Kamis, 01 Mei 2014

Bahan Beracun dalam Kosmetik

Hai semuanya!

Sekarang banyak sekali orang yang mulai aware soal ingredients dalam kosmetik, banyak sosialisasi tentang ingredients kosmetik yang beracun sehingga menyebabkan alergi, iritasi, bahkan gangguan fungsi organ dan kanker.

Momen ini banyak dimanfaatkan oleh produsen kosmetik untuk memasarkan natural cosmetics, go green cosmetics dsb yang biasanya dibandrol dengan harga lebih mahal daripada kosmetik biasa. Seringkali mereka melakukan promosi dengan menciptakan ketakutan masyarakat tentang bahan-bahan tertentu. Bahan yang sebenarnya nggak berbahaya atau masih belum jelas bahayanya "difitnah" juga. Tujuannya supaya orang percaya bahwa kosmetik konvensional itu nggak aman dan beralih ke produk mereka. Hmm.. namanya juga bisnis


Lepas dari soal akal-akalan produsen kosmetik, yuk kita mengenal bahan kosmetik yang digolongkan sebagai racun..

BAHAN KARSINOGENIK (PENYEBAB KANKER)


Diethanolamine (DEA)
Biasanya ada dalam shampoo, moisturizer, sabun, dan pembersih lainnya sebagai surfaktan (pembuat busa) dan pengental supaya bentuknya creamy. DEA berpotensi sebagai pengacau hormon. Bereaksi dengan nitrile dari produk yang membentuk nitrosamine yang menyebabkan kanker (terutama pada hati dan ginjal). Menyebabkan penurunan kadar kolin yang dibutuhkan untuk perkembangan otak janin. Efek itu terjadi dengan adanya cocamide dan lauramide DEA.

Formaldehyde

Fungsinya sebagai pengawet. Ada dalam berbagai body product, antiperspirant, kuteks, lem bulu mata, dan cat rambut. Golongan formaldehyde dalam kosmetik adalah Imidazolidinyl Urea and DMDM Hydantoin, Bronopol, Paraformaldehyde, benzylhemiformal, 5-bromo-5-nitro-1,3-dioxane, diazolidinyl urea, Quaternium-15, sodium hydroxymethyl glycinate, dan Methenamine. Menyebabkan keracunan sistem imun, iritasi saluran pernafasan dan kanker pada manusia.

Fragrance


Fragrance dapat mengandung banyak bahan kimia seperti phthalates, synthetic musk, dan ethylene oxide. Silahkan membaca tentang ketiganya di link ini :  phthalatessynthetic muskethylene oxide
Semuanya bersifat sebagai pengganggu hormon, mengacaukan aktivitas hormon androgen dan estrogen dalam tubuh dan berpotensi menyebabkan kanker pada organ/bagian tubuh yang berkaitan dengan reproduksi (ovarium, serviks) yang paling banyak kasus kanker payudara. 

Phthalates mengganggu aktivitas hormon sehingga dapat memicu obesitas dan perkembangan  organ reproduksi. Terlalu banyak terpapar bahan berbahaya dalam parfum dapat menyebabkan gangguan sistem saraf, perubahan tingkah laku, iritabilitas.

Nah masalahnya kita tidak tahu kandungan fragrance dalam kosmetik apa saja, seringkali cuma tertulis "fragrance". Siapa yang menjamin parfum dalam kosmetik kita aman?

Logam berat (Timbal dan Merkuri)
Logam berat memang dikenal memiliki efek yang sangat buruk bagi tubuh. Ginjal sulit menyaring logam berat, membuatnya sulit dibuang dan terakumulasi dalam tubuh. Timbal secara alami mengkontaminasi hydrated silica, yang merupakan ingredients dalam pasta gigi. Timbal asetat (lead acetate) terdapat dalam beberapa cat rambut. Timbal juga terdapat dalam pewarna pada lipstik.




Apakah lipstik kesayanganmu terdaftar di sini?

Keracunan ringan meliputi kelelahan, nyeri otot, nyeri perut. Keracunan yang lebih serius menyebabkan pusing, gangguan sistem saraf, tremor, kanker, dan kematian. Pada wanita hamil dapat menyebabkan gangguan pada janin sehingga anak yang dilahirkan memiliki gangguan konsentrasi, komunikasi, pendengaran, kemampuan belajar, kemampuan motorik, memori, dan memiliki IQ rendah.

Keracunan timbal juga menyebabkan penurunan berat badan dan gangguan reproduksi. Gejala awalnya adalah kelelahan, sakit kepala, iritabilitas, dan lidah merasakan logam.

Merkuri berbahaya bagi organ pernafasan, ginjal, pencernaan, dan reproduksi (juga kulit jika dioleskan ke kulit). Merkuri tidak hanya terdapat dalam krim pemutih berbahaya (yang efeknya sudah terlihat dalam hitungan hari), tetapi juga dalam thimerosal yang berfungsi sebagai pengawet di maskara.


 
Mahal bukan jaminan bagus, yang bagus adalah yang dijamin aman

Jangan pernah percaya pada tes logam berat (timbal dan merkuri) dengan menggosok pakai cincin emas. Itu hoax. Sudah pernah saya bahas dalam post ini, Heboh Uji Merkuri dalam Kosmetik.


 
Blog yang nekat menuliskan merek bedak yang diujinya dengan cincin emas
Hasilnya abu-abu dan para pembaca jadi panik karena percaya
Nggak perlu saya sebut apa blognya ya..

X-5000 testing a sample in chamber
Portable analyzer ini adalah alat yang paling simpel untuk uji logam berat
Dibilang simpel, padahal tetap saja ribet, nggak semudah menggosokkan cincin emas

Coal tar
Coal tar yang berasal dari batu bara merupakan bahan aktif dalam shampoo anti ketombe, krim anti gatal, pasta gigi, mouthwash. cat rambut dsb. Pewarna coal tar yang tidak asli mengandung campuran logam berat seperti arsenik dan timbal yang bersifat karsinogenik. Penggunaan produk cat rambut yang berwarna hitam atau dark brown berkaitan dengan peningkatan kasus kanker pada manusia mencakup lymphoma (kanker kelenjar getah bening), myeloma, dan Hodgkin's disease (pembengkakan pada kelenjar getah bening).


Hodgkin's disease

Propylene Glycol
Kegunaannya adalah untuk pelarut, anti gumpal dan anti beku. Propylene glycol yang digunakan dalam industri cat & lem kayu tidak berbeda dengan propylene glycol pada kosmetik & personal care products (makeup, lotion, krim, produk rambut, deodoran, pasta gigi dll).

Dampak propylene glycol adalah merusak membran sel kulit sehingga terjadi kulit kering, perih, ruam. Menghambat pertumbuhan sel. Menyebabkan contact dermatitis (iritasi, alergi pada kulit), kerusakan ginjal dan abnormalitas hati, mengganggu sistem imun, dan berpotensi menimbulkan kanker.

Talcum powder (hydrated magnesium silicate & lainnya)
Talc terdapat dalam bedak, foundation, eyeshadow, blush on, deodorant, bedak bayi. Talc dapat bermigrasi dalam saluran reproduksi dan menyebabkan kanker ovarium. Talc yang terhirup dapat menimbulkan masalah kesehatan pada saluran pernafasan pada bayi, anak-anak, dan orang dewasa.


BAHAN BERACUN LAINNYA



Hydroquinone
Fungsinya untuk bleaching (menghilangkan pigmen melanin yang menyebabkan warna gelap pada kulit), sering disalahgunakan untuk membuat krim pemutih wajah. Hydroquinone tidak boleh dicampur dalam kosmetik, tetapi dalam bentuk obat topikal diperbolehkan (biasanya yang dijual bebas di apotik memiliki kadar hydroquinone sebesar 2%). Krim pemutih yang mengandung hydroquinone biasanya melebihi batas sehingga berbahaya, tapi hydroquinone sendiri sering tidak dicantumkan di label ingredients.

Hydroquinone bersifat neurotoksik (meracuni saraf) dan alergenik (menimbulkan alergi). Dapat menimbulkan hiperpigmentasi jika digunakan berlebihan / kadar terlalu tinggi. Bukti bahwa hydroquinone menimbulkan kanker masih terbatas pada hewan lab.


Mau bleaching malah jadi begini

Turunan Minyak Bumi (Mineral Oil dan Petrolatum)
Mineral oil melapisi kulit secara rapat, menghalangi kulit untuk bernafas, menyerap kelembaban dan nutrien. Kemampuan kulit untuk membuang racun dihalangi oleh lapisan ini. Mineral oil mengakibatkan kulit mudah berjerawat. Selain itu juga memperlambat pertumbuhan sel-sel yang normal sehingga menyebabkan penuaan dini. Mineral oil harus dihindari oleh kulit berminyak & acne prone, tapi juga bukan solusi untuk kulit kering.

Baby lotion, baby oil, baby cream semua mengandung mineral oil


Petrolatum biasa ditemukan dalam lip balm, lipstik, pelembab. Petrolatum juga banyak dijual sebagai petroleum jelly yang bersifat sebagai pelembab multifungsi. Petrolatum dapat menimbulkan kanker jika terkontaminasi hidrokarbon aromatik polisiklik. 

   
petroleum jelly

Paraben
Ethylparaben, methylparaben dan propylparaben adalah bahan pengawet dalam kosmetik. Saya sudah pernah membahas seputar paraben di sini. Paraben dituding sebagai penyebab kanker payudara karena memiliki aktivitas estrogenik. Diketahui bahwa paraben memiliki aktivitas estrogenik yang sangat lemah, jauh lebih lemah daripada estrogen yang ditemukan dalam bahan makanan. Paraben yang ditemukan dalam jaringan tumor diperoleh dari bagian payudara yang dekat ketiak (upper outer quadrant) sehingga dicurigai bahwa pemakaian deodorant dengan kandungan paraben adalah penyebabnya. Namun masih belum ada bukti apakah paraben dari skincare dan makeup (untuk wajah) bisa bermigrasi ke daerah itu.


Paraben ditemukan pada jaringan tumor dari upper outer quadrant yang dekat ketiak
Dicurigai pemakaian deodorant menjai penyebabnya

Namun paraben sudah terbukti dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian kecil orang (berupa gejala contact dermatitis dan rosacea). Methylparaben terbukti bereaksi dengan sinar UV B dan meningkatkan kerusakan sel.

PEG (Polyethylene glycol).
Polyethylene glycol berfungsi sebagai pengental, pelarut, moisture carrier dalam berbagai jenis kosmetik & personal care products. PEG juga berfungsi sebagai penetration enhancer (membuat produk mudah menyerap ke dalam kulit) dan sering menjadi salah satu ingredients dalam serum & pelembab wajah.

PEG sendiri tidak berbahaya, namun menjadi karsinogenik jika terkontaminasi 1,4-dioxane (biasanya berasal dari limbah industri). 1,4-dioxane menetap di lingkungan, sulit hilang dan meracuni sistem saraf. PEG yang terkontaminasi 1,4-dioxane sangat mudah menyerap ke dalam kulit (mengingat fungsinya sebagai penetration enhancer).

SLES (Sodium Laureth Sulfate)
SLES sendiri tidak berbahaya. SLES menjadi berbahaya jika terkontaminasi 1,4-dioxane sehingga berpotensi karsinogenik.



SLES merupakan surfaktan (pembuat busa) yang lembut dan tidak menyebabkan iritasi, tidak seperti SLS (sodium lauryl sulfate) yang bersifat irritant. SLES banyak digunakan dalam facial wash, shampoo dan body wash terutama untuk bayi dan anak-anak.

Siloxane
Jenisnya yaitu cyclotetrasiloxane, cyclopentasiloxane, cyclohexasiloxane dan cyclomethicone. Fungsinya adalah untuk melembabkan dan menghaluskan (kulit, rambut). Sifatnya mengganggu sistem endokrin (hormon). Cycloterasiloxane bersifat racun bagi sistem reproduksi. Yang pasti, siloxane adalah bahan yang sangat tidak ramah lingkungan. Siloxane berbahaya bagi ekosistem air dan darat, dapat mematikan ikan dan hewan liar.
Jika membahayakan mereka, kemungkinan besar juga membahayakan kita -- manusia

Nanopartikel



Nanopartikel titanium dioxide dan zinc oxide terdapat pada produk sunscreen / makeup yang mengandung sunscreen namun dengan klaim "tidak menimbulkan white cast".

Titanium dioxide & zinc oxide secara alami menimbulkan white cast, membuat kulit terlihat putih tidak alami & mengkilap saat difoto dengan flash. Brand kosmetik tertentu (biasanya harganya mahal) menggunakan nanopartikel sunscreen untuk menghindari efek itu.

Nanopartikel sunscreen dapat menyerap ke dalam kulit, memasuki aliran darah menuju sistem saraf pusat dan merusak sel-sel otak.

Apakah sunscreen yang kamu pakai tidak menimbulkan white cast? Jangan senang dulu! Sunscreen yang menghasilkan white cast justru lebih aman.

LALU BAGAIMANA?

Tulisan ini tidak bermaksud untuk menakut-nakuti, sekedar untuk informasi. Harapan kita sih semua produk yang kita pakai itu aman. Yang pasti, harga dan merek tidak bisa jadi jaminan keamanan. Produk mahal dan ternama belum tentu aman dan cocok untuk kita. Produk murah belum tentu berbahaya. Jangan terkecoh dengan kosmetik herbal/natural yang gencar menawarkan produknya di online shop atau secara langsung -- terutama jika mereka tidak punya no.registrasi POM dan tidak bersertifikat halal.

Namanya kosmetik buatan pabrik selalu mengandung bahan kimia, ada yang aman ada juga yang berbahaya. Jika menimbulkan reaksi ketidakcocokan langsung hentikan pemakaian, sebelum muncul efek yang lebih fatal. 

Salam sehat selalu!

Sumber :

Bhomick, P.C dan K.S. Rao. 2014. Toxic shades-chemicals in cosmetic that matters. Journal of Applicable Chemistry 3 (2) : 436 - 439 (link)
Gue, L. 2010. WHAT’S INSIDE? THAT COUNTS : A Survey of Toxic Ingredients in our Cosmetics. David Suzuki Foundation, Canada. (link)
http://www.breastcancerfund.org/reduce-your-risk/tips/choose-safe-cosmetics/
http://davidsuzuki.org/issues/health/science/toxics/chemicals-in-your-cosmetics


11 komentar:

  1. blog ini kereeeennn,,, banyak pengetahuanya......
    makasih yaa utk infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Mimi.. sama2
      sering2 kesini ya hehehe..

      Hapus
  2. aku baca postingan ini sambil ngecek kosmetik di meja rias XD
    ternyata banyak bhn kimia spt yg kakak sebutin >.<
    hedeehhhh.. toxic chemicals everywhere!
    oya, salam kenal ya kak Lintang

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga, Leonielena..
      wah.. kalo begitu intensitas pemakaiannya dikurangi aja. misalnya waktu di rumah nggak perlu pakai apa2, untuk mengistirahatkan kulit dari bahan2 kimia.

      Hapus
  3. blog kamu bagus & selalu informatif! aku suka banget <3
    makasih udah sharing informasi ini. biar materinya berat tapi enak dibaca & mudah dipahami. keep blogging ya,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Sarah..
      sama2, semoga infonya bermanfaat ya.. makasih udah berkunjung ke blogku

      Hapus
  4. Makasih infonya kaaa, berguna bgt:)
    Kaka kuliah di jurusan kimia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 Raisa..
      hehe, enggak.. aku kuliah di jurusan peternakan, tapi belajar kimia juga kalo praktikum atau penelitian

      Hapus
  5. Ada penelitian akurat tentang penggunaan dimethicone dan kawanannya pada produk shampoo dan efeknya pada rambut atau tubuh nggak?Thank you.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada.
      http://www.miljoestyrelsen.dk/udgiv/publications/2005/87-7614-756-8/pdf/87-7614-757-6.pdf
      http://journal.scconline.org/pdf/cc1992/cc043n04/p00195-p00206.pdf
      http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/14555417
      http://journal.scconline.org/pdf/cc1994/cc045n03/p00135-p00148.pdf

      yg ini kumpulan review, tapi di referensi disebutkan detailnya
      http://www.davidsuzuki.org/issues/downloads/Dirty-dozen-backgrounder.pdf

      Hapus
    2. ada.
      http://journal.scconline.org/pdf/cc1992/cc043n04/p00195-p00206.pdf
      http://www.miljoestyrelsen.dk/udgiv/publications/2005/87-7614-756-8/pdf/87-7614-757-6.pdf
      http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/14555417

      bukan hasil penelitian langsung (hanya kumpulan review) tapi di referensi ada detailnya
      http://www.davidsuzuki.org/issues/downloads/Dirty-dozen-backgrounder.pdf

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah