Jumat, 06 Desember 2013

Products that Disappoint Me

Haloo lagi...

Bicara tentang belanja kosmetik, tentu ada produk yang mengecewakan kita. Bisa karena nggak cocok atau karena faktor lainnya. Sekarang saya mau mereview produk-produk yang dengan sukses membuat saya patah hati. Saya usahakan review-nya seobjektif mungkin. Ini dia..



Pixy Glam Lasting Lipstick (Ginger Ale)
Viva Covering Cream (Natural)
Oriflame Very Me Peach Me Perfect Skin Glow (Light)
Wardah Lip Balm (Vanilla)

PIXY GLAM LASTING LIPSTICK (Ginger Ale)



Saya beli ini beberapa bulan yang lalu karena banyak review yang bilang lipstik Pixy yang Glam Lasting bagus. Kebetulan saat itu saya sedang cari lipstik nude yang warnanya agak peach. Jadilah saya beli, dan hasilnya saya kecewa karena salah pilih warna, hihihi.. Lipstik ini warnanya bikin wajah saya jadi nggak segar, kulit wajah saya kelihatan kusam. Temen saya bilang wajah saya kelihatan tua pakai warna lipstik yang kayak begini, huhuhu.. Kalau warna saja masih bisa ditolerir, kan bisa dicampur dengan lipstik yang warnanya gelap.

Yang paling membuat saya kecewa adalah tekstur lipstiknya..uh benar-benar berminyak & susah melekat di bibir saya. Saya pikir teksturnya semi matte seperti Sariayu atau Trisia, ternyata tidak. Teksturnya seperti mentega, berat banget di bibir. Lipstik ini tidak buildable, menggumpal saat saya mengatupkan bibir atau mengoles berulang-ulang. Warnanya juga cepat hilang, padahal cuma buat ngobrol.

glossy banget, kayak pakai mentega di bibir

warnanya nggak terlalu kelihatan, di foto lumayan bagus
aslinya warnanya norak di wajah saya

(+) harga terjangkau, Rp 30.000an isi 3,8 g (isinya banyak hihihi..)
(+) kemasan cute, warna silvery pink (sayangnya bulky, coba agak langsing, pasti cantik..)
(+) wanginya enak banget kayak bubblegum, I love it!
(+) melembabkan bibir, bahkan bibir masih terasa lembab saat warna lipstiknya sudah nggak ada

(-) tidak pigmented
(-) staying power payah (1 jam saja udah hilang, padahal nggak makan atau minum)
(-) tidak buildable, gampang menggumpal saat mengatupkan bibir / dioles lebih dari 1 kali
(-) super glossy 
(-) terasa tebal di bibir
(-) warnanya membuat wajah saya terlihat kusam, nggak bagus banget kalau saya pakai siang-siang

Rate : 3/10
Repurchase? No

WARDAH LIP BALM (Vanilla)


Yang saya suka dari lip balm ini adalah wanginya, vanilla yang yummy. Ada juga yang wangi strawberry & jeruk, tapi saya penasaran dengan yang vanilla. Kemasannya simpel banget (ada yang bilang kemasannya terkesan murahan), tapi saya suka karena warna lip balmnya bisa langsung terlihat tanpa harus dibuka. Jika dioles ke bibir tidak berwarna, jadi tidak mengganggu warna lipstik yang kita pakai. Lip balm ini mengandung UV protector, tapi tidak disebutkan SPFnya berapa. 

Sayang sekali bibir saya tidak cocok dengan lip balm ini, bibir saya terasa agak panas seperti disengat. Bibir saya malah jadi kering setelah memakai lip balm ini, aduh kapok deh..saya pakai saja di siku & tumit (kalau dibuang kan mubazir) Lumayan lah, siku & tumit saya yang kering bisa lembab kembali hehehe..

(+) murah, harganya Rp 15.000an (isinya lupa berapa gram, kotaknya sudah nggak ada)
(+) wanginya enak
(+) mengandung UV protector

(-) terasa panas di bibir saya
(-) kok malah bikin kering bibir saya :(

Rate : 3/10
Repurchase? Tentu saja tidak

ORIFLAME VERY ME PEACH ME PERFECT SKIN GLOW (Light)

Ini tinted moisturizer pertama saya, sebelum saya beli Mustika Puteri Silky White Tinted Moisturizer (reviewnya di sini). Yang Mustika Puteri udah habis, Oriflame masih aja di cosmetic box karena jarang dipakai. Kadang saya pakai untuk tangan karena kapok dipakai untuk wajah hehehe...


  • Harga : Rp 25.000 waktu diskon (isi 30 ml)
  • Wangi : enak banget, manis seperti peach+madu
  • Tekstur : lotion yang kekentalannya medium, mudah di-blend
  • Warna : oh saya sungguh kecewa.. warnanya terlalu terang di kulit saya. Di katalog Oriflame kelihatannya warnanya nggak terlalu terang & saya pikir pas untuk saya. Sebenarnya ada yang varian dark, tapi di katalognya kelihatan gelap banget sih.. Moisturizer ini mengandung shimmer warna keemasan, aneh banget dipakai siang-siang (cocoknya sih untuk night makeup). Apalagi jika dipakai untuk foto di bawah cahaya matahari, muka akan kelihatan absurd hehehe...
  • Coverage : sheer, cukup meratakan warna kulit, tidak bisa menutupi noda hitam & jerawat
  • Staying power : buruk. Gara-gara tinted moisturizer ini, bedak saya tidak tahan lama. Bedak jadi cakey parah di sekitar hidung, mata, bibir, dagu. Temen saya bilang bedakan saya nggak bagus (padahal bedaknya bagus-bagus aja & tahan lama kalau saya nggak pakai tinted moisturizer ini, btw merek bedaknya Acnes Compact Powder)
  • Oil control : di kulit saya yang kering, tinted moisturizer ini bikin muka saya mengkilap dalam 2 jam. Saya pikir pasti akan jadi berminyak banget untuk yang punya kulit oily
(+) Wanginya enak
(+) Memberi efek dewy & sunkissed
(+) Mudah diblend & ringan di wajah
(+) Ada coverage, tapi sheer

(-) Staying power & oil control payah
(-) Shimmernya nggak camera friendly, aneh untuk makeup siang
(-) Harga aslinya lumayan mahal (kalau nggak salah Rp 49.900), murah cuma waktu diskon

Rate : 4/10
Repurchase ? Aduh, nggak deh..


VIVA COVERING CREAM (Natural)


Sudah saya review di sini. Intinya, saya kecewa dengan covering cream ini karena aromanya yang seperti cat tembok, teksturnya yang kasar, dan bikin kulit saya kering. Tapi saya nggak terlalu menyesal karena produk ini murah (Rp 7ribuan isi 22 g), coverage lumayan & staying power oke.

Rate: 6/10
Repurchase ? No

Nah, itulah produk-produk yang nggak akan saya beli lagi karena menurut saya mengecewakan. Tapi tidak cocok di saya bukan berarti tidak cocok di kamu, karena efek kosmetik selalu berbeda-beda di setiap orang. Ok deh, sampai jumpaaa!!

4 komentar:

  1. aku juga punya yang oriflame itu kak, shade light juga. di aku bagus bagus aja sih meski di pakai siang. kulit aku gelap jadi aku pakai buat highlighting saja di tulang pipi. tiap sekolah aku pakai, suka banget karena muka ku kelihatan fresh :D
    kalau mau tahan lama sebelum pakai bedak itu moisturizer nya di bubuhi bedak tabur baru setelah itu pakai twc atau compact powder ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah enak ya bisa cocok.. sebenernya dari dulu aku kurang suka pelembab ber-shimmer. tapi buat malam di kulitku bagus2 aja. anehnya cuma kalo siang hehehe..
      berarti bagusnya buat highlighting aja ya.. makasih tipsnya

      Hapus
  2. Aku punya yang produk Oriflame, suka banget. Tapi aku pake untuk highlight, jadi lebih blink2 gitu, hehe.. Kalau untuk wajah keseluruhan, memang agak kurang pas. :)

    Main2 ke blog ku yaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin bagusnya buat malam hari ya. bener juga sih, harusnya buat highlight aja, bukan untuk seluruh muka.
      oke siip, siap meluncur

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah