Rabu, 09 Juli 2014

DIY Oxigenated Spray

Haloo..


Kali ini saya mau membuat DIY oxigenated spray karena udah lama mupeng sama oxigenated spray Mustika Ratu. Dulu pernah dirias sama MUA, sebelum makeup disemprot dulu pakai spray ini, katanya supaya hasil makeup lebih flawless dan tahan lama. Mustika Ratu sendiri mengklaim spray ini bermanfaat untuk anti pollution & hydrating skin (tertulis di kemasan versi lama). Betul juga sih, soalnya mengandung antioksidan. Tapi setelah baca banyak review, saya  jadi mundur perlahan dari spray ini. Kenapa? Soalnya isinya cuma 50 ml. Padahal saya ini orangnya anarkis kalo pakai spray, hehehe.. sekali semprot bisa habis banyak. Harganya sebetulnya terjangkau, 42-49 ribu. Tapi kalo saya boros kan jatuhnya tetap aja mahal.

Teman-teman tahu oxigenated spray produksi Mustika Ratu? Seperti ini produknya..



Saya membaca review dari tahun 2012 dan 2013. Di review tahun 2012 (kemasan lama), komposisinya hanya ditulis bahan aktif aja : purified water, Camellia sinensis  (green tea) extract 2%, mannitol, yeast extract, glycogen, magnesium ascorbyl phosphate 2%, glycerin, Moringa pterygosperma (kelor) seed extract 2%, Aloe barbadensis (aloe vera) extract, tocopheryl acetate.

Ehmm.. apa iya cuma itu aja? Kemasan baru (tahun 2013) lebih jujur, ditulis ingredients lengkapnya : aqua, Cucumis sativus (cucumber fruit extract), phenoxyethanol, methylparaben, ethylparaben, alcohol, bisabolol, propylene glycol, Camellia oleifera leaf extract, polysorbate 80, hydrolyzed collagen, hyaluronic acid, sodium PCA, hydrogenated lecithin, sodium methylparaben, EDTA, mannitol, yeast extract, glycogen, magnesium ascorbyl phosphate, sodium sulfate, parfum, Cl 42090, Cl 19140

Jangan salahkan produsennya jika kalian membaca pengawetnya cukup banyak (phenoxyethanol dan golongan paraben). Semua produk yang mengandung ragi (termasuk high end brand yang harganya selangit) tetap memasukkan banyak pengawet di produknya. Terpaksa begitu, soalnya produk yang mengandung ekstrak ragi sangat mudah rusak. Tidak percaya? Bikin aja sendiri, hehehe..

Saya jadi terpikir untuk membuat sendiri. Nggak mungkin sama persis dengan Mustika Ratu. Nah, ini dia oxigenated spray ala saya..


Ini resepnya, yang ingin tahu silahkan menyimak..

Bahan yang diperlukan


 Ketinggalan difoto, hehe..

  1. Air minum oksigen (misalnya merek SuperO2)
  2. Seduhan green tea : 4 sendok makan
  3. Timun secukupnya (bisa diganti aloe vera)
  4. Ragi roti : 1/2 sendok teh
  5. Madu : 2 tetes
  6. Vegetable glycerin : 1/2 sendok teh
  7. Kapsul vitamin E : 1 butir
Yeast extract di Mustika Ratu tidak dijelaskan apa spesiesnya, maka saya pakai yeast yang sudah akrab dengan kulit saya (Saccharomyces cerevisiae).

Cara membuat

1. Parut timun, saring untuk mendapatkan airnya

Timun boleh diparut atau blender yang penting halus

Karena kita hanya butuh airnya

2. Masukkan 4 sendok makan teh hijau ke dalam air timun


3. Tambahkan 2 tetes madu. Nggak perlu banyak-banyak, nanti lengket. Madu ini gunanya hanya sebagai makanan ragi (menyediakan karbohidrat) agar bisa melakukan fermentasi.

Dengan sendok teh jadi segini

4. Tambahkan 1/2 sendok teh ragi


5. Campurkan hingga merata, biarkan mengalami fermentasi selama 3 jam.

Dengan botol dikocok secara horizontal

 
Kiri : Awal fermentasi
Kanan : Setelah fermentasi selama 3 jam, aslinya warnanya agak coklat nggak sekuning ini

6. Ambil 4 sendok makan hasil fermentasi, pindahkan ke botol kaca lainnya.

Cukup 4 sendok makan saja
Sisanya bisa untuk maskeran & toner

7. Tambahkan 1/2 sendok teh gliserin. Kadar maksimal gliserin untuk skincare yang dipakai di wajah yaitu 5%. Fungsi gliserin sebagai pelembab (humectant). Sifatnya mengikat air & uap air dari udara sehingga menjaga kulit tetap lembab. Selain itu juga sebagai emulsifier. Jika tidak ada gliserin juga nggak apa-apa.

Gliserin pekat jangan sampai kena tangan, agak panas lho..

8. Tambahkan minyak vitamin E dari 1 butir kapsul. Vitamin E bukan pengawet, tapi antioksidan. Pengawet (preservatives) memperpanjang masa simpan produk karena sifatnya antimikrobial. Memang vitamin E banyak dipakai dalam produk yang mengandung minyak untuk mencegah oksidasi oleh radikal bebas (mencegah produk menjadi tengik), tetapi tidak dapat membunuh mikroba yang menyebabkan produk menjadi basi dan rusak.

Saya tambahkan vitamin E disini untuk mengoptimalkan fungsi moisturizing dan anti aging-nya.


9. Bagian yang terpenting, masukkan air minum oksigen sehingga larutan menjadi sekitar 120 ml. Kocok horizontal.

Kenapa air oksigen nggak dimasukkan di awal aja sekalian difermentasi? Ya karena kalo kena air oksigen, raginya nggak akan bisa fermentasi. Kan fermentasi Saccharomyces tidak membutuhkan oksigen..

 

9. Simpan di kulkas dalam botol kaca (jika tidak punya botol spray kaca). Lalu dimasukkan ke botol spray plastik tiap mau digunakan (maksimal untuk 2 kali penggunaan dalam 12 jam). Produk yang mengandung oksigen & hasil fermentasi memang harus disimpan dalam tempat yang tebal. Makanya kemasan SuperO2 terbuat dari plastik super tebal sedangkan kemasan toner fermentasi (misal SKII FTE, Secret Key STE) dari kaca.

Karena mengandung oksigen dan yeast extract, oxigenated spray harus dikemas dalam botol kaca. Kalo nggak punya botol kaca gimana? Nggak masalah, simpan stoknya di botol kaca, lalu masukkan ke botol spray plastik tiap kali diperlukan. Saya sebetulnya punya botol kaca bekas parfum, tapi apes deh.. nggak bisa dibuka.

Spray dalam botol plastik harus habis dalam waktu 12 jam (dengan tetap disimpan di kulkas). Jika dibawa keluar kulkas, harus langsung habis. Misalnya habis bisa dituang lagi. 

Ramuan ini tanpa pengawet, masih layak pakai hingga 5 hari (beda dengan hasil fermentasi saja yang umumnya tahan 3 hari). Mungkin karena ada oksigen yang menghambat pertumbuhan mikroba perusak yang bersifat anaerob. 

REVIEW

Saya suka sekali oxigenated spray ini, beda dengan face mist chamomile yang saya buat di resep sebelumnya. Oxigenated spray ini lebih lembab dan lembabnya tahan lama. Rasanya sejuk banget di kulit. Kata Mustika Ratu, oksigen & green tea menyegarkan kulit lelah dan itu memang benar. 

MUA yang dulu merias saya bilang, oxigenated spray membuat makeup lebih flawless dan awet. Ya, bedak yang saya pakai lebih nempel & mudah diblend. Seperti yang sudah saya bilang di post-post sebelumnya, bedak saya adalah tepung maizena. Semua tahu, maizena itu butirannya gede-gede dan susah menempel jika kulit nggak lembab. 

Saya memakai spray ini kapan saja, tapi sayang tidak bisa dibawa-bawa pergi. Takut rusak jika suhunya nggak dingin. 

Oxigenated spray bisa digunakan sebagai pengganti toner sebelum memakai pelembab & sunblock. Saya sekarang nggak pernah beli pelembab, soalnya aneka toner DIY sudah bisa melembabkan kulit saya jauh lebih baik dibandingkan beberapa merek pelembab yang dulu saya beli.

(+) menyegarkan, sejuk di kulit
(+) menjaga kelembaban kulit saya meskipun saya tidak pakai pelembab

(-) bikinnya ribet, nggak bisa dicampur jadi satu sekalian difermentasi
(-) tidak bisa dibawa-bawa (harus tetap dingin)

Bikin lagi? Ya
Recommended? Ya, untuk semua jenis kulit

Oxigenated spray bisa digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit yang dehidrasi. Kulit dehidrasi itu nggak hanya yang bentuknya super kering sampai mengelupas, tapi juga kulit yang super oily. Lho, oily kok dehidrasi? Memang iya. Kulit yang kekurangan air berusaha melembabkan diri dengan memproduksi banyak sebum. Jika kulit mampu mengikat air lebih banyak, otomatis produksi sebumnya akan berkurang. Nah, kamu patut curiga jika wajahmu berminyak banget dan cepat kusam, jangan-jangan kulitmu kekurangan air.

DIY oxigenated spray ini tidak ditambah hyaluronic acid dan hydrolyzed collagen seperti punya Mustika Ratu, kita hanya mengandalkan hasil fermentasi Saccharomyces cerevisiae. Cara kerja Saccharomyces cerevisiae yaitu dengan meningkatkan produksi hyaluronic acid pada kulit. Selain itu juga menghasilkan beta-glucan yang merupakan antioksidan kuat, yang bisa menstimulasi pembentukan kolagen pada kulit.

Beta Glucan (Liquid)

Jadi, skincare dengan Saccharomyces membuat kulit kita bekerja sendiri membentuk bahan-bahan yang dibutuhkannya dengan jumlah yang diperlukan. Cara ini jauh lebih baik dibandingkan memberikan hyaluronic acid dan kolagen langsung ke kulit, karena jumlah yang diperlukan tiap orang berbeda. 

Kadar hyaluronic acid dan collagen di skincare buatan pabrik sudah distandarisasi, mungkin cukup bagi orang tertentu, mungkin kurang atau kelebihan di orang lainnya. Lagipula menurut saya, kulit jangan sering-sering dikasih bahan instan, nanti dia jadi manja dan nggak mau berusaha. Kayak sifat orang ya, hehehe..

Tentang bahan lainnya

Oksigen - semua sel tubuh memerlukan oksigen untuk kelangsungan hidupnya. Bayangkan jika kulit kekurangan oksigen, metabolisme tidak bisa berjalan lancar. Akibatnya sel-sel kulit kulit akan cepat lelah, menua, dan mati.

Molekul oksigen memasuki kulit

Terapi oksigen cukup populer untuk perawatan kecantikan, karena oksigen berperan dalam peremajaan sel-sel kulit. Terapi oksigen dilakukan untuk detoksifikasi, relaksasi, deep cleansing action, dan melancarkan peredaran darah ke kulit. Terapi oksigen biayanya mahal lho..

Kulit orang yang tinggal di daerah hijau & alamnya masih murni tentu saja lebih bagus, karena kadar oksigen di udara juga memadai. Bandingkan dengan orang yang hidup di perkotaan apalagi daerah industri.. kulit jadi kusam, mudah bermasalah, dan cepat tua, ya kan? Gimana lagi, radikal bebas di mana-mana, ditambah dengan kurangnya penghijauan. Kita tahu, pepohonan itu sangat penting karena menyumbang oksigen dari fotosintesis. Maka tanamlah pohon, saudara-saudara! Supaya kualitas kesehatan kita meningkat, termasuk kesehatan kulit.

Tumbuhan berperan penting dalam siklus oksigen

Timun (Cucumis sativus) - mengandung vitamin K (16%), C (3%), B1 (2%), B2 (3%), B3 (1%), B5 (5%), B6 (3%), B9 (2%), A (1%). Kandungan mineralnya yaitu magnesium, mangan, fosfor, kalium, kalsium, zat besi, dan zinc. Vitamin B5 (panthotenic acid) bermanfaat untuk menahan air sehingga kulit tetap lembab. Vitamin C dan A dapat menstimulasi pembentukan kolagen dan mengurangi hiperpigmentasi.


Timun juga mengandung senyawa cucurbitacin dan cucumerin yang bersifat sebagai antioksidan dan anti peradangan. Timun digunakan untuk mencegah timbulnya kerut, mengurangi pembengkakan (terutama di area mata), mengobati iritasi dan sunburn.

Semoga tulisan ini bermanfaat ya..

Referensi




54 komentar:

  1. akuu suka bget resep ini hahaha.. bAkal jadi hot sepertinya.. males beli glyicerin, g pny vit e, mau ak ganti pake aloe vera.. klo pake timun dan Aloe boleh kan ?? oh pake madu buat makanan ya.. klo pakw gula gimana? kan sorbitol bs melembabkan.
    cmiiw :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa, timun+aloe vera malah lebih oke lagi hasilnya, aku barusan bikin pakai aloe vera, lebih lembab..

      madu cuma dikit, nggak terlalu ngefek buat melembabkan, dikasih madu cuma sebagai makanan raginya. kalo nggak dikasih karbohidrat nggak yakin deh fermentasinya bisa sukses. dikasih gula juga boleh tapi dikiiit aja biar nggak lengket

      Hapus
  2. Buat semprot2 kaki klo kepanasan hahahahahah.. g sayang krn harganya ga mahal.klo MR kan mahal. 50an ribu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, disemprot dimana aja bisa, aku pakai di badan juga biar lembab. bikin sendiri lebih ngirit & puas nyemprotnya hehehe..

      Hapus
  3. Indah Puspitasari9 Juli 2014 16.27

    kulitku oily bgt tp klo dah dilap jd kering, brarti dehidrasi ya? wahh pengen nyoba resep ini. momennya pas bgt di bulan puasa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, itu kulitnya dehidrasi.. yuk dicoba, seger lho di muka

      Hapus
  4. vit e diganti vit c (isinya enervon c) boleh? aku rada trauma pake vit e, pernah tu ngikutin saran blog apa gtu, isi natur e diolesin ke muka, lha kok jd bruntusan wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh, dicampurin aja apa yg cocok di kulitmu. kalo nggak cocok jangan dipaksa, susah nanti ngobatinnya hehehe..

      Hapus
  5. pake air isi ulang yg ada oksigen bisa, mba? ga harus yg botol kan? makasih resepnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa.. yang penting mengandung oksigen. oke, sama2..

      Hapus
  6. Ya ampunn mba satu hal yang tak terpikirkan bisa buat sendiri ternyata, thanks mba your blog sangat terinspirasi sekali untuk menyonteknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi.. tapi ini versiku, pastinya nggak sama dengan buatan pabriknya. sama2.. senang bisa menginspirasi

      Hapus
  7. Resep baru lagiiii horeee :D
    Emang kreatif sekali mbak ini... #salut
    Mbak, itu kan yg dipake cuma 4sendok aja ya? Sisa nya bisa jadi masker, bisa oles2 langsung dikulit ya?

    Makasi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk dicoba resep barunya..
      makasiihh hehehe
      iya, cuma 4 sendok aja. sisanya boleh diolesin langsung ke kulit atau buat CSM an
      sama-sama..

      Hapus
  8. Jadi pengen nyoba mbak Lintang, tinggal beli super o2 aja :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo dicoba mbak.. seger lho di kulit hehehe

      Hapus
  9. mbak kuliah ambil apa? sy jadi pengen kyk mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku kuliah di jurusan peternakan. jurusan apapun bisa, yg penting ada niat & rasa ingin tahu. orang kepo itu biasanya ada-ada aja idenya (kepo dalam arti positif lho ya..)

      Hapus
  10. Kak, kalau botol spray-nya kaca boleh ga? Kan lebih praktis ga usah dipindah2, kak :p

    Salam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. paling bagus memang di botol spray kaca. aku juga pingin pakai itu tapi nggak punya botol spray kaca yg waras hehehe..

      Hapus
  11. eike pernah punya MR oxigenated spray kemasan lama. awww trnyata bhn kimianya bnyak jg yah hehee
    bikin sendiri kyknya asik nih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. di kemasan baru semua ditulis ya.. ternyata banyak bahan kimianya, tapi terpaksa gitu sih, spray beginian gampang expired
      iya, bikin sendiri asik lho..

      Hapus
  12. wanginya kyk apa mbak? ada bau fermentasi gitu ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wanginya kayak natur-E, samar2 bau teh & timun, tapi nggak ada bau tape gitu.. aku suka wanginya

      Hapus
  13. resepnya seru nih kak \(^o^)/
    buat anak sekolah kyk aku harga 49ribu untuk isi 50 ml tuh mahaall :D
    mending bikin sendiriii

    BalasHapus
    Balasan
    1. buat aku juga mahal karena isinya sedikit. coba 250 ml, 49ribu terjangkau lah *ngarep*
      bikin sendiri lebih murah..

      Hapus
  14. Kak, ada ga diy untuk memerahkan bibir secara alami?
    Maaf kalau beda konteks kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. dioles madu beberapa kali sehari, nggak cuma malam sebelum tidur. hasilnya lama (1 bulan lebih)

      Hapus
  15. mbax, cussons kuning itu bikin kering ga?? heheh pengen balikin muka ke default nih.. skrg jerawatan malah :( gr2 kecentilan , maap klo nanyanya dipost ini hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. di aku enggak. tapi di orang lain mungkin aja bikin kering. kan cocok2an..

      Hapus
  16. Nanya lg nh mba lintang aku udh. Buat diy.nya tp g pke gliserin tp ko vit e.ny g nyampur mb???

    BalasHapus
    Balasan
    1. vit. E nya kan mengandung minyak, nggak bisa tercampur dengan airnya kalo nggak dikasih emulsifier. nggak apa2.. kalo mau pakai, dikocok dulu biar nyampur

      Hapus
    2. Udah mba ko agak lengket ya mb pas dpegang.klo mb lengket g?
      Aku vit.e bukan merk natur e soale tp merk lain dosis.e 400 iu..apa itu pengaruh ya mba?hehe
      Maav kebykn nanya nh mba.:D

      Hapus
    3. di aku nggak lengket, awalnya cuma licin lama2 menyerap, jadinya cuma lembab aja kayak lotion hada labo gokujyun
      oh, iya tuh.. dosis vit E ngaruh banget, mungkin bener kalo dosisnya gede jadi agak lengket
      hehehe.. santai aja

      Hapus
  17. Hahaha kereeen. Dari pada si nano spray yg harganya selangit (kutak mampu beli), mending gw buat beginian deh, lebih masuk akal..thanks lintang..keep posting!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mbak dini.. nano spray harganya fantastis, shock aku liat harganya, aku juga nggak bisa beli yg begituan hehehe..
      sama-sama..

      Hapus
  18. mbak liin,,, di semarang kan ya? mbak, beli gliserin dimana si? toko bahan kimia bukan? itu deket stadion itu kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, di indrasari jl stadion selatan, lengkap tuh.. gliserin juga ada di serba sari, deket RS bhayangkara & lotte mart

      Hapus
  19. mba ini bisa dicampur natrium benzoat gak?biar lebih awet

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah jangan.. soalnya ada vit E, timun juga mengandung vit C.
      vit E & C kalo bereaksi dengan natrium benzoat menghasilkan benzene yg sifatnya karsinogenik

      Hapus
  20. Air o2 dicampur vit c boleh gx ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak bahaya kok, cuma sayang vit c nya ntar nggak ngefek
      vit c mudah rusak kena oksigen. kalo mau mencampur vit c dengan air, airnya jangan yg mengandung oksigen & mineral.. pakai aja aquades atau air minum merek Amidis

      Hapus
  21. Mbak gliserin belinya dimana ya? Trus harganya berapa? Makasih ya mbak sebelumnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku beli di toko bahan kue & kimia. kalo di toko bahan kue biasa nggak yakin ada. harganya 16ribu/liter. sama2..

      Hapus
  22. Mbak kira-kira kalo toner sacharomycess dimasukkan spray kaca tapi ga dingin (dibawa ke sekolah) tahan ga selama 12 jam, maaf ya nanyanya disini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin kalo 12 jam bisa rusak, tapi 4-6 jam aja nggak apa2. diisi dikit aja cuma buat sekali pakai. oke, nggak apa2..

      Hapus
  23. Ku amati mba lintang beberapa kali recommend amidis. Menurut mba lintang utk konsumsi sehari2 jg lebih bagus kah dibanding air mineral biasa galonan mainstream lainnya?kenapa?

    Btw kaget jg tnyata di MR ada biji kelornya jg, karna saya penggemar kelor. Barusan dikirimin bapak serbuk daun kelor kira2 bisa ku bikin apa ya utk skin care homemade slain masker? Mohon sarannya ya mba. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. distilled water bagus buat bahan kosmetik karena nggak ada mineral yang mungkin bisa bereaksi dengan komponen kosmetik lainnya. untuk air minum juga bagus terutama untuk orang2 yang punya masalah kesehatan (misal gangguan ginjal), jadi nggak memperberat kerja ginjal karena harus menyaring tambahan mineral seperti kalsium, magnesium dll. tapi buat anak yg sedang tumbuh lebih baik air mineral.

      serbuk kelor bisa dijadikan toner lho. diseduh aja pakai air hangat, dibiarkan beberapa jam, lalu saring airnya untuk toner, ampasnya untuk masker.
      sama2..

      Hapus
  24. mba lintang aku pengen banget bikin toner dari bahan timun, dicampur teh, atau bahan lain tapi ga di fermentasi. tapi bingung bahan apa saja ya yang bisa dipakai untuk bikin toner yg bisa awet 3 harian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. teh hijau, timun, air jeruk nipis, madu bisa awet 3 hari. lebih baik lagi kalo dicampur gliserin karena gliserin sering dipakai untuk mengawetkan sel tumbuhan..

      Hapus
  25. kak lintang boleh gk pake air mawar dari mustika ratu soalnya kan itu mengandung vit e juga :)

    BalasHapus
  26. wah..kayaknya kamu anak sains ya..jelas smart n teoritisnya..good job..oya kalo cuma super O2 itu aja di fill ke botol spray..bisa ga nyegerin wajah saat outdoor?

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih teguh..
      ya, super O2 bagus buat semprot2 muka, bisa bikin seger.

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah