Rabu, 25 Juni 2014

Mustika Ratu Zaitun Hand and Body Lotion

Halooo..

Udah lama saya nggak review produk karena emang nggak beli kosmetik apa-apa, keasyikan bikin sendiri. Siapa orang Indonesia yang nggak kenal Mustika Ratu? Pasti pernah dengar lah ya.. ini merek lokal. Saya suka banget produk lokal. Dengan memakai produk lokal, kita turut membantu memajukan negeri ini. Percuma kalo rakyat protes ke pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat, padahal rakyatnya sendiri nggak pro Indonesia hehehe.. *ups OOT*

Minggu lalu saya menemukan hand & body lotion ini di Alfamart dekat rumah. Botolnya unik, menarik sekali. Saya langsung sambar karena ini bahannya zaitun, dan ada gratisan sampel minyak zaitun Mustika Ratu. Saya penggemar berat olive oil, dulu sering beli minyak zaitun Mustika Ratu sebelum kenal EVOO. Btw saya nggak pernah nyoba body butter zaitun Mustika Ratu. Di benak saya, body butter itu berat dan lengket.


Ehmm.. mulai aja deh reviewnya!





Harga 
Rp 15.000 netto 150 gram (bonus 2 sachet minyak zaitun netto @12 ml)

Kemasan
Kemasannya menurut saya menarik karena artistik dan unik. Tutupnya flip top, karena leher botolnya kecil & bawahnya gede, jadi agak sulit mengontrol banyaknya lotion yang dikeluarkan. Memencet botolnya pun agak sulit. Kalo dipencet dengan terlalu semangat lotion yang keluar bakal kebanyakan, tapi kalo nggak dipencet kuat susah keluarnya.

Tampak depan

Tampak samping

Tampak belakang

Tutup flip top

Pertama beli saya bingung, ini botolnya kok nggak ada keterangan apapun. Ternyata tulisan ingredients dan keterangan lainnya ada di stiker yang ditempel di bagian bawah botol.

Ternyata ditempel di sini

Tekstur
Lotionnya memang agak thick, tapi sebenarnya gampang diblend dan cepat meresap. Tanpa rasa lengket, tanpa licin. Ringan deh pokoknya!

Kelihatannya thick

Tapi gampang diblend dan cepat meresap

Warna
Lotionnya berwarna hijau, tapi tidak meninggalkan warna di kulit

Aroma
Aromanya pas, nggak terlalu strong. Menurut saya wanginya malah kayak avocado dan jasmine sedikit, bukan olive. Tapi wanginya nggak long lasting di kulit (nempel di baju)

Kemampuan melembabkan
So so, nggak terlalu lembab nih, padahal kulit badan saya nggak kering-kering amat. Malah lebih lembab Marina Natural yang ijo. Gimana buat yang berkulit super kering ya? 

Staying power
Kemampuan melembabkannya nggak bisa diukur staying powernya (soalnya di awal pemakaian udah nggak terasa lembab). Yang penting lotion ini nggak luntur bersama air. Wanginya juga nggak tahan lama di kulit, tapi masih nempel di baju.

Setelah pemakaian
Lumayan deh, bikin kulit lembut hehehe.. 

Ingredients
Aqua, Olea europaea (olive) oil, cetearyl alcohol, glycerin, isopropyl myristate, glyceryl stearate, PEG-100 stearate, fragrance, imidazolidinyl urea, tocopheryl acetate, sodium chloride, Cl 19140, Cl 16255, Cl 28440, Cl 42090

Wah ternyata pengawetnya imidazolidinyl urea. Ini bahan pengawet yang bersifat sebagai formaldehyde releaser. Formaldehyde releaser itu sifatnya irritant bagi kulit dan beracun. Beberapa orang bahkan alergi terhadap bahan ini. Kulit muka saya nggak bisa menoleransi formaldehyde releaser, biasanya langsung perih dan kering. Untung produk ini dipakai di kulit badan, jadi lebih tahan. Oh, apa mungkin itulah sebabnya lotion ini nggak terlalu ngefek lembabnya?

Padahal kandungan pelembabnya udah oke lho.. ada olive oil, cetearyl alcohol (bukan alkohol yang menyebabkan kering, ini fatty alcohol yang biasanya berasal dari coconut oil), glycerin, tocopheryl acetate (vitamin E). 

Tapi so far, saya lumayan suka dengan lotion ini, meskipun nggak sering-sering dipakai. Saya lebih suka body toner spray buatan sendiri sebagai pelembab badan karena lebih ringan dan tahan lama lembabnya di kulit saya.

Kesimpulan
(+) ringan di kulit, cepat meresap, tidak lengket
(+) kemasannya artistik
(+) wanginya wajar, nggak nyegrak

(-) kurang melembabkan & staying power kurang
(-) mengandung formaldehyde releaser

Repurchase? Nggak lah, beli cuma karena penasaran ini, hehehe..
Recommended? Ya, untuk kamu yang kulit badannya nggak terlalu kering. Not recommended buat yang kulit badannya super kering karena nggak ngefek.

Oya, saya mau bahas soal minyak zaitun Mustika Ratu sebagai bonusnya. 

Bonusnya 2 sachet @12 ml, lumayan kan..

Saya suka minyak zaitun ini, meskipun bukan pure olive oil. Teksturnya ringan seperti baby oil, lebih cepat meresap dibandingkan extra virgin olive oil.

Ringan seperti baby oil

Wanginya dominan bunga melati, ya memang karena mengandung minyak melati. Wanginya enak, bikin rileks.

Harga full sizenya kurang tau, dulu sih saya beli masih 20 ribu, sekarang kayaknya di atas 23 ribu.

Ingredients
Olea europaea (olive) fruit oil, Jasminum officinale (jasmine) flower oil, Terminalia bellerica (mojokeling) fruit, Rosa damascena (rose) flower oil, tocopheryl acetate (vitamin E), Cl 61565

Baguslah, dia tidak mengandung pengawet. Tapi ada colorant nya 1 macam doang.
Kemasan full size, ada buah mojokeling di dalam botol
Katanya buah mojokeling bermanfaat untuk menyegarkan kulit


Minyak zaitun ini gunanya untuk pijat dan sebagai pelembab. Saya malah lebih suka ini daripada lotionnya, lebih lembab di kulit (ya iya lah). Saya pakai juga di rambut sebagai hair mask supaya rambut lebih subur, lumayan kan rambut jadi wangi, daripada EVOO yang berat dan nggak ada wanginya. Saya berencana beli full sizenya lagi, kayaknya oke buat campuran bahan DIY body toner spray.

Udah dulu ya.. Semoga reviewnya bermanfaat!



16 komentar:

  1. Aku biasa pake evoo mbak... Rasanya lembab meski bau minyak goreng. Kalo yg ovale itu bukan pure olive oil ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga suka evoo buat kulit. tapi buat rambut kurang suka soalnya susah meresap & bau minyak gorengnya susah ilang hehehe..
      olive oil dari berbagai merek kosmetik bukan pure olive oil, biasanya udah dicampur sesuatu biar wanginya lebih enak

      Hapus
  2. aku suka banget sama minyak zaitun mustika ratu kak, aku pake buat pengganti body lotion malem. enak. nice review kak lintang^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga suka pakai minyak zaitun buat pengganti body lotion. dah lama nggak beli mustika ratu, jadi pengen beli lagi nih.. makasih yaa

      Hapus
  3. dr semua produk MR yang ak suka cuma masker & peeling nya aja :D other stuffs , i prefer to viva :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. viva juga bagus, dulu aku suka skincarenya.. aku belum pernah nyoba body care nya

      Hapus
  4. Wah, ternyata kurang lembap yak. Aku udah lama ngeliat ini, pengen. Tapi nunggu Vaseline Coklatku abis dulu. Ternyata nggak lembap, nggak jadi pengen. Hihi...
    BT, body butternya mustika ratu yang zaitun menurutku juga nggak selembap bodbut lain. Lembap sih, daripada lotion, tapi nggak sekental dan selembap bodbut lain. Dan aku suka bodbutnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, kurang lembab. lembabnya cuma di awal, beberapa menit ilang deh, jauh lebih lembab vaseline coklat

      aku pernah nyoba body butter bali ratih (punya temen sih sebenernya), berat banget menurutku, jadi kapok sama body butter. tapi kalo punya mustika ratu nggak terlalu kental jadi pingin nyoba deh..hehehe

      Hapus
  5. kemasannya persis kaya cleanser & tonernya Mustika Puteri..eh sekarang desainnya dipake 'kakak'-nya Mustika Ratu, menurutku desain unik dan rada merepotkan kalo dipegang biarpun lucu sih, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh iya, mirip cleanser & tonernya mustika puteri. desainnya emang unik, tapi bener agak merepotkan, susah dipencet hihihi.. isinya yg keluar sering kebanyakan kalo mencetnya terlalu kuat

      Hapus
  6. ih botolnya lucuuu.... aku pake body lotion MR tp yg mangir, bentuk tube standar bgt
    aku setuju dg pernyataan mb lintang "Percuma kalo rakyat protes ke pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat, padahal rakyatnya sendiri nggak pro Indonesia"
    ekonomi terpuruk bukan krn salah pemerintah yg korupsi dll tp krn rakyat juga ga percaya dgn potensi diri sendiri, misalny ga percaya dg produk lokal. malah pada bangga pake produk luar. yg diuntungkan negara laen, indonesia yg untung cuma sellernya hedeehh -__-

    BalasHapus
    Balasan
    1. botolnya lucu tapi susah dipencet lho.. malah gampang yg tube

      hehehe.. bener juga, yg diuntungkan dari bisnis impor kosmetik hanya pedagangnya. kalo kita pakai produk lokal kan banyak orang kita yg diuntungkan (termasuk tenaga kerja di pabrik kosmetik itu), konsumen pun untung karena nggak menjadi korban dari permainan harga. kan udah jadi rahasia umum, harga produk impor beda2 di setiap toko & selisih harganya bisa jauh

      Hapus
  7. Paraben & formaldehyde releaser lebih bahaya mana yah? Dimana2 orang pada parno ma paraben

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama aja bahayanya, dimana-mana pengawet itu nggak ada yg aman (kecuali yg alami). formaldehyde releaser itu karsinogenik, tapi nggak usah takut karena biasanya digunakan di bawah batas maksimal.

      tapi orang yg sensitif terhadap formaldehyde releaser tetap bisa merasakan dampaknya meskipun kadarnya kecil. misalnya bisa bikin reaksi alergi (berupa contact dermatitis), atau sekedar terasa clekit2 (aku gitu, tapi di muka aja)

      Hapus
  8. bahan2nya sederhana :D pantesan ga gitu lembab.. kok malah lembab marina .. marina ijo it emg lembab bgt sih di aku

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, menurutku lebih lembab marina ijo. marina ada petrolatum nya, mungkin itu yg bikin lebih lembab..

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah