Warna : Viva Anti Wrinkle warnanya nggak benar-benar putih (putih gading), kalau Viva Skin Food warnanya putih susu. Tapi keduanya tidak meninggalkan warna sama sekali saat dioles ke kulit
  5. Kemasan : simpel ala brand Viva (yang menurut sebagian besar orang kemasannya jelek. Saya sih suka-suka aja, karena tidak terlalu rame oleh tulisan & gambar). Terbuat dari plastik tebal yang rapuh, terutama bagian tutupnya yang mudah pecah. Namanya juga harga murah, kemasannya jangan mengharapkan yang wah.
  6. Ingredients
Viva Anti Wrinkle Cream 
aqua, propylene glycol, jojoba oil, walnut seed, polyacrylamide, C13-14 isoparaffin, laureth-7, mineral oil, olive oil, tocopheryl acetate (vitamin E), methylparaben, perfume, propylparaben, BHT

Yeah, memang ada bahan medium comedogenic seperti mineral oil & isoparaffin, dan bahan mild comedogenic seperti olive oil & jojoba oil. Bahan-bahan tersebut adalah emollient untuk melembabkan kulit, sangat baik untuk kulit kering. Ini kan anti wrinkle cream, jadi tujuannya memang untuk mengembalikan elastisitas kulit supaya kerutan memudar.  

Viva Skin Food Cream
aqua, mineral oil, petrolatum, glyceryl stearate SE, stearic acid, glycerin, cetearyl alcohol, ceteareth-33, beeswax, cetyl alcohol, cholesterol, perfume, methylparaben, glyceryl linoleate & glyceryl linolenate (vitamin F), propylparaben, BHT, tocopheryl acetate (vitamin E), retynyl palmitate (vitamin A)

Ada bahan comedogenic juga (mineral oil, petrolatum, cholesterol) yang sifatnya menyumbat pori. Makanya untuk yang punya kulit oily, biasanya akan semakin berminyak memakai krim ini. Yang tidak cocok biasanya juga breakout. Skincare Viva ada paraben sebagai pengawet yang mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Yang paranoid terhadap paraben ya jangan pakai dong, hehehe... Paraben memang punya reputasi buruk karena sering dituding sebagai pemicu kenaikan aktivitas  hormon estrogen & penyebab kanker (antara lain kanker payudara), tapi sudah banyak hasil pernelitian di beberapa jurnal ilmiah yang menyatakan bahwa paraben TIDAK menyebabkan kanker.

Oh, ternyata Viva Skin Food mengandung beeswax. Ini bagus sekali karena beeswax punya sifat antibakteri & anti peradangan, selain berfungsi menjaga kelembaban & elastisitas kulit. 

Bagaimana saya menggunakan produk ini?

Yang pernah/sering baca blog saya mungkin masih ingat, kulit saya tipe yang cenderung kering. Kadang-kadang keringnya keterlaluan, terutama di sekitar hidung, sudut bibir, pipi. Viva Skin Food sangat membantu untuk melembabkan daerah-daerah tersebut. Saya nggak pakai untuk sikut, lutut, tumit soalnya sayang *hihi..pelit*, untuk selain muka kan bisa pakai baby oil aja. 

Viva Skin Food juga sering saya oleskan di sekitar daerah yang ada luka kecil, karena mengandung beeswax yang sifatnya antibakteri. Pengalaman saya memakai produk yang ada beeswax-nya (seperti Viva Skin Food & Kelly Pearl Cream, luka saya jadi cepat kering). 

Umur saya belum ada 25 lho, tapi udah pakai anti wrinkle cream. Saya beli ini untuk merawat daerah bawah mata yang ada garis-garis halusnya, karena saya pemakai kacamata. Teman saya yang berkacamata bilang, orang yang pakai kacamata biasanya ada garis-garis kerutan di sekitar mata meskipun masih muda. Eh benar juga kata dia. Makanya saya beli Viva Anti Wrinkle Cream yang murah meriah (karena saya nggak ada budget untuk beli yang mahal-mahal). Lumayan, garis kerut bisa agak memudar pakai Viva Anti Wrinkle ini.

Kelihatan nggak garis kerutnya? Harap maklum, pakai kamera HP jadul.
Ini sudah agak memudar berkat pakai Viva Anti Wrinkle selama 1 bulan
*maaf nggak ada foto BEFORE-nya*

(+) Murah
(+) Sangat manjur di kulit saya (Viva Skin Food bisa melembabkan kulit super kering, Viva Anti Wrinkle bisa mengurangi kerut halus di bawah mata) 
(+) Tidak menyebabkan breakout di kulit saya
(+) Tersedia di mana-mana

(-) Greasy & agak sulit meresap (terutama Viva Skin Food)
(-) Mengandung bahan comedogenic & paraben yang mungkin nggak cocok di sebagian orang (untuk saya sih cocok-cocok aja)
(-) Yang Viva Skin Food aromanya sedikit aneh (aroma petrolatum yang bertabrakan dengan parfum)
(-) Kemasan rapuh alias fragile *jangan dibanting*

Repurchase ? Yes

Adakah di antara kalian yang pakai produk ini? Yang namanya kosmetik memang cocok-cocokan, efeknya nggak sama di semua orang.

Oke.. salam cantik & sehat selalu!

All women are





12 komentar:

  1. soal mineral oil bukannya ga menyumbat pori ya? soalnya ak pnh baca sih ga meresap dalam kulit.. coba baca ini https://www.beneficialbotanicals.com/facts-figures/comedogenic-rating.html , dia mineral oil 0 nilainya :) cmiiw :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak cerita & hasil penelitian seputar mineral oil. ada yg bilang mineral oil noncomedogenic spt di link yg mbak sebutkan.

      ada yg bilang mild comedogenic spt di link ini http://www.makeuptalk.com/f/topic/6949-common-comedogenic-ingredients/ (saya tulis juga di blog saya yg satunya)

      hasil penelitian juga menunjukkan mineral oil memang noncomedogenic tapi lambat menyerap di kulit
      "..mineral oil improved the appearance of the emulsion but decreased the adsorptive effectiveness.." --> terbit di jurnal ilmiah http://journal.scconline.org/pdf/cc1967/cc018n02/p00091-p00103.pdf

      skin penetrability of mineral oil is low /extremely low because of molecular size of the alkyl chains --> http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1468-2494.2012.00752.x/full

      ada juga artikel di journal of applicable chemistry yg mengatakan mineral oil melapisi kulit, menghambat kulit utk bernafas & menyerap nutrisi, menurunkan laju pertumbuhan sel sehingga rentan penuaan dini --> http://www.joac.info/ContentPaper/2014/1-1.pdf

      bukankah kita seharusnya jangan percaya pada 1 link aja? menurut saya sebaiknya baca jurnal ilmiahnya langsung, bukan ringkasannya sih hehe.. apalagi ringkasan yg ditulis oleh suatu produsen kosmetik krn biasanya banyak sisi subjektifnya

      lagipula reaksi seseorang thd mineral oil berbeda2. penelitian2 tsb dilakukan di negara 4 musim yg memang lingkungannya punya kelembaban & suhu rendah. negara kita tropis. suhu lingkungan & kelembaban tinggi. orang perlu pelembab yg mudah meresap & teksturnya ringan, apalagi banyak orang negara tropis yg kulitnya
      berminyak.

      kebetulan saya kulitnya sangat kering,jadi nggak ada masalah dgn mineral oil. mbak juga kulitnya tipe normal-kering kan? jadi memang kecocokan mineral oil itu tergantung kulit masing2.

      Hapus
    2. iya, kulitku normal-kering, jd ga bermasalah kali ya hmmm ~

      Hapus
  2. wuihh panjang sekali penjelasannya ses. tapi memang nyatanya banyak loh yg ga cocok dg mineral oil. kulitku normal to dry, pori'' kecil & ga apa" pke viva skinfood n foundienya tp adik''ku lgsg breakout krn kulit mrk oily & pori''nya agak gede.
    memang ga bisa dipaksakan yah bhn kosmetik itu. jgn mentang'' kita kebal ma bhn X, kita blg bhn ini aman, 100% noncomedogenic dsb. efeknya di org lain kali aja beda~
    suka bgt deh ma blog ini, bloggernya pintar XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..ya nih, emang kepanjangan. bukannya mau sok pintar atau sok ilmiah, tapi kita harus memahami sesuatu dari berbagai sudut pandang.

      betul, yg namanya ingredients itu selalu cocok2an. aku aman2 aja pake mineral oil tapi angkat tangan dengan benzyl alcohol & keluarganya -- orang lain cocok pakai toner viva yg ada alkoholnya, tapi aku nggak bisa.. padahal kepingin banget nyobain viva spirulina

      makasih ya Stormy Princess.. aku nggak pintar lho, cuma rajin *rajin googling maksudnya* hihihi

      Hapus
  3. makasih share ilmunya mba,,aku jadi ngerti ingredients skincare setelah sebelumnya pasrah sama krim2 dokter,, tiap mau beli skincare pasti cusss langsung googling blog ini..hehehee,, salam kenal:))

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mbak.. salam kenal ya
      hehehe jangan pasrah sama krim2 dokter, lebih baik pakai skincare yang mild selagi bisa

      Hapus
  4. Viva Anti Wrinkle Cream ini textturnya watery ya malah, suka deh. adem juga. Ternyata ngaruh buat kerutan toh . Keren :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, tadinya aku pikir berat kayak viva skin food atau viva collagen cream, ternyata ringan. aku juga nggak nyangka bisa ngurangin kerutan, produk murah tapi hasilnya oke..

      Hapus
  5. ga apa2 tuh mbak dikasih dibawah mata? bawah mataku jg berkerut soalnya, blm ada 25 juga, tapi selalu takut nyari kosmetik buat bawah mata, takut tambah berkerut kalo nggk cocok hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo aku sih nggak apa2, tapi hasilnya mungkin beda di orang lain. kan ada orang yg area matanya sensitif sama parfum..

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah