Sabtu, 05 April 2014

Suplemen & Jumlah Produk Skincare yang Saya Perlukan

Hai teman-teman!

Berapa banyak produk skincare yang kalian pakai? Apakah ada di antara ini..
  1. Milk cleanser dan toner
  2. Cleansing oil
  3. Facial foam / facial wash
  4. Facial scrub / peeling cream
  5. Chemical peeling
  6. Masker (apapun bentuknya : peel off, sheet, cream)
  7. Serum / essence
  8. Eye cream
  9. Moisturizer (apapun bentuknya : gel, lotion, atau cream)
  10. Day cream
  11. Night cream
  12. Sunscreen / sunblock
  13. Acne lotion
  14. Massage cream
  15. ..... (isi sendiri)
Kamu perlu berapa macam?

Wow, macam-macam ya! Dua tahun yang lalu, saya sama sekali buta soal beauty. Saya yang tomboy ini ingin mencoba merawat muka, maka mulailah saya berguru dari internet. Saya sempat melongo membaca beberapa penulis beauty blog baik Indonesia maupun luar, mereka menggunakan banyak sekali produk skincare. Lebih kaget lagi membaca artikel bahwa perempuan Korea (apalagi yang selebriti) memakai rata-rata 15-18 produk skincare tiap harinya. Kata para beauty blogger, itulah rahasia mengapa orang Korea punya kulit yang mulus sempurna. Gitu ya?

Setiap step beda lagi produknya, membingungkan..

Katanya juga, kalo mau cantik harus rempong, beauty is pain. Tapi rempong sampai batas mana? 

Lalu saya mulai membeli produk skincare yang sering dapat review bagus dari Female Daily Forum dan beauty blogger Indonesia. Lumayan banyak jenis skincare yang saya beli -- yang kata ibu saya aneh-aneh, dan bikin boros. Sebelum saya punya blog ini, saya udah jadi skincare addict.

Saya mulai dapat pencerahan di awal tahun 2014 ini, sejak mengalami kasus breakout dan kekeringan parah akibat terpapar asap bahan kimia di lab (saya pernah cerita di post bulan Januari / Februari). Semua skincare yang saya pakai nggak mempan, justru memperparah keadaan. Semua harus dirombak. Saya bingung, saya konsul sana-sini ke website para dermatologist (cari gratisan, saya kan nggak mau keluar uang untuk ke klinik). Para dermatologist Amrik yang pintar-pintar itu mengatakan hal yang sama : Saya memakai terlalu banyak produk. Awww...

Semua memberi nasehat yang hampir sama :
  • Kurangi produk yang kamu pakai, jangan bebani kulitmu dengan seabrek produk yang tidak perlu
  • Produk mahal akan sia-sia jika nggak dibarengi dengan pola hidup sehat (mereka nggak tau, saya nggak pernah pake produk mahal hehehe..)
  • Makan makanan sehat, minum suplemen jika perlu
  • Pilih produk yang hypoallergenic & untuk kulit sensitif
Nah, yang point ke-3 : minum suplemen jika perlu. Ya, kayaknya itu belum pernah saya lakukan selama ini. Makan makanan sehat sudah selalu saya lakukan sejak SMP karena ibu saya punya diabetes & saya ikutan aturan makannya. Saya nggak suka makan di luar & nggak nyambung jika ngobrol soal wisata kuliner.

Lalu suplemen apa ya yang harus saya minum? Yang paling terkenal untuk kesehatan kulit adalah vitamin E. Pilihan jatuh pada Natur-E. Sudah 1,5 bulan ini saya minum Natur-E. Saya juga nyobain cod liver oil yang bentuk soft capsule dari Scott's, karena minyak hati ikan cod kaya akan vitamin A, D dan omega-3 yang baik untuk kulit. 

Nah inilah mereka..


Setelah mengonsumsi 2 suplemen ini, terasa ada perubahan di tubuh saya. Jadi nggak mudah capek, waktu haid tidak terasa sakit. Saya hobi sit up dan push up tiap hari, tapi otot saya nggak gampang pegal sejak minum suplemen. Pikiran jadi lebih tenang, mudah berkonsentrasi, dan tidur lebih nyenyak. Tapi jadi gampang haus.

Yang bikin takjub adalah perubahan di kulit. Saya dulu pernah mengalami problem tumit kering & pecah-pecah, yang kata teman saya seperti kaki orang tua. Saya benci pake foot cream karena lengket. Bibir saya sering kering, dikasih lip balm juga efeknya cuma sementara. Apalagi kulit muka, sering kekeringan sampai flaky. Sejak minum suplemen, nggak ada lagi keluhan seperti itu. Tumit pecah-pecah sembuh sendiri, bibir jadi lembab, kulit muka masih kering tapi nggak seekstrim dulu. Kulit badan juga nggak gampang kusam meskipun saya udah nggak pernah luluran lagi.

 
Cracked heels & chapped lips? No more!

Yang pasti, sejak minum suplemen, saya nggak butuh banyak produk skincare. Saya sudah membuktikan, jika kulit dirawat dari dalam, nggak perlu terlalu rempong mengurusnya dari luar. Ini saja skincare yang saya pakai :
  1. Dee dee children facial wash
  2. Extra virgin olive oil : sebagai makeup remover, masker, untuk peeling (pakai brush yang digosokkan ke muka), untuk pelembab sekitar mata, pinggir hidung & daerah lainnya yang rawan kekeringan
  3. Viva Skin Food Extra Care : sebagai pelembab baik siang atau malam, untuk massage cream, makeup primer
  4. Pigeon Moisturizer : pelembab ringan yang dipakai saat cuaca sedang panas, soalnya Viva Skin Food sifatnya greasy & agak gerah
  5. Sunblock Parasol : nggak perlu SPF tinggi
Nggak ada lagi milk cleanser & toner, peeling, masker, day cream & night cream, eye cream, obat jerawat dll. Kalo pingin pake toner, saya suka ambil air seduhan teh di dapur, didinginkan di kulkas, diusap ke muka dengan kapas, anggap aja pengganti Viva Face Tonic Green Tea.


Simpel, irit, dan sehat. Kondisi kulit saya jauh lebih baik daripada waktu saya masih pake skincare seabrek. Sumpah deh!

Oya, saya mau bahas lebih lanjut tentang suplemen yang saya minum..

NATUR-E

Siapa yang tidak kenal suplemen ini? Suplemen sejuta umat nih, hehehe

Harga
Rp 16.000 per kotak (isi 4 strip @ 4 soft capsule = ada 16 kapsul)

Komposisi
Vitamin E (d-alpha-tocopherol + beta, gamma dan delta tocopherol) setara dengan d-alpha-tocopherol (natural vitamin E) 100 IU, gelatin, safflower oil, aqua, FDC Blue no.1 Cl No. 42090, FDC yellow No.5 Cl No. 19140

Dosis
1-3 soft capsule per hari 

Mengenal vitamin E 
Vitamin E merupakan antioksidan yang memperlambat proses kerusakan sel, karena itu bisa mencegah penuaan dini.

Wanita menggunakan vitamin E untuk mencegah komplikasi pada akhir kehamilan yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi (pre-eclampsia), premenstrual syndrome (PMS), nyeri haid, menopausal syndrome, hot flashes yang berhubungan dengan kanker payudara. Vitamin E juga bisa meningkatkan stamina & energi, mencegah nyeri otot setelah berolahraga, serta menguatkan otot (baca di sini)

Vitamin E secara alami terdapat dalam bahan makanan berikut


Dosis Vitamin E

Dosis vitamin E untuk orang dewasa adalah 15 mg (22,4 IU) per hari, termasuk untuk wanita hamil. Untuk wanita menyusui, dosis dinaikkan menjadi 19 mg (28,4 IU) per hari.

Overdosis vitamin E itu berbahaya, karena dapat menghambat penyerapan vitamin K, akibatnya meningkatkan resiko pendarahan (vitamin K berperan dalam pembekuan darah). Gejala kelebihan vitamin E adalah:
  • timbul bercak-bercak pada kulit
  • sering terjadi pendarahan
  • peningkatan kadar trigliserida darah
  • penurunan produksi hormon tiroid
  • penurunan aktivitas vitamin K
Hmm.. dosis untuk orang dewasa hanya 22,4 IU per hari, padahal 1 kapsul Natur-E mengandung 100 IU vitamin E! Wow, apa nggak overdosis kalo kita minum hingga 3 kapsul tiap hari??  Makanya saya selalu ambil dosis minimal, yaitu 1 kapsul. Itupun nggak tiap hari, cuma 2-3 hari sekali.

Vitamin E itu sifatnya fat-soluble (larut lemak), dapat disimpan di jaringan tubuh. Beda dengan vitamin C yang water-soluble, yang dibuang dalam urin jika berlebihan.

Berhubung vitamin E itu larut lemak, konsumsinya disarankan setelah makan. Tapi jangan mentang-mentang dia larut lemak, kita sengaja menyantap makanan yang kaya lemak hehehe..

Menggunakan minyak dari  isi kapsul Natur-E untuk muka

Banyak orang yang melakukan ini, kapsul Natur-E dipecah dan isinya yang berupa minyak dioleskan ke kulit. Sebenarnya bagus sih, tapi saya nggak pernah melakukannya. Untuk apa? Saya toh sudah punya pelembab yang kaya vitamin E, extra virgin olive oil juga punya. Lebih baik Natur-E nya dikonsumsi saja, supaya setiap jaringan tubuh juga kebagian, bukan cuma kulit muka saya.

SCOTT'S COD LIVER OIL



Harga
Rp 49.000 (isi 100 soft capsule)

Komposisi
Minyak hati ikan cod. Tiap kapsul mengandung vitamin A (625 IU), vitamin D (62,5 IU) dan omega-3 (sekitar 30%).
Tiap 2 kapsul mengandung 375 mcg vitamin A dan 3,12 mcg vitamin D

Dosis

2 kapsul 3x sehari (dewasa)
Biasanya saya hanya minum 1-2 kapsul setiap hari

Ini ikan cod, gede sekali yaa..

Mengenal Vitamin A, D dan Omega-3

VITAMIN A



Vitamin A adalah vitamin larut lemak (fat-soluble). Kegunaannya seperti yang dijelaskan gambar di atas, yaitu memelihara kesehatan jaringan, khususnya retina pada mata. Memelihara kesehatan membran mukosa dan kesehatan kulit. Mengoptimalkan pertumbuhan jaringan lunak, tulang, dan gigi. 

Dosis vitamin A adalah 900 mcg untuk pria, dan 700 mcg untuk wanita.

Hati-hati mengonsumsi suplemen vitamin A, jangan sampai berlebihan. Gejala overdosis vitamin A sangat tidak menyenangkan, antara lain:

  • Penglihatan kabur
  • Nyeri tulang
  • Gangguan kesadaran
  • Pusing
  • Penurunan nafsu makan
  • Hiperkalsemia (kelebihan kalsium) yang menyebabkan kalsifikasi pada katup jantung dan Gastric mucosal calcinosis (pada lambung)
  • Mual dan muntah
  • Kerusakan hati
  • Rambut rontok
  • Sensitif terhadap sinar matahari
  • Produksi minyak yang berlebihan pada kulit wajah dan rambut 
  • Pengelupasan kulit, gatal
  • Perubahan warna kulit menjadi kuning
VITAMIN D



Vitamin D juga fat-soluble. Fungsi utamanya adalah untuk mempermudah penyerapan kalsium sehingga mengoptimalkan pertumbuhan tulang dan gigi, selain itu juga banyak manfaat lainnya seperti yang disebutkan dalam bagan di atas.

Dosis untuk orang dewasa adalah 100 mcg atau 4000 IU, termasuk untuk wanita hamil dan menyusui.

Mengonsumsi vitamin D secara berlebihan menyebabkan :
  • dehidrasi
  • muntah
  • penurunan nafsu makan
  • kelelahan
  • otot melemah
  • konstipasi
  • kalsifikasi pada jaringan lunak
OMEGA-3

Sumber omega-3

Manfaatnya banyak ya

Omega-3 adalah asam lemak tak jenuh yang punya banyak manfaat. Omega-3 menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah sehingga mencegah penyakit jantung koroner, menyehatkan otak & sistem saraf sehingga bisa meningkatkan daya ingat & konsentrasi serta mencegah stress. Omega-3 memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, memperlambat kerusakan sel dan mempercepat regenerasi jaringan. Selain itu juga sebagai anti peradangan  sehingga dapat mencegah nyeri sendi.

Omega-3 baik dikonsumsi 1,6 gram per hari. Overdosis omega-3 dapat menyebabkan penipisan pembuluh darah sehingga mudah terjadi memar dan meningkatkan resiko pendarahan. Kondisi overdosis yang parah menyebabkan pendarahan di otak dan timbul gejala stroke.

Semoga post kali ini memberi inspirasi. Salam sehat!

Hemat waktu, hemat uang dengan tidak terlalu banyak memakai produk skincare


16 komentar:

  1. aku juga bingung langkah pemakaian kosmetik hehee :P
    kereen sista isi blognyaa, bikin aku jadi pintar

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha..memang membingungkan ya? banyak banget step nya
      makasih yaa.. senang bisa berbagi

      Hapus
  2. ribet amat jadi cewe heheheh. ada yg simpel ngapain repot?

    BalasHapus
    Balasan
    1. setiap orang berhak memilih, mau yg simpel atau repot.. tujuannya sama : jadi cantik

      Hapus
  3. Sukaaaa bgt sama blognya mba lintang ! Isinya bermanfaat , simpel dan non komersil ! Mba katany vitamin E malah gag dianjurin buat acne pro dan kulit berminyak karna nambah produksi minyak di wajah .

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih ya.. seneng deh kalo isinya bisa bermanfaat

      vitamin E boleh untuk kulit acne prone & kulit berminyak, tapi dosisnya diperhatikan. walaupun di kemasannya tertulis 1 hari@ 1-3 kapsul, itu tetep aja overdosis, nah itu yg bikin efek aneh2. kalo diminumnya 1 kapsul tiap 2-3 hari sekali sih gpp.

      oya, bahannya juga mempengaruhi. untuk kulit acne prone baiknya pilih kapsul vitamin E yg gelatin free. gelatin tuh jadi bahan pembuat kapsulnya, berasal dari kulit & tulang ternak, mengandung lemak juga. natur E ini kapsulnya pake gelatin, kalo dikonsumsi berlebihan ya nggak heran deh bisa nambah minyak wajah, hehehe..

      Hapus
  4. mbaaak blog nya baguus...aku ngalamin persis kaya yang mbak alamin dan baru nemu jawabannya dari mbak.. ternyata karena kebanyakan skincare yang sbenernya kurang penting ya..emang mbak female daily emang racun semua.. smpe skr masi agak boros siih... tp abis baca blog mbak mau tobat deh hahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Vivi.. iya nih, mungkin kulit kita bermasalah karena kebanyakan bahan kimia dari skincare.
      review dan obrolan seputar kosmetik memang selalu meruntuhkan iman wanita hehehe..

      Hapus
  5. edaannn....15-18 produk dalam satu hari?? ckckck...berapa duit tu mesti melayang bt perawatan ala seleb korea? :P btw, aku bener2 suka blognya mbak Lintang ini. So simple dan to the point. Jd penasaran pengen nyobain natur E ma scott capsule juga, hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak banget ya hehehe.. untuk orang berduit mungkin nggak berat di kantong, tapi apa nggak berat di kulit *untuk iklim indonesia lho* mungkin cocok2 aja untuk iklim korea
      makasih kiky.. cobain yuk suplemennya

      Hapus
  6. Mbak Lintang, kalo suplemen astaxanthin itu perlu enggak dikonsumsi rutin?
    Ceritanya utk mencegah efek buruk sinar matahari dari dalam, kalau dari luar kan sudah pakai sunscreen.
    Oya, yg menarik suplemen astaxanthin dari luar negeri (mis dari iherb.com) itu lebih murah lho daripada suplemen astaxanthin dari dalam negeri (mis. produksi Soho), itu kira2 kenapa ya? Apa memang cuma cari untung atau ada alasan lain? Penasaran aja sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebetulnya yang bilang perlu dikonsumsi rutin itu cuma taktik marketing ya.. soalnya jenis antioksidan yang tergolong sebagai powerful antioxidant itu banyak banget, kita tinggal milih, nggak cuma astaxanthin. dan zat2 yang tergolong powerful antioxidant itu rata2 cara kerjanya hampir sama.

      hmm.. itu karena sumber astaxanthin belum dikembangkan di indonesia. katanya Haematococcus microalgae baru cocok dibudidayakan di Hawaii. jadi ya nggak heran kalo suplemen astaxanthin dalam negeri itu mahal, kan bahan bakunya impor

      astaxanthin juga ada lho di seafood, seperti kepiting, udang, lobster. ada juga di ikan laut yang dagingnya merah. tapi mungkin proses ekstraksi astaxanthin lebih susah dilakukan di hewan2 itu, di microalgae mungkin lebih mudah. kita bisa dapat asupan astaxanthin kalo rajin makan seafood (bagi yg doyan)

      Hapus
  7. wah..stok vit e di rmh malah 400IU...kalo gt super overdosis donk mba @.@

    BalasHapus
    Balasan
    1. katanya sih 400 IU itu batas atas yang diperbolehkan dalam sehari, itupun nggak semua orang boleh. untuk orang yg udah terlanjur mengalami aging/kondisi tertentu diperbolehkan.
      sebaiknya sih mengonsumsi sesuai dosis yang wajar untuk sehari-hari

      Hapus
  8. Lintang ini Putri lagi yg beberapa kali meninggalkan jejak di blog mu..hahaha
    Kok kita sama sih tang kaki juga kering gitu dan cenderung pecah-pecah apa lagi kalo lagi musim kemarau yg panasnya MasyaAllah itu. Kalo sekarang sih mendingan musim ujan jadi ngga begitu kering. Anehnya anggota badanku yang lain itu cenderung lembab dan halus tp kakiku keriingg. Kalo minum natur E sama mastin nggapapa kah tang? Sekarang kamu masih minum natur E nya kah? Thank you Lintang.. btw buka blog mu sebelum ngerjain skripsi itu hal yg harus aku lakukan..hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo putri..
      wah sama. kulit badanku nggak terlalu kering tapi di kaki (tumit, jari2 kaki) kering banget apalagi kalo musim kemarau.
      ya, natur E & mastin nggak apa2. aku sekarang udah nggak minum natur E.
      suplemenku sekarang cuma madu pahit & mastin.

      udah nggak minum suplemen minyak ikan & vit E karena efeknya yg paling terasa cuma melembabkan kulit, tapi kurang oke buat mengurangi kusam
      hayo ntar malah nggak jadi ngerjain skripsi kalo kebanyakan baca blogku hehehe..

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah