Sabtu, 22 Februari 2014

Marck's Venus Compact Powder

Heyy...
Kulit saya masih rewel pasca bencana kekeringan+breakout karena terpapar asap bahan kimia di lab. Saya udah ganti skincare, antara lain pembersih muka (post di sini) dan sekarang rutin pake extra virgin olive oil sebagai pelembab kalo lagi di rumah. 

Satu lagi yang diganti, yaitu bedak. Biarpun kulit lagi kacau, tapi kalo pergi tanpa bedak tuh gimana gitu rasanya. Saya stop pake Fanbo Rose 68 karena parfumnya luar biasa banyaknya, bikin perih di kulit saya yang kering parah. Berat hati saya saat memecat Fanbo, selama ini dia andalan saya karena bisa nempel dengan baik & cakep. Setelah itu saya pake Marck's loose powder, nggak perih sih tapi nggak nempel di kulit, mungkin karena bentuknya bubuk. Karena saya cocoknya pake Marck's, saya beli bedak padatnya deh, siapa tahu hasilnya lebih bagus.

Dan inilah bedak jagoan saya selama 1 bulan ini :


Marck's Venus Compact Powder shade no. 01 (Invisible)
Baru 1 bulan, tulisannya udah hilang, hehe..

Harusnya ada tulisan "Marck's Venus" seperti ini
sumber : website Kimia Farma

Bagian belakang kemasannya

Bagian dalamnya, ada kaca tapi minus tempat spons

  • Harga : Rp 32.000 (dengan tempatnya) netto 12 gram
  • Kemasan : menurut saya sih nggak jelek, tapi nggak cakep juga. Kemasannya nggak terkesan murahan tapi juga nggak luxurious. Bahannya halus, ringan,kuat. Sayang tulisan "Marck's Venus" nya cepat hilang, harusnya lebih awet, tulisan ini kan identitas produk  Tutupnya rapat tapi mudah dibuka. Yang saya suka adalah kemasannya yang travel friendly, masuk kantong pun bisa karena panjang sisinya cuma sekitar 6 cm & nggak terlalu bulky. Ada cermin buat touch up. Nggak ada tempat spons, jadi nggak bisa pake spons yang agak tebal *yah*. Saya pribadi nggak suka spons bawaannya karena kasar. Biasanya saya suka pake brush, bedak jadi cepat rata + lebih irit. Tapi buat touch up kan nggak asik kalo bawa-bawa brush terpisah.
Mungil, bisa masuk kantong

Kemasannya nggak terlalu bulky

  • Warna : ada 3 pilihan shade. No. 01 invisible, no. 02 natural beige, no.03 ivory. Saya pilih yang invisible soalnya yang ivory terlalu terang+kuning, yang natural beige terlalu gelap untuk saya. 
  • Aroma : soft, kata teman saya wanginya kayak bahan kimia. Saya suka sih, daripada Fanbo yang wangi floral-nya bikin puyeng
  • Tekstur : powdery (iya dong, kan powder nih). Mudah diblend, nggak cakey, nempel dengan baik di kulit saya. Bedak ini ringan banget, seringan Marck's loose powder yang biasa tapi dengan partikel yang jauh lebih kecil & lembut. Kalo pake Marck's biasa kan masih kelihatan seperti pake bedak banget, yang ini nggak terlalu.
  • Coverage : coverage minim, malah nyaris nggak ada. Bedak ini cuma membuat warna kulit terlihat lebih rata & bebas kilap, nggak bisa menutupi noda. Baiknya memang pake foundation/BB cream dulu, tapi saya nggak suka pake begituan karena kulit saya gampang dehidrasi kalo dikasih makeup macam-macam. Ada orang yang kulitnya kering tapi masih bisa oily di area-area tertentu setelah dandan seharian, tapi kalo saya enggak. Jika kulit saya terlalu lama ditutupi foundation/BB cream bukannya jadi glowy, justru jadi tambah kering & kelihatan flaky. Payah banget nggak sih.. 
  • Apakah oxidize ? di saya enggak. Kan ada bedak yang setelah dipakai justru bikin kulit jadi kelihatan lebih gelap & kucel, karena bedaknya teroksidasi (bereaksi dengan oksigen). Marck's Venus nggak menyebabkan efek itu.
  • Staying power : berhubung kulit saya kadar minyaknya kurang, bedak ini tahan seharian di muka saya, sampai 8 jam lebih masih nempel dengan anteng (sebelumnya pake Home Snow Vanishing Cream & sunblock Parasol). Tapi kalo saya pake Viva skin food sebagai pelembab (itu krimnya berminyak buanget), sekitar 5 jam sudah glowy di T-zone & agak luntur. Blogger lain yang punya kulit oily bilang staying powernya biasa aja. 
  • Ingredients : talc, zinc stearate, zinc oxide, salicylic acid, titanium dioxide, starch, iron oxide, octyl palmitate, methylparaben, propylparaben, fragrance

Dilihat dari ingredients-nya
  • Mengandung sunscreen (zinc oxide & titanium dioxide). Zinc oxide bisa menangkal UV A & UV B dengan baik, sedangkan titanium dioxide bisa menangkal UV B & sebagian UV A. Tapi saya tetap pake sunblock sebelumnya biar aman.
  • Bisa menyerap minyak karena mengandung asam salisilat. Zinc oxide juga bersifat menyerap minyak
  • Tanpa mineral oil, cocok buat yang acne prone
  • Pengawetnya adalah paraben. Ada yang paranoid paraben?
Swatch
nggak terlihat seperti bedakan banget kalo udah dipake di muka

(+) teksturnya ringan
(+) nggak cakey, mudah diblend, nggak oxidize
(+) nggak bikin breakout & iritasi untuk saya
(+) ingredients nya oke, cocok untuk kulit oily & nggak ada efek negatif untuk kulit kering
(+) kemasan mungil, mudah dibawa-bawa & rapat

(-) no coverage
(-) nggak bisa naruh spons yang agak tebal di dalamnya. Saya nggak suka deh pake spons tipis

Rate : 8.5/10
Repurchase? yes

 
patung & lukisan Venus sang dewi kecantikan
cantik ya..
sumber gambar : 1 2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah