Senin, 25 Agustus 2014

DIY Veggies - Yoghurt Mask & Tonic

Halo..


Kali ini saya mau berbagi resep DIY yang bisa digunakan untuk kulit dan rambut, bisa jadi masker, toner maupun hair tonic. Irit, satu untuk semua. Resep ini termasuk favorit saya karena pembuatannya cepat, nggak perlu difermentasi, kan udah mengandung yoghurt yang termasuk produk fermentasi. Tinggi vitamin A sehingga cocok untuk saya yang kepingin merawat kulit dengan tretinoin tapi nggak tahan dengan purgingnya.

Bentuknya absurd sekali hehehe..
Yang penting khasiatnya


Bahannya simpel, cuma selada, wortel, yoghurt dan teh. Kulit saya kering, karena itu saya pilih teh chamomile. Yang punya kulit berminyak sebaiknya pakai green tea. 

Selada punya kandungan vitamin A yang istimewa. Tiap 100 gram nya mengandung 4443 mcg beta carotene dan 1730 mcg zea-xanthin. Kandungan nutrien selada yaitu :


Polifenol dan vitamin C merupakan komponen antioksidan utama dalam selada. Caffeic acid merupakan fenolik yang paling banyak terdapat dalam selada hijau.

  
Selada dan Wortel

Wortel juga punya kandungan yang istimewa :
Vitamins
(104%)
835 μg
(77%)
8285 μg
256 μg
Thiamine (B1)
(6%)
0.066 mg
Riboflavin (B2)
(5%)
0.058 mg
Niacin (B3)
(7%)
0.983 mg
(5%)
0.273 mg
Vitamin B6
(11%)
0.138 mg
Folate (B9)
(5%)
19 μg
Vitamin C
(7%)
5.9 mg
Vitamin E
(4%)
0.66 mg
Trace metals
Calcium
(3%)
33 mg
Iron
(2%)
0.3 mg
Magnesium
(3%)
12 mg
Manganese
(7%)
0.143 mg
Phosphorus
(5%)
35 mg
Potassium
(7%)
320 mg
Sodium
(5%)
69 mg
Zinc
(3%)
0.24 mg
Other constituents
Fluoride3.2 µg
Kandungan vitamin dan mineral tiap 100 gram wortel
sumber


Saya suka yoghurt untuk skincare karena sifatnya menyeimbangkan kadar asam-basa pada kulit (penting untuk kesehatan kulit), mendinginkan dan menghidrasi kulit. Di post yang ini, saya sudah menjelaskan bahwa susu sapi secara alami mengandung IGF-1, semacam hormon pertumbuhan. Sifatnya menstimulasi hormon androgen. Meningkatnya sekresi hormon androgen menyebabkan kenaikan aktivitas kelenjar minyak sehingga berisiko menimbulkan jerawat. IGF-1 tetap ada dalam yoghurt dan segala produk olahan susu. 

pH plain yoghurt umumnya berkisar antara 4,5 - 5. Lactic acid pada yoghurt sebanyak 0,6 - 1,1% sehingga tidak akan menyebabkan iritasi pada kulit. Lactic acid dalam konsentrasi tinggi  bersifat irritant. Guna lactic acid dalam skincare adalah untuk mild peeling, melembabkan dan mencerahkan kulit.


Chamomile (Matricaria recutita) mengandung zat aktif berupa bisabolol, bisabolol oxides A & B, matricin, dan flavonoid berupa apinecin. Sifatnya sebagai anti iritasi, anti peradangan, selain itu juga bersifat sebagai anti histamin (anti alergi) dan anti bakteri. Chamomile bisa menenangkan kulit akibat sunburn, menyembuhkan ruam, mengatasi gatal dan perih pada kulit. Chamomile juga meredakan bengkak dan mempercepat penyembuhan luka. Selain sebagai anti iritasi, chamomile berfungsi sebagai humectant yang melembabkan. Oya, teh chamomile dapat digunakan sebagai kompres mata untuk meredakan iritasi dan bengkak.
Oke, sekarang masuk ke resep ya..

Bahan yang diperlukan :

Selada 2 lembar
Wortel kecil 1 buah
Air seduhan teh 100 ml
Plain yoghurt 1 sdt


Saya pakai teh chamomile karena kulit saya kering
Teh chamomile cocok untuk kulit kering, sensitif atau sedang mengalami iritasi

1 Blender selada dan wortel dengan sedikit air hingga berbentuk seperti bubur.


2. Peras airnya dengan kain saring, pisahkan ampasnya.


3. Tambahkan air seduhan teh.


4. Tambahkan 1 sendok teh plain yoghurt.


5. Aduk rata, pindahkan ke botol kaca untuk disimpan di kulkas. 

Bisa digunakan sebagai toner maupun hair tonic
Tahan selama 4 hari di kulkas

Ampasnya jangan dibuang ya! Bisa digunakan sebagai masker untuk wajah & rambut.

Ampas sayur, ampas teh, dan 1 sdt yoghurt dicampur jadi satu

Aduk rata, bentuknya jelek banget ya hehehe..

Cara pemakaian
  • Toner : boleh secara CSM (Chizu Saeki Method) atau ditepuk-tepukkan dengan kapas seperti memakai toner biasa
  • Hair tonic : Pijatkan pada kulit kepala sehabis keramas, tidak perlu dibilas lagi.
  • Face mask : Oleskan pada kulit wajah, biarkan selama 10 - 20 menit lalu dibilas.
  • Hair mask : Oleskan pada kulit kepala dan batang rambut, biarkan selama 30 menit lalu keramas seperti biasa.
Review

Saya suka yang cair sebagai toner & hair tonic, tapi saat proses pembuatan harus ada ampasnya kan. Ampasnya yang digunakan sebagai face & hair mask itu menurut saya agak menyebalkan, susah nempel di kulit & rambut sehingga bikin kotor di mana-mana. Baunya khas yoghurt. Saya sarankan kalian untuk keramas dengan shampoo yang wangi setelah memakai hair mask ini.

Saya sudah 2 kali membuat resep ini, dulu dipakai selama 5 hari, setelah habis ganti toner lainnya, lalu sekarang bikin ini lagi. Memang memakai DIY skincare sebaiknya diselang-seling supaya kulit memperoleh nutrien yang bervariasi sehingga kulit tidak cepet jenuh.

Efek mencerahkan wajah bagaimana? Saya kurang tahu karena saya tidak menggunakan resep ini secara single use. Tapi yang jelas face mask nya menunjukkan ada perbedaan dalam sekali pakai. Yang pasti toner ini mampu melembabkan kulit saya dengan baik dan saya tidak mengalami breakout atau purging karenanya.

Untuk rambut, soal mengurangi kerontokan itu butuh waktu. Lagi-lagi saya kurang bisa menjelaskan karena DIY hair care yang saya pakai tidak cuma ini, selain itu kan saya mengonsumsi suplemen. Tapi efeknya sebagai masker rambut langsung kelihatan dalam sekali pemakaian.

Mencoba ampasnya sebagai masker, dioleskan ke seluruh rambut dan wajah (termasuk bibir)
Kotor dan berantakan deh pokoknya, jangan lakukan ini di dalam kamar

Foto ini nggak diedit, tapi agak blur karena pencahayaan dan kamera HP yang nggak bagus
Before : rambut lepek padahal sudah keramas, kulit wajah & bibir kusam
After : rambut lebih lembut dan nggak susah diatur, kusam di kulit pun hilang

Khusus untuk review ini saya tidak keramas dengan shampoo, hanya dibilas air karena saya mau menunjukkan efek masker ini secara single use. Kalian yang ingin mencoba resep hair mask ini wajib keramas pakai shampoo sesudahnya agar rambut tidak bau asam. Selain itu shampoo penting untuk membersihkan residu masker supaya nggak dikira ketombe.

Kesimpulan :

(+) Mudah dibuat
(+) Bisa digunakan untuk rambut dan kulit
(+) Tidak menyebabkan breakout atau purging di saya
(+) Efeknya langsung terasa (di saya)

(-) Baunya nggak enak (yoghurt campur wortel mentah, ya gitu deh..)
(-) Masker dari ampasnya bikin kotor di mana-mana

Bikin lagi ? Ya
Recommended ? Ya, untuk kalian yang cocok dengan bahan-bahan tersebut


Sekian resepnya. Semoga bermanfaat.

Referensi :

Disclaimer :
  • Review ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda di orang lain.
  • Resep ini tidak dianjurkan untuk orang yang tidak cocok dengan dairy product. Bahan dalam resep ini dapat diganti sesuai kebutuhan & kecocokan kulit masing-masing.
  • Artikel ini boleh dicopy atau dikutip dengan sedikit perubahan, tapi harus mencantumkan link blog ini sebagai sumbernya. 

22 komentar:

  1. Fermentasi sayuran, kayaknya kudu dicoba mbak .... Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk mari dicoba.. gampang tinggal dicampur nih hehehe

      Hapus
  2. Hai mbak,, pengen nanya nich, tapo OOT dikit ga papa ya..
    Aku kan suka banget sama kedelai. Nah, kalo misal bikin campuran air perasan kedelai mentah dengan plain yogurt buat skincare, bakalan sama ga ya hasilnya dengan air perasan kedelai yang difermentasi. Sebelumnya aku udah nyoba toner/masker dari air perasan kedelai fermented, dan hasilnya sukaaa..
    (pengen nyoba nyontek dari postingan ini, air perasan wortel dkk + yogurt. nanti air perasan wortelnya diganti sama kedelai aja)
    Makasih yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, nggak apa2.. soal hasil mungkin ada bedanya dikit, yoghurt kan mikrobanya beda (Lactobacillus) tapi sama2 bagus buat kulit. kalo pakai yoghurt cocok buat orang yg nggak tahan alkohol tapi toleran terhadap asam. tapi ya asamnya paling nggak tinggi2 amat kok hehehe..

      ya, dicoba aja dengan kedelai. aku juga mau nyoba, mumpung masih punya kedelai.
      sama2..

      Hapus
  3. Kalau pakai kubis (cabbage), bagaimana kak? Lbh bagus lettuce atau cabbage?

    BalasHapus
    Balasan
    1. selada & kubis hijau hasilnya sama aja di aku. lebih bagus pakai kubis ungu. sayuran yg warnanya gelap (ungu, merah tua) antioksidannya lebih banyak

      Hapus
  4. Wah ada resep baru lagi nih :D
    Tapi kalo muka lagi jerawatan gaboleh pake yoghurt ya kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe update resep..
      ya, kalo lagi jerawatan sebaiknya hindari diy skincare yg mengandung susu&yoghurt, bagusnya buat ngilangin bekas jerawat aja

      Hapus
  5. Bikin diy serum vit c dong mba, bhnnya distilled water, L absorcid acid, veg glycerin awet kyknya , klo cari pure L absorcid acid merk apa ya kira2?? Trims mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. pingin nyoba, tapi masih belum nemu ascorbic acid nya. pas ke toko kimia lupa nanya, tapi kayaknya disana jual. kalo temenku bikin yg dari isi kapsul suplemen vit.C, tapi katanya nggak ngefek apa2

      Hapus
  6. Airnya diganti pake air oksigen boleh kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh banget.. bagus juga buat kulit

      Hapus
  7. mirip resep ABC sleeping mask, tp yg ini ga difermentasi. ABC bisa dijadiin hair tonic ga? thanks :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, ini kan udah ada produk fermentasinya (yoghurt). ABC bisa dijadiin hair tonic kalo tahan dengan baunya hehehe

      Hapus
  8. Hai mba Lintang, umurku 14 th, aku suka baca2 bolognya, isi bologna keren,,,, Mau Tanya nih, tpi keluar dare topic diatas,,,,Ada resep buat dahi bruntusan ngga mba? Aku udah pernah cob a resep banana sleeping mask ngefek, tpi jarang buat lagi, mau buat lagi agak takut, kan kulit pisangnya juga dipake padahal Sekarang banyak pisang yang sengaja dimatangin dengan dikasih apa gitu ke kulit pisangnya. Ada resep DIY yang lain ngga? Makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih putri..
      resep diy buat bruntusan?macam2. ada fermented oat+kunyit, bedak adem, dll yg mengandung rempah2.
      dicari sendiri ya di page "DIY recipes".

      Hapus
  9. Sama aku juga ga cocok pake tretinoin, ga tahan purging nya.. Kalo yogurt ama teh nya diminum aja bisa ngefek juga ga ya? *ngaco*

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo minum yoghurt malah nggak bagus buat jerawat soalnya dairy products memicu produksi minyak.
      kalo teh hijau bagus banget, minumnya jangan pakai gula, madu aja. dikasih rempah2 efeknya lebih nendang hehehe

      Hapus
  10. Halo salam kenal mba Lintang.. Saya terkesan dgn resep2 DIYnya. Masalah jerawat di punggung saya tuntas teratasi dgn food combining lo. Di muka juga ga pernah jerawat yang sampe meradang lagi. Paling jelang mens suka muncul jerawat kecil2 di pipi. Bisa pake resep ini juga? Atau ada saran lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mbak adhya..
      ya, resep ini mungkin bisa. atau ABC sleeping mask, itu pengganti tretinoin buat aku.
      http://randomandquick.blogspot.com/2014/06/diy-vitamin-abc-sleeping-mask-100.html
      selamat mencoba

      Hapus
  11. Mbak... Klo yogurtnya pake yakult gmn? Disini ga ada yogurt semacam biokul gitu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh aja sih kalo kulitmu cocok dengan gula. soalnya yakult kadar gulanya tinggi, yg kulitnya nggak tahan gula biasanya jadi lebih berminyak atau bahkan breakout

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah