Jumat, 07 Maret 2014

Sunblock Parasol

Hai!

Apa yang kalian pikirkan saat mendengar kata "Parasol"?


ini?

atau ini?

Bukan payung yang saya maksud, tapi sunblock. Fungsi payung dan sunblock sama sih, yaitu melindungi kulit dari sinar matahari.


Sudah lama saya pake sunblock Parasol yang ungu. Entah sudah berapa tube yang saya repurchase, pokoknya cinta mati dengan sunblock ini. Pernah coba-coba Acnes UV Tint, Wardah sunscreen gel, Inez sunblock cream, dan Parasol SPF 33 (oranye) tapi akhirnya tetep balik ke Parasol ungu ini.




  • Harga : Rp 35.800 (netto 20 gram). Ibu saya bilang "Mahal banget, isinya dikit gitu". Eh, tapi saya kalo pake juga cuma dikit, segede butiran jagung udah cukup buat seluruh wajah & leher, pake sunblock itu memang nggak boleh berlebihan. Nggak reapply lagi jika saya nggak terlalu banyak terpapar sinar matahari. Di musim hujan ini 3 bulan baru habis, hehe.. 
  • Tekstur : creamy. Terasa sedikit lengket awalnya, tapi lengketnya hilang saat krim sudah meresap sempurna & kulit terasa lembab sesudahnya. Meresapnya cepat kok, jika diblend sambil dipijat & ditepuk-tepuk sedikit. Di kemasannya tertulis "dapat dipakai sebagai alas makeup yang baik". Betul itu, bedak jadi gampang nempel & nggak susah untuk meratakannya.
  • Warna : krimnya berwarna krem, tapi warnanya menyatu sempurna dengan kulit saat dipakai. Jika difoto ada white cast karena semua sunscreen memang merefleksikan cahaya. Muka jadinya agak pucat deh, tapi white cast bisa dikurangi dengan bedak (asalkan bedaknya nggak mengandung sunscreen juga)
Ada white cast, wajarlah.. namanya juga sunscreen
  • Aroma : samar-samar wangi obat, tapi saya nggak terganggu
  • Kemasan : banyak yang mengeluh kemasan Parasol formal banget kayak salep, nggak cantik sama sekali. Kalo saya suka kemasannya soalnya kecil & praktis dibawa-bawa. Saat sudah mau habis bisa digulung tubenya, hehe.. Bener-bener ekonomis

 
Kayak salep

Kalo udah tinggal sedikit bisa digulung & dihabisin isinya *jiwa pengiritan*
  • Ingredients : purified water, sorbitol, cetyl alcohol, octyl methoxycinnamate, titanium dioxide, benzophenone-3, iron oxide red Cl : 77491, iron oxide yellow Cl : 77492, potassium sorbate, sodium lauryl sulfate, tocopheryl acetate
Dilihat dari ingredients 
  • Meskipun tidak dituliskan berapa SPF-nya, sunblock ini cukup memadai untuk melindungi kulit. Octyl methoxycinnamate adalah anti UV B dan sebagian UV A. Benzophenone adalah anti UV A dan B skala luas. Titanium dioxide juga sebagai anti UV A dan B yang bersifat fisik, artinya dia memantulkan cahaya (itulah mengapa skincare, foundation, dan bedak yang mengandung titanium dioxide selalu menimbulkan white cast).
  • Mengandung sodium lauryl sulfate (SLS) sebagai pengental. Sifatnya irritant, makanya mata saya selalu perih jika sunblock ini saya pake dekat mata. Perihnya lumayan bikin mata merah & berkaca-kaca selama 5 menit, setelah itu normal lagi. Mata saya memang sensitif dengan SLS (biasanya ada di sabun & facial foam).
  • Mengandung vitamin E (tocopheryl acetate) & cetyl alcohol yang melembabkan kulit. Ada sorbitol yang sifatnya humectant (melembabkan kulit tapi tidak menyebabkan greasy)
  • Di brosurnya tertulis "tidak mengandung vaselin, mineral oil, dan alcohol" jadi aman untuk kulit oily & acne prone. Nah, katanya free alcohol, tapi kok ada cetyl alcohol? Eits, jangan salah kaprah, cetyl alcohol bukanlah alkohol yang menyebabkan kulit kering, dia berasal dari lilin (wax) hewan (dari organ di kepala lumba-lumba atau paus) yang bersifat sebagai emollient (pelembab), lihat penjelasannya di blog saya yang ini
  • Bebas dari PABA, saya jadi tenang. PABA alias para aminobenzoic acid dikenal sebagai anti UV B yang nggak ramah di kulit. Banyak kasus alergi akibat PABA, gejalanya yaitu gatal atau perih, kemerahan, ruam & perih di sekitar folikel rambut, kulit menjadi kering, muncul noda merah gelap, juga jerawat. Ada yang bilang PABA menyebabkan kanker, itu tidak benar - belum ada bukti ilmiahnya. PABA memiliki sejumlah nama lain & turunan, yaitu 4-amino benzoic acid, Ethyl Dihydroxypropyl Aminobenzoate, Glyceryl Paraaminobenzoate, Octyl Dimethyl PABA, Padimate O, Bacterial Vitamin H1, Vitamin B10, Vitamin Bx, Vitamin H1, Vitamin B10.
Nggak ada SPF berarti nggak bagus dong? Teman-teman, SPF yang tinggi bukanlah jaminan sunblock yang kalian pakai itu bagus sehingga nggak perlu reapply lagi. Saya sudah jabarkan di post yang ini bahwa SPF rendah dan tinggi itu punya kinerja yang nggak beda jauh. SPF 15 memblokir 93% sinar UV B sedangkan SPF 45 memblokir 98% UV B. Semakin tinggi SPF, semakin banyak kandungan bahan kimia dalam suatu sunblock. Ini menjadi alasan mengapa saya lebih memilih Parasol ungu ini daripada Parasol SPF 33 yang pernah saya review disini. Bisa dilihat sendiri, kandungan bahan kimia Parasol oranye lebih banyak macamnya, rasanya juga lebih berat di kulit & lebih lama meresapnya, lebih greasy juga. 


Ada rumus menghitung kinerja sunblock dengan SPF. Dulu jumlah SPF menjadi patokan berapa lama sunblock mampu melindungi kulit dari sinar UV B yang menyebabkan sunburn. Misalkan daya tahan kulit orang Indonesia adalah 10 menit sebelum mengalami sunburn, kinerja SPF 50 adalah = 50 x 10 = 500 menit. 
Jaman sekarang rumus itu sudah nggak relevan mengingat tingginya tingkat pemanasan global. Panas matahari jam 8 aja udah terasa menyengat. Apalagi siang bolong jam 12, wah kulit rasanya perih seperti ditampar jika terpapar sinar matahari. 

Hampir semua website tentang sunscreen & sunblock yang saya baca mengatakan, oleskan kembali sunblock / sunscreen Anda tiap 1 - 2 jam dan setelah berenang, berkeringat, atau mengelap kulit dengan handuk (tidak peduli berapapun SPF yang terkandung dalam sunblock / sunscreen Anda). Pesan serupa juga tertulis di brosurnya Parasol. 

Sekalian aja beli sunblock SPF 1000 kalo ada, hehehe..

Jadi untuk apa saya beli sunblock yang SPF nya tinggi? Selain mahal & nggak efisien, kasihan kulit kebebanan banyak bahan kimia. Tapi ya itu tergantung pilihan masing-masing orang sih. Ada yang merasa lebih tenang jika pake yang SPF nya tinggi, kebetulan kulitnya juga tahan, jadi ya boleh-boleh aja..

Oke, kesimpulan dari si Parasol ungu

(+) nggak berat di kulit, cepat meresap
(+) kandungan bahan kimianya nggak terlalu banyak (dibandingkan Parasol oranye), dan yang pasti bebas PABA
(+) dapat menjadi alas bedak & melembabkan kulit
(+) harga terjangkau & gampang diperoleh di apotik mana aja
(+) kemasan ekonomis (soalnya bisa digulung & dihabiskan isinya sampai benar-benar habis, hehe..)

(-) bikin perih mata yang sensitif terhadap SLS
(-) lumayan greasy awalnya, tapi setelah meresap kesan greasy nya hilang (nggak tau deh kalo buat kulit oily, soalnya kulit saya kering)

Rate : 9/10
Repurchase? ya, selalu!

Oya, kalo menyimpan sunblock itu harus dalam suhu 15 - 30 derajat Celsius, jauhkan dari sinar & panas karena bisa mengurangi efektivitas sunblock. Sunblock nggak bisa berfungsi lagi jika saat disimpan terpapar sinar matahari atau panas karena komponen-komponennya sudah bereaksi.

Sekian post hari ini, daah...

100 komentar:

  1. lengkap bgt penjelasana. sunblock pertama q nie, ga ada masalah selama pke. q skrg pke skinaqua, yg spf 25 cocok tp yg 50 bikin breakout parah huhu :(
    dibandingin parasol bhn kimia skinaqua bnyak bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih.. parasol juga sunblock pertama saya, tp saya nggak mau coba yg lain lagi hehehe..
      mungkin yg spf 50 ingredientsnya nggak cocok buat kamu

      Hapus
  2. Penjelannya jls bngt buat aku....mksh ya sist...aku bsk ganti ajalah pake parasol yg ungu aja...skarang aku pake parasol yg kuning...tp stelah aku pikir2 bnr jg tuh takut mukanya kebanyakan bahan kimia...hbs dr bedaknya aja aku pake inez udah ada anti uv nya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama.. kalo menurutku yg parasol oranye lebih berminyak dari yg ungu. kalo bedaknya udah ada uv protection, sunblock nggak usah spf tinggi2 hehehe..

      Hapus
  3. Oh, Yang ungu spf brpa sist ?
    Baru prtama mau make :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak ada tulisan spfnya, tapi kata pegawai beberapa apotik, ini spf 15..
      kalo buat aku angka spf nggak penting, yg penting di ingredients dia mengandung sunscreen yg broad spectrum, bisa menangkal UV A dan B skala luas

      Hapus
    2. Kalo pk parasol , pencuci mukanya pk p y ? Trs bedaknya juga yg gmn sist ?

      Hapus
    3. aku sekarang suka pakai yg homemade, pencuci muka bikin sendiri (dee-dee facial wash cuma dipakai kalo lagi males bikin adonan). bedak aku pakai tepung maizena, oil controlnya lebih bagus daripada bedak merek apapun juga

      Hapus
    4. tepung maizena mang the best blotting powder.. mukaku bisa matte ampe sore hehe

      Hapus
    5. hehe.. betul. maizena bikin muka matte, termasuk mapuh buat orang yg kulitnya super oily

      Hapus
  4. Mba kalau parasol cocok gak buat muka berminyak ?? Rencananya mau di partnerkan sama Vitacid obat jerawat... selama ini sya cma pakai moisturizer wardah yg gel... mukaku berminyak bgt mba ;(

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut pengalaman orang2 yg kulitnya oily, parasol nggak bikin muka banjir minyak kayak wardah. tapi karena bentuknya krim, tipis2 aja ngolesinnya. membersihkannya juga harus tuntas supaya nggak nyumbat pori.
      sunblock parasol sering bikin komedo blackhead di aku, tapi aku nggak masalah, soalnya udah terlanjur cocok hehe..

      Hapus
  5. Makasih penjelasannya lengkap banget sis, oh ya biasanya makainya tiap brp jam? Trus kalo makainya lg langsung pake aja atau cuci dl mukanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama..
      nggak pasti, kadang 4 jam, kadang sampai 8 jam lebih tergantung kegiatan.
      diolesin ke muka yg bersih (setelah cuci muka), biasanya sebelum pakai sunblock aku kasih pelembab/toner dulu soalnya kulitku kering..

      Hapus
  6. jelas banget postingannya, mbak. :)

    btw, kalo pake sunblock ato sunscreen sebaiknya dibersihkan ketika sudah berapa jam ya? contohnya dulu aku pernah denger, Acnes UV Tint sebaiknya dibersihkan ketika sudah mencapai 6 jam pemakaian di kulit acne prone dan berminyak (maaf, sumbernya aku google tapi ga ketemu lagi).

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe makasih mbak..
      kayaknya tergantung kulit masing2. yg punya big pores/kulit oily/acne prone harus sering dibersihkan (4-6 jam) atau pada saat mau touch up makeup. minimal pakai tissue basah yg bisa buat bersihin kosmetik waterproof

      Hapus
  7. mbak lintang, parasol ini bikin kulit kusam gitu gak? soalnya aku pake wardah sun screen gel bikin kusam gitu kalo udah siang2 :(. tapi gak tau deh apa gara2 wardah ato bedak marcks yg bikin kusam-_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. di beberapa orang kusamnya karena oxy, tapi itu sebenernya pengaruh skincare /bedak yg dipakai juga sih..
      kalo wardah kusamnya karena bikin berminyak, tapi kayaknya nggak oxy, marcks nggak bikin kusam kok, hanya aja nggak bisa nahan minyak dari wardah

      Hapus
  8. aku nya mau pake gizi super cream aja soalnya kalo siang gak kusam2 bgt, tapi si gizi ini gak ada spfnya gitu, kalo pake wardah malah kucel bgt-_- . makanya aku mau coba si parasol ini.
    mbak sekarang masih pake parasol ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai gizi boleh aja, bisa diakali pakai bedak yg mengandung sunscreen. sampai sekarang aku masih pakai parasol ini, tapi udah ganti formula. yg sekarang ada petrolatumnya, tapi nggak greasy. untuk yg kulitnya acne prone mungkin bisa nggak cocok deh sama parasol baru ini..

      Hapus
  9. Mba kalau utk kegiatan outdoor yang ekstrim (outbond) kan biasanya seharian tuh. Sebaiknya parasol yg spf nya berapa ya?
    Atau spf berapa pun sama aja (tinggal rajin2 di re apply)?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebetulnya spf berapapun sama aja, harus sering2 reapply. parasol ungu ini nggak ada keterangan spf nya (tapi pastinya ada karena kandungannya broad spectrum sunscreen), aku biasa pakai juga untuk kegiatan outdoor yg ekstrim, tapi kalo udah keringatan & cuci muka reapply lagi.
      dulu waktu belum ngerti, wardah sunscreen gel spf 30 nggak aku reapply. wah tetep gosong setelah itu hehehe..

      Hapus
  10. Hai kak,
    Kulitku oily n acne prone, pernah pake parasol yg oranye ga cocok bikin kusem, lengket", n komedoan :>
    Mau nanya kalo pake skin aqua doang (spf 20) cukup ga yaa?
    Skin aqua masuk chemical / physical ya dan board spectrum ga ya kak? Bingung aja soalnya lg pake vitacid nih kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. skin aqua itu masuknya chemical (aku lihat nggak ada zinc oxide /titanium dioxide di situ). di skin aqua ada bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine yg termasuk broad spectrum, bisa melindungi dari sinar UV A & B dengan panjang gelombang 280-400 nm, tapi optimalnya 348 nm).

      spf 20 cukup kok, sebenarnya berapapun spf nya kita harus sering reapply, terutama setelah berkeringat, cuci muka, menggosok kulit. apalagi skin aqua kan nggak water resistant, misalnya pakai yg spf 50 pun tetap nggak terlindungi kalo kita banyak berkeringat tapi malas reapply.

      Hapus
  11. Aku lagi pake vitacid baru 1minggu,jerawat mulai pada nongol,sbg pasangan vitacid sebaiknya pake sunblock yg mana kak,kulit aku berminyak ,makasih infonya lengkap

    BalasHapus
    Balasan
    1. cobain ristra sun care, hasilnya matte, nggak bikin muka cepet berminyak. atau skin aqua yg ringan.
      kalo parasol agak berat buat kulit yg berminyak, cocoknya buat kulit kering
      sama2..

      Hapus
    2. Klo pake sunblock bersihinnya harus 3 step ya(milk,wash,toner)?
      Utk kulit yg acne prone dan oily kaya' aku g boleh pake yg spf tinggi ya (misal parasol spf 33),apa lbh tinggi spf bnyk pula bhn kimianya?
      Klo udah pake palembab yg ada spf 15 perlu pake sunblock g?
      Maaf ya kak...bnyk nanya soalnya lg belajar merawat kulit,thanks....

      Hapus
    3. nggak harus kok, cukup pakai facial wash (kalo cuma pakai sunblock aja atau +bedak tabur). double cleansing itu perlu kalo selain sunblock juga pakai TWC, BB cream apalagi foundation

      spf tinggi memang banyak bahan kimianya. tapi tergantung ingredients lainnya juga, kalo sunblock2 organik dari luar meskipun spf tinggi tapi ingredientsnya tetep simpel, ringan& ramah di kulit.
      sunblock parasol meskipun nggak yg spf 33 juga udah termasuk berat di kulit yg oily & acne prone.
      nggak apa2. banyak tanya itu harus biar nggak tersesat hehehe..

      Hapus
  12. Maaf kak, kk usia brp? Aku pernah pake sun block dri dokter tp malah kusem banget, jd gak berani pake pake lg, maunya pake parasol ini, untuk pemula recommended gak kak? Salam kenal ya, saya Nurul dari Bali:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal nurul..
      umurku hampir 24, pertama kali nyoba parasol ini pas umur 21. parasol recommended buat kulit normal-kering, untuk kulit oily-acne prone kayaknya terlalu berat. kalo kulit cenderung oily coba pakai yg ringan2 aja kayak skin aqua atau ristra sun care

      Hapus
  13. sis parasolnya boleh ditaro di kulkas?soalnya rumah saya suhu nya sangat panas

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh.. sebenernya semua kosmetik yg berbentuk krim, lotion & liquid lebih baik dimasukkan ke kulkas (kalo bisa)

      Hapus
  14. Hai kak aku mau tanya hehe. Abis pake sunblock parasol ini aku pakein bedak baby boleh gak ya? Ada efeknya gak ya?
    Terus satu lagi ka, biar mukanya tetep cerah sprti awal pemakaian gt, aku harus reapply sunblocknya brp jam sekali ya? Makasih banyak kaa maaf banyak tanya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh, malah bagus kalo dikasih bedak, biar nggak terlalu mengkilap.
      reapply sunblock disarankan jika sudah berkeringat/cuci muka/menggosok kulit dengan tissue, saputangan atau blotting paper, nggak ditentukan berapa jam sekali.
      sama2..

      Hapus
  15. Parasol yg wrna hijau gmna ya sis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. parasol yg gel? aku belom pernah nyoba, nggak pernah nemu. yang gel lebih cocok buat kulit berminyak soalnya ringan

      Hapus
  16. Wah lengkap banget info nya.. kak kulit q kering, tp biasanya da komedony walau dikit tapi bikin risih.. q sekarang pke skin aqua spf 50..kira2 ma parasol spf20 berat man y?
    Makasih sebelumnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama, kulitku juga kering tapi gampang komedoan.
      skin aqua spf 50 berat di ingredients karena lebih banyak bahan kimianya, tapi teksturnya ringan & cepat meresap.
      parasol ingredientsnya ringan tapi teksturnya berat.
      tergantung kecocokan masing2. aku sih nggak bisa pakai produk yang banyak bahan kimianya meskipun teksturnya ringan

      Hapus
  17. Haiii mau nanya dong.. Klo pakai krim siang, dluan mana di aplikasikan, krim siang dlu baru sunblock atau sebalikny? Trus perlu jeda waktu brp menit utk pengaplikasian antara keduanya? Mksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya sunblock itu urutan skincare terakhir, tapi menurutku tergantung tekstur produknya sih. kalo sunblock & pelembabnya sama2 krim, emang harusnya pelembab dulu baru sunblock. tapi kalo sunblocknya bentuk lotion/gel sebaiknya duluan sunblock, baru ditimpa day cream.
      jedanya nggak pasti, pokoknya sampai benar2 meresap & nggak basah lagi di kulit, baru bisa ditumpuk.

      Hapus
  18. Hai kak Lintang, salam kenal dari Nia
    Kalo dilihat dari ingredients, menurut kakak Wardah sunscreen gel sama parasol spf 15 ini lebih bagus mana? Yang gak bikin breakout dan cocok untuk kulit berminyak dan gampang berjerawat.
    Makasih kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo nia.. salam kenal
      wardah lebih banyak bahan comedogenic meskipun teksturnya lebih ringan. tapi orang yg kulitnya berminyak banyak yg komplain dengan tekstur beratnya parasol krim. karena teksturnya yg thick itu minyak dari kulit jadi terperangkap di pori2.

      lebih baik parasol gel (kemasan ijo), soalnya memang khusus kulit normal-berminyak. parasol gel kayak gini http://theraskin-online.blogspot.com/2013/05/parasol-sunblock-gel-krim-tabir-surya.html

      Hapus
  19. Hai kak! Aku kan baru2 ini hobi renang. Di beliin sunblock sm mama merk pabanox. Ada kandungan octyl dimethyl PABAnya. Gimana nih? Kan sayang bgt baru beli. Kasian juga mama udh capek2 beli. Any advice? Thx ya kak. Need your help ASAP

    BalasHapus
    Balasan
    1. octyl dimethyl PABA aman kok, dia memang turunannya PABA, tapi nggak karsinogenik seperti PABA. kalo PABA emang udah di-banned di seluruh dunia & nggak boleh dipakai lagi sebagai sunscreen.
      aku pernah bahas tentang octyl dimethyl PABA (ethylhexyl dimethyl PABA) disini : http://randomandquick.blogspot.com/2014/08/lip-ice-repair-and-treatment-lip-balm.html

      Hapus
    2. Aduh... aku lega. Sip lah kalo gitu. Makasih banget ya kak :-D

      Hapus
  20. Kalau olay sunblock spf 50 with whietener dibanding sama merk parasol atau skinaqua lebih baik mana ya mbak?
    Dan lebih baik pakai yg sunblock begituan atau pakai olay total effect yg spf 15 ya mbak?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk aktivitas di bawah sinar matahari langsung lebih baik sunblock. olay spf 50 ada PA +++ kalo nggak salah, berarti perlindungannya terhadap sinar UV A lebih maksimal. SPF cuma melindungi terhadap sinar UV B
      tapi kalo jarang kena sinar matahari langsung lebih baik pakai olay total effect spf 15

      Hapus
  21. Balasan
    1. wah aku kira di semua apotik besar ada. biasanya kimia farma selalu ada, di apotik rumah sakit juga ada

      Hapus
  22. aku udah pakai kurleb 2 minggu, dan ga keliatan hasilnya hahahaha, bagus di aku gak begitu kileng", habis pakai ini aku bedakan pakai marcks, q pakai kurleb 4 jam g nggumpal" bgt d dudukan kacamata, cuman kadang di garis senyum di pipi suka pecah, sama lumayan cepet kering y jadi begitu d kulit mesti cepet" dibaur, so far so good lah, makasih buat reviewnya mba ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, nggak nggumpal sih. kalo nggak pakai pelembab dulu biasanya cepet kering & agak seret waktu diblend, trus juga gampang pecah di smile lines.
      baiknya sih pakai pelembab dulu baru parasol. kalo aku biasanya semprot air gliserin/oles DIY serum karena aku nggak pernah beli pelembab lagi

      Hapus
  23. kak aku cowok,jadi kurang tau masalah beginian
    tapi aku tau efek buruk sinar matahari
    biasanya aku pake pelembab yang ada spf (loreal men, ponds men). kalo menurut kakak lebih bagus pake pelembab yg ada spf apa parasol ini.. turus parasol ini bisa balikin warna kulit asli gak soalnya kulit mukaku belang nih sedih :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo pelembab yang mengandung spf biasanya sunscreen yang ada di dalamnya itu chemical sunscreen, belum tentu broad spectrum. misalnya ada tulisan SPF berapa, itu cuma efektif melindungi kulit dari UV B padahal UV A juga berbahaya.
      lebih baik pakai sunscreen yang broad spectrum (physical sunscreen : titanium dioxide atau zinc oxide), parasol mengandung broad spectrum sunscreen kok.

      buat mencerahkan &meratakan warna kulit lebih efektif kalo dibantu masker. coba aja masker bengkoang, banyak mereknya.
      lebih cepet hasilnya kalo pakai masker alami karena bahan aktifnya 100%, nggak seperti masker pabrikan yang udah dicampur macam2 bahan kimia.

      Hapus
    2. oh gitu berarti lebih bagus pake parasol ya
      ok deh terus kalo uda pake parasol perlu dikasih pelembab lagi gak kak ?

      Hapus
    3. banyak orang bilang parasol agak susah dibaurkan ke kulit, jadi perlu pakai pelembab dulu sebelumnya
      tapi aku sering pakai parasol aja, lumayan lembab di aku.

      Hapus
  24. Kak, parasol itu sunblock buat muka apa bisa dipake di tangan dll jg? Trs kalo yg di tangan/kaki kakak pakenya sunblock apa? Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, bisa dipakai di badan tapi boros. dulu aku pakai vaseline healthy sunblock (botol oranye), ada reviewnya di blog ini. sekarang aku bikin sunblock sendiri.
      sama2..

      Hapus
  25. sebenernya aku masih galau pake kosmetik, karena banyak bahan kimia
    menurut mba apa sih untung ruginya pake kosmetik ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo ragu pakai kosmetik, coba aja pakai kosmetik alami. kayak aku nih, karena kulitku sensitif & nggak cocok sama macam2 bahan kimia akhirnya aku bikin sendiri kosmetik. resepnya di blog ini udah lumayan banyak, klik aja page "DIY recipes"

      kalo beli kosmetik bikinan pabrik enaknya praktis, tapi hasilnya lama karena bahan aktifnya dikit doang, kalah dengan bahan2 kimia penyusunnya. trus paling sial kalo nggak cocok & breakout.

      Hapus
  26. Kak kebanyakan kalo pake vitacid obat jerawat katanya sunblok.nya di suruh pake parasol. Menurut kakak gmn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak harus parasol sih. sunblocknya bebas, yang penting broad spectrum (mengandung zinc oxide atau titanium dioxide)
      mungkin disuruh pakai parasol biar praktis karena belinya sama2 di apotik.

      Hapus
  27. kak, aku kalo pake parasol jidat aku jadi jerawatan gitu. jerawat batu kak, banyak banget huhuu ada tipsnya ga kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kulitmu jenis oily? memang parasol cream kurang cocok untuk yang kulitnya oily karena teksturnya cream berat.
      dipakai tipis2 aja. kalo muka udah kucel karena minyak & debu harus segera cuci muka lalu apply lagi sunblocknya.
      cream yang bercampur minyak dan debu itu bikin pori tersumbat akhirnya jadi jerawat deh

      Hapus
  28. Halo kak.
    Kak, parasol ini buat kulit sensitif cocok nggak ya?
    Mohon di jawab ya. Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. tergantung kecocokan dengan ingredientsnya.
      kulitku kering & sensitif, kebetulan cocok dengan sunblock parasol karena ingredientsnya nggak ada yang bikin masalah di kulitku

      Hapus
  29. hai kak..
    klo pake parasol ini trus ditambah pixy bb cream yg mengandung spf 30 & PA +++ gimana kak, boleh gak?
    aku jarang keluar rumah si jd jarang pake sunblock..tadinya aku pk skin aqua spf 30 sama bedak bayi,,trus kl lg diluar rumah biasanya males reapply kl abs kena air wudhu, soalnya kl keluar males bawa perlengkapan makeup, paling cuma tisu/tisu basah..hehe, tp kl parasol enak nih dibawa2, gak mberatin tas/dompet..haha
    oh iya, kulit aku tadinya kering di sekitar hidung&bawah mulut..trus sering pk face mist, toner&makser resep kakak jadi lumayan lembab nih, tp gak oily,bekas jerawat agak memudar..hehe
    tp kmrn pipiku gatel digigit semut trus aku garuk sampe lecet(tanganku nakal bgt) :( ada obat luka buat muka gak ya kak??

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, bisa aja dikasih bb cream pixy soalnya ingredientsnya nggak bentrok. tapi parasolnya tipiiiss aja apply nya.
      wah bener juga ya, botol skin aqua & bedak bayi rempong juga dibawa2. kenapa bedaknya nggak didepot aja? ada lho yg jual tempat loose powder kecil. mungil banget ukurannya, cuma segede jar viva skin food.

      wah aku ikut senang kalo resepku cocok di kamu padahal tipe kulitnya beda.
      aku juga sering luka kegaruk gitu, biasanya aku obatin pakai madu & rempah2. cepet sembuh & nggak menimbulkan bekas. kalo obat luka biasa (betadine) juga cepet sembuh tapi sering berbekas.

      Hapus
    2. Walah setelah baca2 di atas katanya banyak yang kusam gegara wardah sunscreen gel ya. Pdhal baru aja beli -_- oya wardah ini ingredients pelindung uv A nya apa ya kak?
      Trus baca2 di atas kata kakak kalo sunblock+bedak ga perlu double cleansing, berati cuma pake facial wash/oatmeal aja gapapa? Biarpun sunblocknya water resistant?

      Hapus
  30. waahh untung ingredients nya gak bentrok..
    oke, cus lahh beli parasol..haha
    perlu beli juga nih tempat loose powder kecil biar enak masuk tas..
    iyaa kak, soalnya kulitku emg gak terlalu rewel si, dan emg suka ngracik2 resep diy,hehe.. oh bisa pake madu&rempah yaah, okelah dicoba..td mlm aku olesin betadine, semoga gak berbekas deh..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip, beli aja.. semoga cocok ya
      tempat loose powder kecil itu praktis tapi aku sering nggak sabaran sama spons bedaknya yg kecil mungil
      iya, madu & rempah oke. itu obat luka & jerawat andalanku. tapi kalo lagi buru2 tetep aja balik ke betadine hehehe

      Hapus
  31. Mba lintang mau nanya dong hehe, aku lagi pake sunblock parasol yg 33 tapi muka jadi lebih berminyak.. kebetulan juga lagi pake vitacid sih mba hehe, yang aku mau tanyain kalo muka jadi lebih berminyak itu tanda ga cocok apa bukan ya mba? Terus aku pernah denger kalo pake sunblock itu harus double cleanser, nah cara membersihkan sunblock yang bener gmana ya mba? Soalnya kan kalo sunblock ga di bersihin dengan benar takutnya malah bikin jerawat.. mohon bantuan nya mba lintang ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. tanda nggak cocok itu kalo kulit jadi jerawatan, muncul komedo tertutup (beruntusan kecil2), dan kusam. bisa juga ada tanda iritasi atau gatal2.
      kalo berminyak tapi masih nggak ada tanda2 di atas berarti nggak masalah.

      double cleansing bisa dengan milk cleanser atau cleansing oil lalu dilanjutkan facial wash.
      aku sendiri nggak terlalu suka double cleansing,malah sering bruntusan kalo pakai milk cleanser & oil2. di parasol ada petunjuknya "krim bisa dibersihkan dengan air dan sabun". biasanya aku gitu aja, dan untungnya nggak ada masalah.

      tapi kalo lebih nyaman double cleansing silahkan aja dicoba.

      Hapus
  32. Mbakk.. ak baru aja belii parasol ungu tapi tulisan d kemasannya "face sunscreean cream" bukan "face sunblock cream" sepetii review mbak.. apa ada perbedaan diantara keduanya? Ak jd bingung. Ap beda jenis atau gmn. Tp kemasan dan wrna ny sama. Wkt ak tny d apotik cuma 2 itu aja adanya(parasol yg ak beli dg parasol spf 33)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekarang namanya jadi face sunscreen cream & udah ganti formula. yg sekarang lebih gampang diblend di kulit tapi perasaanku tambah berat deh teksturnya.
      kalo yg oranye (spf 33) teksturnya lebih greasy dari yg ungu

      Hapus
    2. Makasih mbak balasannya. Salam kenal ;)
      Jd emg udh berubah nama dan formula y. Jadi menurut mbak lintang, lebih bagus yg mana. Parasol spf 33 ya utk skrg?

      Hapus
    3. sama2..
      ya, udah ganti formula & nama.
      di aku lebih enak yg ungu, kalo yg spf 33 minyakan banget+berat

      Hapus
  33. Salam kenal lintang,
    Tau ngga tang ini cetyl alcohol-nya parasol dari apa? dari hewan apa yg lain ya? aku muslim nih takut ngga halal produknya,,thank you
    Putri

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal putri..
      cetyl alcoholnya dari tumbuhan. yg dipakai di kosmetik sekarang umumnya dari tumbuhan kok, yaitu palm oil/olive oil.
      yg dari hewan (paus/lumba2) udah nggak lazim karena lebih mahal, selain itu banyak ditentang karena populasi hewannya menurun

      misalnya parasol pakai yg asal hewan, pasti harga jualnya nggak akan terjangkau seperti ini.

      Hapus
  34. Assalam lintang...
    saya nisa, problem kulitku dari dulu hiperpigment sejak smp skrng umurku 31 otomatis dah banyak garis halus dong kulitku..
    ada rekomendasi yg bagus ngga buat kulitku
    skrng aku pake krim ayla habis tu tak timpah pake loreal bb krim spf 30 PA+++ kalo masi pagi bagus tp siang tetep aja kusem maksutnya kan biar dari pagi sampe siang ttp cantik dan cerah.
    Makasihh ya lintang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam mbak nisa..
      memang susah mempertahankan makeup supaya wajah tetap cantik siangnya. mungkin mengompres wajah dengan teh dingin sebelum makeup bisa cukup membantu
      tehnya jenis teh hitam atau hijau karena tinggi antioksidan. didinginkan di kulkas lalu buat mengompres wajah 5-10 menit sebelum makeup. biasanya makeup akan lebih awet jadinya

      Hapus
  35. hai kak lintang, minta saran dong. aku baru mau pakai sunblock nih. dirumah ada sih, wardah sunscreen gel punya kakakku. aku pernah pakai sekali dan cocok cocok aja, tapi siangnya kusam gitu. nah, mendingan aku beli parasol ini atau lanjutin wardah, kak? btw aku 14 tahun dan kulitnya normal-oily. ohiya terus di wardah ada kandungan yang karsinogen nggak ? maaf kebanyakan nanya. makasih kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo naya..
      kalo kusam tuh wajar, soalnya memang wardah nggak ada oil control. sifatnya moisturizing. untuk kamu lebih baik wardah karena teksturnya lebih ringan. parasol kan krim yg agak berat.

      pengawet kosmetik semuanya karsinogenik, jadi sebenernya apapun mereknya pasti mengandung bahan karsinogenik hehehe.. tapi nggak usah khawatir, karena produsen membuatnya sesuai aturan sehingga nggak membahayakan konsumen.

      Hapus
  36. mbak mau tanya, sunblok parasol, ngilangin bekas jerawat pake melanox, menurut mbak lintang baik gak buat kulit?(lagi semangat 45 buat ngilangin bekas jerawat) ini melanox yang seperti salep ya mbak, bukan yang edisi baru, hehehe,, makasi buat reviewnya mbak,, :)

    #bighug ophie

    BalasHapus
    Balasan
    1. melanox baik kok, tapi dpakainya malam aja. kalo siang nanti bisa fotosensitif.
      trus kalo siang jangan lupa pakai sunblock.
      oke, sama2 ophie..

      Hapus
    2. kalo pemakaiannya dicampur ama diy serum vit c & e, ga 'tabrakan' to mbak? takutnya malah ngefek yg aneh2, hehe, makasi buat jawabannya :)

      Hapus
    3. nggak apa2 sih.. nggak ada efek aneh2 kok.. oke, sama2

      Hapus
  37. btw, aku umur 15 tahun. dibandingkan parasol sama wardah sunscreen gel SPF 30 mana yang lebih aman ya? hehe makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya parasol.. ingredientsnya lebih sederhana daripada wardah, jadi bahan kimianya lebih sedikit

      Hapus
  38. Assalamualaikum kak Lintang,
    aku mau tanya, aku baru mau pake glycore 8% dan vitacid 0.025%, bnyak yg nyaranin kalo pke itukn hrus pke sunscreen kaya parasol, type kulit aku lngkap bgt kak (hitam, brminyak, brjerawat, dan kusam) kalo pake parasol bgus nggk/hrus pke sunscreen apa?
    oh iya kak satu lagi kalo Parasol sunscreen lotion spf 15 kalo dpkee ke muka boleh gk?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam yulia.
      nggak harus parasol sih.. parasol kan 1 pabrik dengan vitacid, dan memang 2 produk ini ingredientsnya nggak bentrok satu sama lain, jadi cocok dikombinasikan.
      kalo nggak suka atau nggak cocok pakai parasol bisa coba sunblock lainnya, misalnya ristra/skinaqua/acnes uv tint.

      parasol lotion itu sebenernya buat badan, kalo buat muka berat deh..

      Hapus
  39. kakk ini cuma buat wajah aja atau tangan, kaki juga? huu nyari sunblock buat badan tapi yang sedikit bahan kimianya susah ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sunblock parasol ada yg lotion lho, tapi cuma ada di kimia farma atau apotek besar. yg lotion itu buat badan

      Hapus
  40. makasih infonya ya sis.. sangat membantu. btw saya mau tanya dikit ttg parasol, kira2 parasol aman nggak ya buat ibu hamil atau wanita yang sedang program hamil? apakah ada efek samping?

    makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sunblock parasol yg versi baru (tulisannya face sunscreen cream) aman mbak, yg baru udah nggak ada benzophenone nya. benzophenone itu yg nggak aman buat ibu hamil, bisa mengganggu hormon.

      kalo yg kemasan lama yg di reviewku ini (masih tulisan face sunblock cream) nggak aman karena ada benzophenone

      Hapus
    2. yg bebas benzophenone warna kemasaannya tetap ungu atau cuma berbeda tulisannya saja, mbak?
      maaf ya, nanya lagi.. ^^

      Hapus
    3. sama2 ungu, tapi tulisannya face sunscreen cream, bukan face sunblock cream

      Hapus
  41. kmren2 ak baca ko parasol skrg ketambahan aloe vera + tochoperyl acetate mba. jd pgen coba, kirain isinya kimia semua , g ada nutrisinya hehe. buta sunblock nih.

    BalasHapus
  42. Boleh ga sis kalo adonan nya gini? Apa berlebihan?
    Wardah sunscreen gel spf30 - > ponds day cream spf15 (titanium dioxide) - > bedak tabur venus (zinc oxide)

    BalasHapus
  43. @anonim : sunblock parasol malah kandungan bahan kimianya lebih sedikit daripada sunblock lainnya.

    @anonim : kalo udah pakai sunblock lebih baik moisturizernya yg non spf. atau moisturizer spf tapi skip sunblocknya.

    BalasHapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah