Selasa, 13 Mei 2014

3 Ingredients Ajaib dalam Skincare

Hai teman-teman..
Kali ini saya mau membahas soal ingredients dalam skincare (lagi)

Judulnya ingredients ajaib, memangnya seajaib apa sih? Apakah ketika dipakai langsung sim salabim, mengubah kulit jadi mulus? Hoho.. ya nggak dong. Yang namanya skincare (kalo beneran aman) sudah pasti efeknya nggak instan.

Yuk kita kenalan dengan 3 ingredients yang manfaatnya dahsyat ini!

Hyaluronic acid

Bentuk hyaluronic acid yang diproduksi di lab
gambar dari biopharma.novozymes.com

Siapapun tahu, hyaluronic acid menjadi salah satu ingredients andalan dalam produk skincare keluaran Rohto, Hada Labo. Hyaluronic acid / hyaluronate / hyaluronan (disingkat HA) secara alami ada di dalam tubuh makhluk hidup. HA merupakan glikosaminoglikan, yaitu sejenis gula yang berikatan dengan protein. HA terkandung dalam jaringan ikat (di antara organ-organ, sendi, kulit), epithel (yang melapisi organ, termasuk jaringan di dalam mata), dan saraf. HA disintesis dalam tubuh tiap hari, namun kemampuan tubuh untuk membuatnya semakin berkurang seiring pertambahan usia.

Lokasi HA pada kulit kita

HA juga ada pada kapsul di luar dinding sel bakteri Streptococcus sp. Bakteri bukan termasuk hewan ya, karena bakteri punya dinding sel. Sel hewan nggak ada yang punya dinding sel, hanya membran.

Kapsul HA pada bakteri Streptococcus sp.
gambar dari textbookofbacteriology.net

HA untuk kosmetik diperoleh dari hasil fermentasi bakteri Streptococcus sp. karena itu cara yang paling mudah dan murah. Produsen kosmetik umumnya tidak menggunakan HA dari glikosaminoglikan dan protein lainnya yang berasal dari hewan.

HA dikenal sebagai bahan untuk meremajakan kulit dan pencegah penuaan dini. HA meningkatkan kelembaban kulit, meningkatkan produksi kolagen untuk menjaga elastisitas kulit, sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas.

HA mengembalikan kelembaban kulit
gambar dari boostbasket.com

Dalam bidang kesehatan, HA banyak digunakan untuk pengobatan penyakit sendi, penyembuhan luka dan bekasnya, transplantasi kornea mata dan pengangkatan katarak. HA juga digunakan sebagai materi pengisi pada operasi plastik.

Skin with low hyaluronic acid contentSkin with high hyaluronic acid content
Kulit yang awalnya kering & tidak elastis (kiri)
 HA dapat mengikat air sehingga melembabkan kulit & mengembalikan elastisitasnya (kanan)
gambar dari www.seikagaku.co.jp

HA merupakan pengikat air yang sangat luar biasa. Satu molekul HA dapat mengikat molekul air hingga 1000 kali lipat beratnya. Mungkin kalian sering dengar, Hada Labo mempromosikan 1 gram HA dapat mengikat 6 liter air.

Ada nggak efek samping dari HA? Ternyata ada, terutama HA yang penggunaannya dengan cara disuntikkan sehingga langsung masuk ke aliran darah. HA tidak boleh digunakan bersamaan dengan suplemen vitamin E, aspirin, obat-obatan anti peradangan non steroid karena bisa meningkatkan resiko memar atau pendarahan. Efek lain yang pernah dilaporkan antara lain reaksi alergi, nekrosis (kematian jaringan) dan jerawat.

Retinoid

Retinoic acid/ retinoid adalah sejenis vitamin A (retinol) yang digunakan untuk menangani segala permasalahan kulit. Retinoid memang serba bisa -- ampuh untuk mengatasi jerawat, kerutan, psoriasis, kutil. Retinoid bersifat sebagai keratolitik yang melepaskan sel-sel kulit lama dan mempercepat pembentukan sel-sel kulit baru. Tidak heran, awal penggunaan retinoid selalu disertai dengan kondisi kulit yang dehidrasi kemudian mengelupas.

Tretinoin adalah golongan retinoid yang disetujui FDA (US Food and Drug Administration) untuk pengobatan acne sejak 1971. Saya yakin, banyak yang sudah mendengar manfaat tretinoin bahkan sudah pernah menggunakannya. Vitacid adalah merek krim tretinoin yang sangat terkenal dan dijual bebas di apotik-apotik Indonesia dalam 3 pilihan kadar (0,025%, 0,05%, 0,1%). 





Vitacid yang legendaris
gambar dari tokopedia.net

Cara kerja tretinoin untuk mengatasi aging yaitu dengan meningkatkan produksi kolagen dan menstimulasi pembuluh darah pada kulit. Hasilnya, kulit menjadi lebih halus dan bersemu merah, noda hitam (aging spot) memudar, dan mengurangi noda pre kanker yang disebut actinic keratosis. Tretinoin dapat menyembuhkan efek yang lebih serius dari radiasi sinar UV.

Untuk mengatasi aging dan hiperpigmentasi
gambar dari drdeankane.com

Cara kerja tretinoin untuk mengatasi jerawat dan kulit berminyak yaitu dengan mencegah sel-sel kulit mati menyumbat pori-pori dan mencegah terbentuknya bekas jerawat (acne scar). Tretinoin mengurangi produksi minyak dan peradangan. Selain itu juga mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Untuk menyembuhkan jerawat
gambar dari skinacea.com

Retinoid juga memperlambat pertumbuhan sel pada kasus psoriasis dan kutil.

Apakah retinoid aman digunakan untuk jangka panjang?

Hasil penelitian Kang et al. (2005) dalam jurnal ini menyatakan bahwa penggunaan krim yang mengandung 0,05% tretinoin aman dan efektif untuk digunakan selama 2 tahun. Pada tahun 2006 dilaporkan bahwa sel-sel kulit yang mengalami gejala prekanker menjadi normal kembali setelah pengobatan dengan retinoid selama 2 tahun.

Tidak diketahui apakah benar tretinoin berbahaya bagi janin. Penelitian terhadap tikus yang diberi tretinoin dosis tinggi menunjukkan bahwa tretinoin bersifat teratogenic dan fetotoxic bagi tikus (menyebabkan cacat lahir dan meracuni janin).

Menurut Guy F. Webster yang dikutip dalam artikel ini, pengolesan tretinoin tidak akan mengubah jumlah plasma vitamin A dalam tubuh, resikonya sama kecilnya seperti jika orang makan wortel. 

Banyak orang menghindari penggunaan retinoid dalam jangka panjang, namun banyak dermatologist justru menyarankannya. Kata mereka, tidak perlu membeli produk anti aging dengan bahan-bahan aneh yang harganya selangit, cukup gunakan tretinoin. Perawatan anti aging dengan tretinoin disarankan dimulai pada usia 20an. 

Tretinoin baik untuk digunakan dalam jangka panjang

Pengguna tretinoin dalam jangka panjang banyak yang memberikan review positif. Misalnya di artikel ini, bahkan ada yang sudah menggunakannya selama 21 tahun. dr. Cynthia Bailey juga menggunakan tretinoin selama 20 tahun, bisa dilihat di websitenya, dr. Bailey juga membagi informasi tentang penggunaan tretinoin yang benar, yaitu :
  • Oleskan sebelum tidur, jangan di siang hari
  • Jangan digunakan bersamaan dengan produk yang mengandung glycolic acid atau benzoyl peroxide
  • Setelah mencuci muka, tunggu 15-30 menit sebelum mengoleskan tretinoin. Jika mau mengoleskan skincare lain setelah tretinoin, tunggu 15-30 menit juga.
Banyak orang enggan menggunakan tretinoin karena takut dengan efek purgingnya. Saat purging, kulit menjadi lebih kusam dari biasanya, mudah kering dan mengelupas, bahkan komedo dan jerawat-jerawat yang ada di dalam kulit dimunculkan. Seolah-olah ada peningkatan peradangan, terutama jika penggunaan tretinoin dimulai bukan dari kadar yang terkecil.

Awal penggunaan tretinoin biasanya disertai dengan kulit kering & mengelupas, peradangan seperti bertambah. Nantinya akan berhenti sendiri
gambar dari dermnetnz.org

dr. Bailey membagi cara untuk menyesuaikan kulit dengan tretinoin, yaitu:
  • Mulailah menggunakan tretinoin 2 kali seminggu. Setelah 1-2 bulan kulit terbiasa, lakukan tiap malam. Sedikit iritasi itu wajar pada awal-awal penggunaan. Namun jika kulit menjadi sangat sensitif, hentikan sementara sampai kondisinya pulih. Setelah itu perlahan-lahan ditingkatkan menjadi setiap hari.
  • Gunakan sedikit saja untuk seluruh wajah/leher, kata dr. Bailey sebanyak butiran mutiara 
  • Gunakan pembersih muka yang non irritating
  • Hentikan dulu penggunaan tretinoin jika kulit memerah dan iritasi karena beberapa alasan (sun burn, penggunaan kosmetik yang keras, perawatan atau pembedahan)
  • Gunakan produk skincare yang mengandung anti peradangan/anti iritasi
Segini aja cukup
gambar dari janigamds.com

Yang harus diperhatikan
  • Tidak boleh melakukan hair removal dengan waxing pada kulit yang dirawat dengan tretinoin
  • Wanita hamil tidak boleh menggunakan tretinoin karena belum diketahui keamanannya bagi janin
  • Beritahu esthetician sebelum melakukan prosedur perawatan dengan chemical peeling, microdermabrasion, laser supaya waktunya dapat disesuaikan 
  • Gunakan sunscreen karena tretinoin menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari
Kulit yang dirawat dengan tretinoin lebih peka terhadap sinar matahari, jangan lupa pakai sunscreen
gambar dari huffingtonpost.ca

Saccharomyces

Ragi Saccharomyces (nama lengkapnya Saccharomyces cerevisiae) yang dipakai untuk pembuatan roti, sake, bir memang punya manfaat super untuk kulit. Yang memakai skincare SK II pasti sudah nggak asing lagi dengan bahan satu ini. 



Saccharomyces cerevisiae bersel tunggal yang dilihat dengan mikroskop
gambar dari visualphotos.com

Galactomyces Ferment Filtrate (Pitera)
gambar dari myskinrecipes.com

Ekstrak/ filtrat dari fermentasi Saccharomyces merupakan bahan yang disebut skin-identical / repairing ingredients karena struktur selulernya sangat mirip dengan sel kulit manusia, makanya bisa memperbaiki berbagai ketidaksempurnaan kulit. Saccharomyces juga menghasilkan beta-glucan yang merupakan antioksidan kuat. Menurut berbagai hasil penelitian, filtrat (hasil penyaringan) dari fermentasi Saccharomyces tidak memiliki efek samping bagi kulit.


Beta Glucan (Liquid)
Manfaat beta-glucan untuk kulit

Cara bekerja Saccharomyces adalah dengan meningkatkan produksi hyaluronic acid pada lapisan epidermis kulit manusia. Selain itu juga meningkatkan komponen polygalacturonase pada kulit, yaitu allantoin. Allantoin mampu menjaga kehalusan kulit.

Ekstrak/ hasil penyaringan dari fermentasi Saccharomyces memiliki sejumlah manfaat:


  • mencerahkan kulit
  • mengurangi kerutan 
  • menenangkan kulit dan mencegah stress pada sel-sel kulit
  • menghaluskan dan melembabkan kulit
  • meningkatkan sirkulasi darah pada kulit dan mengurangi dark circle 
Kita juga bisa membuatnya

Sudah banyak orang yang membuat sendiri masker atau toner dari ragi bir/ragi roti. Katanya sih hasilnya tidak kalah dari hasil pemakaian skincare ternama seperti SK II. Kamu penasaran? Saya juga. 

Misalnya di website becomegorgeous.com ini, ada resep masker dari ragi + yoghurt. Caranya mudah, campurkan 1 sendok teh ragi + 1 sendok makan plain yoghurt (yoghurt tanpa rasa), lalu oleskan ke seluruh wajah selama 15 menit, setelah itu bilas. Resep masker ini sangat cocok untuk kulit berminyak, tapi katanya tidak akan menyebabkan kulit makin kering. Mungkin kulit kering juga bisa mencobanya.

gambar dari yourbeautyblog.com

Saya juga pernah membaca artikel, tapi lupa di website apa. Konsepnya adalah fermentasi beras, agak mirip dengan pembuatan sake, lalu airnya disaring untuk dipakai sebagai toner. Caranya begini :

  
Untuk membuat toner, yang dibutuhkan adalah nasi putih, ragi, dan air lemon
  • Nasi yang baru ditanak didinginkan hingga suhunya sekitar 30 derajat celsius --> ini suhu yang paling cocok untuk fermentasi bahan apapun.
  • Campurkan air jeruk lemon dengan air, suhunya harus sesuai dengan suhu ruang (25 derajat celsius). Tujuan penambahan air lemon adalah untuk menghindari kontaminasi bakteri.
  • Tambahkan nasi, aduk. Lalu masukkan ragi.
  • Biarkan mengalami fermentasi selama sekitar 3 hari. Wadahnya harus benar-benar tertutup ya, jika kemasukan udara nanti fermentasinya gagal. 
  • Lalu disaring. Air hasil saringan (filtrat) ini dapat digunakan sebagai toner. Supaya lebih awet, toner harus dimasukkan ke kulkas. 
Jika disaring, airnya bisa kita gunakan sebagai toner
gambar dari seniorchem.com

Saya tertarik untuk mencobanya. Tapi saya pikir walaupun sudah dimasukkan ke kulkas tetap harus dibuang jika sudah lewat 3 hari. Seperti air tape (di daerah saya banyak yang jual air tape dalam botol), setelah 3 hari kualitasnya pasti berubah walaupun sudah di dalam kulkas. Hmm.. nggak tau juga deh, selama ini saya belum pernah membuat fermentasi beras, hehehe.. Pengalaman fermentasi cuma waktu praktikum pembuatan yoghurt, silase (sejenis pakan ternak), dan pupuk.

Sekian dulu ya..semoga post kali ini cukup bermanfaat.

Sumber:
Hyaluronic acid

Retinoid




28 komentar:

  1. salam kenal Lintang, aq suka baca blogmu terutama ttg cosmetic ingredients. penjelasanmu komplit, gampang dimengerti. krn baca blogmu, aq jd ngerti banyak produk lokal yg bagus dr segi ingredients n hasil. tdnya aq agak underestimate ma local products, tnyta produk luar ga lbh unggul, mungkin cm menang kemasan n nama, tp ga dijamin manfaatnya.
    aq pakai SK II facial treatment essence, brand ini kyknya trllu overrated. hslnya cukup amazing bwt mencerahkan n menghaluskan kulit tp aq perhatiin byk ingredients yg ga berguna n ga cocok di kulit q (kulit mlh jd oily n lbh sensitif). saccharomycopsis ferment filtrate mgkin emang bagus, tp manfaatnya jd kurang terasa gara2 bahan kimia lainnya #cmiiw. aq ga tau apa cm aq yg ngerasa begitu ato ada yg pny pengalaman sama. secara ini high end brand yg reviewnya sllu fabulous gitu.
    maaf komennya kepanjangan n malah jd curhat ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal Yolanda.. makasih udah mampir ke blogku
      untuk yg sangat peduli soal packaging mungkin emang produk lokal kurang menarik, tapi bukan berarti ingredientsnya nggak aman dan nggak manjur.

      harga dan brand emang bukan jaminan. kalo kita nggak cocok sama salah satu/beberapa ingredientsnya, ya manfaatnya nggak terasa. karena yg namanya kosmetik emang cocok2an. orang lain mereviewnya bagus, ternyata di kita nggak sebagus itu.

      hehe gpp, makasih udah sharing..

      Hapus
  2. waahh ada ya resep kayak gini, pingin nyoba terutama maskernya. pake fermipan bisa? itu saccharomyces kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga baru tau, hihihi..
      iya, fermipan itu isinya Saccharomyces cerevisiae

      Hapus
  3. Safira Septiani14 Mei 2014 08.25

    Owhh baru tau aku, hyaluronic ga boleh dipake ma vit E..... Pantesan aku breakout stlh pake lotion hada labo shirojyun+isi kapsul natur E. Biasanya klo dipake sendiri2 fine2 aja,, ga da masalah ~_~

    BalasHapus
    Balasan
    1. ternyata efeknya bisa breakout gitu ya.. thanks udah sharing

      Hapus
  4. Maaf mbak saya mau nanya..
    Itu vitacid yang kadar berapa yah yang dapat digunakan jangka panjang?? Soalnya kan yang 0,5% cma bisa 2 tahun..
    Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg aman untuk jangka panjang yg kadar 0,025% dan 0,05%.
      kadar 0,05% bisa dipakai lebih dari 2 tahun. di link jurnal yg saya sebut tadi, penelitiannya dibatasi selama 2 tahun aja, sebenarnya lebih dari itu juga nggak apa2.

      tapi berhubung kulit orang asia lebih reaktif & sensitif daripada orang caucasian, lebih baik orang asia pakai yg 0,025%.

      Hapus
  5. Hai kak , mau nanya, penggunaan vitacid itu Kira" mulai usia brp ya? 14 th boleh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 14 tahun boleh, tapi cuma di bagian yg ada jerawatnya (sebagai obat jerawat aja).. jangan dulu dioleskan ke seluruh muka

      Hapus
  6. mba, q baru aja coba yang oatmeal+ragi, q coba selama kurleb 3,5 jam, bauuuu, tapi q suka sama hasilnya, di lipatan hidung ga merah warnanya, hahay, q mo tanya nih mba, kan waktu q tunjukin k ibuku, ibuku bilang jangan coba" ragi karena katanya ada orang yang pakai ragi buat nanggalin 1 gigi, eh malah semua jadi tanggal, q bilangnya ragi yang q pakai tuh ragi roti, menurutku yang dipakai orang itu tuh ragi tape, karena gimana pun juga kan mba lintang pasti udah nyari info dulu dan pakai buat sendiri, yang q mo tanya ada ga efek negatif ragi roti ni ke kulit

    BalasHapus
    Balasan
    1. hah ragi apa itu bisa nanggalin gigi? ragi tape nggak bisa nanggalin gigi kok.
      tapi memang orang tua biasanya kurang welcome dengan resep2 DIY jaman sekarang, cuma percaya dengan DIY yang udah ada dari jaman nenek moyang.
      ibuku juga sering komentar "nanti bahaya lho" kalo aku bereksperimen. ah, ibuku nggak baca google sih hehehe..

      Hapus
  7. Mbak vitacid bisa ngilangin bopeng gakk??? Kalau di pke brengan ama pigeo moizturiser bleh gakk??
    Maaf kbanyakan nanya..
    Makasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut pengalaman orang2 sih bisa. ya, boleh barengan pigeon moisturizer supaya kulit nggak terasa kering banget

      Hapus
  8. sis pemakaian jangka panjang bisa mengecilkan pori2?soalnya pori2 ku gede bgt,oh ya kalo make vitacid masih boleh melakukan scrubbing rutin?
    Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. katanya sih bisa.. kalo scrubbing 1-2x seminggu kayaknya nggak apa2. tergantung kekuatan kulit masing2 juga. asalkan scrubnya yg lembut sih boleh2 aja

      Hapus
  9. mba lintang vitacid bisa digunakan sbg pengganti krim malam?mau rutinin make vitacid untuk menghilangkan kerutan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, tapi sebaiknya dikasih skincare lain yg moisturizing sebelum mengoleskan vitacid (misal hydrating serum atau pelembab bentuk lotion/gel). jadi jangan single use &jangan kebanyakan, karena kulit malah bisa kering

      Hapus
  10. sis aku udh 2 minggu pake vitacid buat menghilangkan blackhead membandel,tp kok gak mengalami purging kayak kebanyakan orang2 ya?aku pake nya vitacid yg 0,025,apa perlu saya pake yg 0,05 atau 0,1?
    Makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. lho kan malah bagus kalo nggak purging. nggak purging bukan berarti produk nggak bekerja lho.

      kesalahan banyak orang saat menggunakan tretinoin adalah tidak sabar, menaikkan dosis seenak hati. padahal kulit kan butuh penyesuaian.
      lagipula untuk pemakaian jangka panjang paling aman yg dosis kecil.

      Hapus
  11. sis kalo pakenya barengan sama viva skinfood boleh gak?
    makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, boleh.. bisa mengurangi efek keringnya.
      sama2

      Hapus
  12. dulu pernah pake vitacid buat ngilangin jerawat gedhe gara2 kena air di hotel daerah pulo gadung. Gak tau knapa, tp air di hotel itu rasanya sama sekali gak seger, bahkan rada sedikit payau (?). Sekarang dah gak pernah pake vitacid lg, tp kulit yg dulu bekas olesan vitacid skrg jd lebih fotosensitif. Sering krasa perih klo kn sinar mtahari (ini jd patokan bt aku untuk menentukan apakah suatu sunblock/sunscreen bagus buat aku, klo bagus, maka kulitku gak akan krasa perih)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, padahal hotel ya.. kok airnya nggak berkualitas hehehe
      meskipun udah lama berhenti pakai vitacid masih tetep fotosensitif? ya, kalo gitu emang perlu ekstra hati2 memilih skincare..

      Hapus
    2. iya, makanya sekarang gak berani pake macem2. Sehari2 cuma pake sunblock ristra aja. Malem lebih sering muka polosan.

      Hapus
    3. iya sih.. kalo siang yg penting dikasih sunblock
      tapi malam kulit juga perlu nutrisi lho. kalo nggak kuat pakai krim, bisa coba toner atau serum yg moisturizing.

      Hapus
  13. sis baca2 di forum fd katanya pake vitacid gak blh terkena cahaya termasuk cahaya lampu karena bisa menghambat kinerjanya,apakah benar?
    Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg nggak boleh itu cahaya matahari & cahaya lampu yg intensitasnya tinggi. misalnya cahaya blitz atau cahaya lampu buat shooting film.
      bukan menghambat kinerja, tapi menyebabkan kulit lebih fotosensitif.

      kalo cahaya lampu tidur sih nggak apa2, intensitasnya kan kecil. toh vitacid dipakai hanya malam hari.

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah