Rabu, 10 September 2014

DIY Aloe Vera Moisturizer Gel

Halo..

Kali ini saya mau share resep pelembab kesayangan saya. Mungkin banyak pecinta DIY yang sudah pernah membuat pelembab dari aloe vera yang diblender. Resep ini saya utak-atik sendiri berdasarkan resep yang udah umum. 

Cuaca akhir-akhir ini di daerah saya aneh. Pagi hari hingga jam 11 masih dingin tapi sinar mataharinya menyengat, lalu sore di atas jam 5 sampai pagi dingin lagi. Udaranya juga kering banget. Cuaca labil kayak gini bikin kulit dehidrasi. Saya dulu suka pakai minyak (zaitun, grapeseed, coconut) untuk pelembab. Ya, memang lembab sih tapi cuma kamuflase. Di luar kelihatan lembab tapi dalamnya kering. Minyak bukan solusi untuk kulit dehidrasi. Kulit yang dehidrasi harus ditangani dengan bahan-bahan yang water based dan dibantu agar mampu mengunci air.

Ada yang sedang mengalami masalah kulit dehidrasi? Ditengok yuk resep berikut ini!



Pengolahan Aloe Vera

Mengolah aloe vera itu gampang-gampang susah. Banyak orang yang bilang aloe vera malah bikin gatal atau breakout. Sebenarnya itu pengaruh jenis aloe vera, karena varietas yang berbeda memiliki kandungan aloin yang berbeda. Aloin adalah komponen berwarna kuning yang pahit, terdapat sebanyak 0,1 - 6,6% per berat kering daun (3 - 35% dari total getah aloe vera). Aloin berfungsi untuk melindungi daun aloe vera dari panas dan sinar ultraviolet. Aloin terasa gatal bahkan perih jika kena kulit, menyebabkan iritasi atau breakout. Aloin juga dapat menyebabkan diare jika termakan.

Aloe vera yang biasa digunakan untuk bahan kosmetik dan pangan adalah Aloe barbadensis Miller, jenis aloe vera yang besar dan biasa dijual di supermarket. Jika kamu tidak mau susah-susah mengolah dan ingin cari aman, beli saja aloe vera varietas ini.

Aloe barbadensis Miller yang super besar

Aloin-nya sedikit, nyaris nggak kelihatan. Nggak bikin gatal
 Aloe barbadensis Miller biasa dijual di supermarket sebagai bahan makanan

Yang ada di depan rumah saya adalah Aloe officinalis

Aloin-nya banyak sekali sampai mengalir


Cara saya mengolah jenis aloe vera yang banyak aloin-nya :

1. Kupas hingga tidak ada bagian hijau yang tersisa, lalu cuci bersih. Rendam dalam air hangat selama 30 menit


2. Buang air rendaman, bilas lagi aloe vera dengan air mengalir, tiriskan.

Siap digunakan

Saya juga pernah menggunakan Aloe barbadensis Miller, belinya di Superindo. Tinggal kupas, cuci, lalu siap dipakai.

Bahan-bahan lengkapnya :

Aloe vera siap pakai ............. 200 gram (berat basah)
Distilled water ....................... 100 ml
Gliserin ................................. 1 sendok teh
Madu .................................... 1 sendok teh
Alkohol 70% ......................... 10 tetes (= 0,5 ml)

Saya menggunakan distilled water berupa air minum merek Amidis. Boleh juga memakai aquades. Jika tidak punya distilled water boleh diganti dengan air oksigen atau air mineral.


1. Siapkan distilled water/air oksigen/air mineral sebanyak 100 ml dalam gelas.


2. Tambahkan 1 sdt gliserin. 


Gliserin bisa dibeli di toko bahan kimia atau toko bahan kue (tapi tidak semua toko bahan kue menjualnya). Gliserin harus diencerkan, jangan mengoleskan gliserin pekat pada kulit, bakal terasa panas. Kadar gliserin yang digunakan dalam moisturizer komersial pada umumnya mencapai 5%. Gliserin bersifat menyerap uap air dari lingkungan sehingga kelembaban kulit tetap terjaga.

3. Tambahkan 1 sdt madu. Nggak usah banyak-banyak, nanti lengket.


4. Aduk rata.


6. Campurkan aloe vera dengan larutan, lalu diblender hingga tercampur rata.


7. Pindahkan ke botol simpan. Nggak harus botol kaca, botol plastik pun boleh. 


Ditaruh di dalam jar plastik juga boleh, kayak produk Aloe Vera gel Nature Republic


Supaya masa simpannya lebih lama, saya gunakan alkohol. Alkohol dengan kadar di atas 15% bersifat sebagai pengawet, tetapi karena kulit saya kering dan lumayan sensitif terhadap alkohol, saya tidak berani menambahkannya banyak-banyak. Cukup 10 tetes alias 0,5 ml. Lumayan lah, moisturizer gel ini bisa disimpan selama 2 minggu, tentu saja di dalam kulkas.

1 ml = 20 tetes

Menurut pengalaman saya, alkohol juga bisa mengurangi efek gatal dari aloin. Saya belum menemu referensinya, ini dari pengalaman saja. Setelah panen aloe vera, tangan saya gatal-gatal karena kena aloin. Setelah cuci tangan pakai sabun juga masih gatal, ketika saya usap dengan alkohol 70% gatalnya reda. 

REVIEW

Teksturnya gel yang agak cair atau cair tapi agak kental. Mirip teksturnya lotion Hada Labo Alpha Anti Aging. 

Cepat meresap di kulit. Saat basah agak lengket, sampai telapak tangan bisa nempel di pipi, kayak efek Hada Labo. Lama-lama nggak lengket lagi, kulit jadi lembab banget tapi nggak berminyak. Saya suka!

Dibandingkan DIY Seaweed Moisturizer Gel jelas saya lebih suka ini. Seaweed itu hasilnya matte dan sangat oil control, cocok untuk kulit berminyak tapi kurang oke untuk kulit yang sedang dehidrasi.

Aromanya pahit-segar khas aloe vera. Saya suka baunya. Ada sensasi adem saat dioleskan. Lebih adem lagi waktu baru keluar dari kulkas. Enak deh!

Kameranya nggak bagus nih, jadi nggak keliatan efeknya

Sebenarnya kulit yang sudah diolesi dengan moisturizer ini kelihatan lebih fresh, tanpa kilap sehingga tidak kucel. Oil control tentunya nggak terlalu bagus ya, tapi ini bisa mengontrol minyak pada kulit yang dehidrasi.

Saat kulit dehidrasi, seringkali kita memproduksi lebih banyak minyak sebagai usaha untuk melembabkan kulit. Ketika kita memberi asupan air ke sel-sel kulit & mengunci kelembaban, produksi minyak otomatis berkurang karena kulit sudah terhidrasi dengan baik.

Oya, moisturizer ini bisa menghilangkan kemerahan lho. Untuk jerawat juga oke, membantu mengurangi kemerahan dan radangnya.

Untuk luka bakar juga bisa. Saya suka pakai ini jika kena percikan minyak panas di dapur, daripada harus beli Bio***cen***. Lumayan untuk mencegah luka bakar menjadi melepuh dan terinfeksi. Aloe vera kan memang bisa menyembuhkan luka bakar termasuk sunburn.

Tapi ada kelemahannya, moisturizer ini sering meninggalkan residu pada alis. Alis seperti berketombe, hehehe.. Residu ini tidak akan muncul jika disaring dulu dengan kain saring sebelum dimasukkan ke botol simpan. 

Biasanya saya membuat moisturizer gel ini untuk dibagi 2. Satu bagian untuk dijadikan DIY Sunscreen Gel, 1 bagian untuk digunakan sebagai pelembab biasa. Untuk membuat sunscreen gel tinggal saya campur dengan zinc oxide, nggak dikasih yogurt karena saya malas beli yogurt di supermarket.

(+) Formulanya sangat ringan dan cepat meresap
(+) Menormalkan kembali kulit yang dehidrasi
(+) Menyembuhkan luka bakar dan meredakan kemerahan
(+) Tidak membuat kulit saya kucel atau breakout

(-) Aloe vera yang saya tanam banyak aloin-nya, pengolahannya repot
(-) Menyebabkan residu putih yang menempel di alis (sebaiknya disaring dulu supaya tidak ada residunya)

Bikin lagi? Ya, selalu!
Recommended? Ya, jika kamu punya masalah dehidrasi (berupa kulit yang sangat kering atau sangat berminyak). 


Soal Ingredients

Aloe vera (Aloe barbadensis) leaf mengandung vitamin (A, C, E, B kompleks), mineral (zat besi, kromium, zinc, mangan, magnesium, natrium, kalium, kalsium), sterol tanaman (kolesterol, campesterol, beta-sitosterol), asam amino (asam aspartat, asam glutamat, serin, treonin, asparagin, prolin, glisin, alanin, valin, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, lisin, histidin, arginin), enzim, karbohidrat (d-glukosa, d-mannosa, arabinosa, galaktosa, xylosa), juga mengandung asam salisilat (salicylic acid), anthraquinone, lignin dan saponin.

Aloe vera bersifat sebagai astringent, antioksidan, anti peradangan, antibakteri (beberapa spesiesEnterococcus bovis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Proteus vulgaris, Proteus mirabilis, Pseudomonas aeruginosa, Morganella morganii, and Klebsiella pneumoniae), anti perspirant.

Aloe vera digunakan dalam industri kosmetik & DIY skincare sebagai pelembab dan anti aging. Gel aloe vera dapat menenangkan kulit dan mengatasi luka bakar (termasuk sunburn). Aloe vera baik untuk kulit yang berminyak & berjerawat karena mengandung salicylic acid yang dapat mengontrol sebum & mengobati jerawat. Aloe vera mengandung senyawa aloin yang diketahui dapat memblokir 30% sinar ultraviolet. Namun, aloin juga dapat menyebabkan iritasi. 


Ada orang yang alergi terhadap aloe vera, dan biasanya juga alergi terhadap beberapa tumbuhan lainnya dari famili Liliaceae (bawang, lili, tulip). Reaksi alergi berupa ruam, gatal, merah, bengkak, bahkan sesak nafas dan sakit pada tenggorokan atau dada.

Ibu hamil tidak boleh mengonsumsi aloe vera sebagai makanan karena dapat menyebabkan kontraksi uterus yang memicu keguguran. Begitupula dengan ibu menyusui, tidak dianjurkan mengonsumsi aloe vera karena dapat menyebabkan penurunan kadar kalium dalam darah. Penggunaannya secara topikal (dioleskan pada kulit) tidak berbahaya dan aman bagi ibu hamil maupun menyusui.

Sekian resep dan reviewnya. Semoga bermanfaat!


Referensi:


Disclaimer:

1. Review ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi. Hasilnya dapat berbeda-beda di tiap orang, tergantung toleransi individu terhadap aloe vera, kondisi kulit, jenis aloe vera yang digunakan dan cara pengolahannya.
2. Artikel ini boleh dicopy atau dikutip dengan perubahan, dengan mencantumkan link blog ini sebagai sumbernya.

50 komentar:

  1. Aloe vera ku ada bintik putih2nya.. Itu jenis apa mba? Aloinnya bening. Ga bau bgt juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh, itu aloe vera varietas chinensis. ya, emang nggak terlalu bau pahit..

      Hapus
  2. Pas bangeeeet kulit saya lagi kering dan gatal ini padahal nggak ganti kosmetik :(
    Kering kasar nggak banget deh... mana gatal...
    Saya pakein minyak lumayan tp nggak bantu juga ya...
    Aloe vera bagus ya?
    Berburu lidah buaya ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku dulu sering gitu, kalo musim kemarau kumat gatal & keringnya, sampai ngelupas merah2. dikasih minyak cuma ngurangin keringnya, tapi nggak ilang gatalnya
      mungkin aloe vera bisa membantu. beli aja yang gede di supermarket, nggak bikin gatal tuh..

      Hapus
  3. Yey, akhirnya mba Lintang bikin resepnya ^^
    dari kemaren2 pengen bikin moisturizer dari aloe vera, sampe akhirnya nanam aloe vera di depan rumah tapi tumbuhnya jd item .__. gara2 kutanam di tanah bekas abu vulkanik sih mba, haha ^^

    dahiku lagi kering banget mba, gegara obat jerawat kayaknya. Dahiku emang jerawatan, dipakein obat jerawat lumayan kurang jerawatnya, tapi malah jd kering. Pake pure olive oil brand sebelah ga mempan .___. trus mo nyoba moisturizer dr aloe vera.

    Pantesan aku pernah nemu aloe vera gede dijual di Superindo, ternyata emang buat pangan dan kosmetik ya mba. Murah juga sih sebatang gede, bisa disimpen di kulkas hehe. Adekku lg perawatan rambut rontok pake itu.

    Eh jadi kepanjangan. Intinya: Thanks resepnya mba, and salam kenal! Dulu aku pernah komen tp pake nama 'kid' di postingan mba yg lama (lupa haha)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, warnanya bisa ngikutin media tumbuhnya ya? hehe.. pasti lucu tuh aloe vera warnanya item
      aku udah pernah merasakan punya kulit kueriingg bgt tapi dikasih berbagai minyak nggak mempan. kayaknya yang berpengaruh buat melembabkan itu terutama gliserin, kalo aloe vera aja nggak terlalu. gliserin daya ikat airnya juara banget

      aku suka beli aloe vera gede itu buat bikin es campur, kalo pakai aloe depan rumah nggak berani, banyak banget aloinnya, bikin diare (pernah nyoba sekali). aku beli 1 bisa buat bikin macem2 : es campur, moisturizer, sunscreen, hair tonic, masker rambut. soalnya gede sih

      salam kenal juga intan.. oya, aku ingat nama "kid" itu hehehe..

      Hapus
  4. Waaw ada yg baru lagi :D
    Masker beras+bengkoang+kencur buatanku masih 1 jar haha, enak deh buat scrubbing n muka jadi aluuus

    Kak kalo bikin resep ini tapi ga pake gliserin n alkohol gmn? Jadi cuma lidah buaya d blender kaya bikin seaweed moisturizer. Apa masih bisa bikin kulit lembab yaa?
    Trus kalo lidah buaya ini gaperlu d rebus dulu kah? Sapa tau getahnya ilang hehe *sotoy

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. aku masih ada persediaan masker kering banyak (bedak adem, beras putih, ketan item). buat luluran aja biar cepet abis

      ya, bisa aja. resep aslinya memang gitu. nggak perlu pakai alkohol kalo kamu pakai lidah buaya yang nggak banyak aloinnya. kalo tanpa gliserin, madunya dibanyakin aja.

      direndem air hangat aja. kalo direbus sayang asam amino & vitaminnya banyak yg ilang

      Hapus
    2. Kak gliserin di jual d apotek kaya kimia farma gitu gak?

      Hapus
    3. kurang tau.. kata orang sih ada, tapi aku belum pernah cari disana

      Hapus
  5. Waaahh...ada yg baru lagi. Jadi pengawetnya cuma alkohol ya mba? Ga bsa diganti lemon essential oil gitu misalnya? Btw skalian nanya, waktu bikin pitera toner buih stelah 3 jam cuma sedikit gapapa ya? Trus setelah disimpen di kulkas kan ada endapan, ngga usah dikocok kan?biar terus ngendap aja kan?cmiiw

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, cuma alkohol nih. boleh kok diganti yang lainnya. mau essential oil/rebusan jahe/air jeruk nipis/ekstrak kulit jeruk/natrium benzoat boleh. aku sengaja pakai alkohol sekalian untuk mengurangi efek aloin yang bikin gatal.

      iya, gelembungnya memang cuma dikit (kecuali kalo kadar gula nasinya tinggi). ya, ada endapan nggak usah dikocok lagi, kita pakai yang bening aja

      Hapus
  6. Wah pengen nyobain nih... Kalo aloe nya pake yg dah jadi kayak nature republic gitu gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk dicoba mbak.. pakai nature republic bisa, tapi nggak usah dikasih air & alkohol lagi. kan udah gel gitu bentuknya & udah ada pengawetnya

      Hapus
  7. lidah buaya yg aku tanam kyk punya mbak lintang, banyak aloinnya. ternyata selama ini aku salah pengolahan, jd agak gatel di kulit :D ntar aku coba olah sesuai tips mbak lintang. makasih resepnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti nggak kamu rendam air hangat ya? dulu pertama kali pakai aloe vera jenis ini aku juga asal kupas & cuci, kebiasaan beli di superindo. hasilnya bencana, hehehe..
      oke, sama2.. selamat mencoba

      Hapus
  8. akhirnya dishare jg :) dari dulu aku pingin bikin pelembab aloe vera tp ga tau caranya. thanks mba :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo dicoba, gampang kok.. oke, sama2

      Hapus
  9. Di Jakarta juga cuacanya lagi panas banget Ka. Kayanya DIY Aloe Vera Moisturizer Gel nya bisa bermanfaat banget nih. Oia Ka aku pernah pake tuh Nature Republic Aloe Vera Gel buat pelembab tapi kok malah breakout ya? Muka ga lembab malah bruntusan yang ada :( Apa aku ga cocok sama kandungan aloe vera nya ya? Anyway keren Ka postingan DIY nya. Keep writing ya Ka ^_^

    -Linda-

    BalasHapus
    Balasan
    1. nature republic aku lihat mengandung glyceryl polyacrylate (bahan pembuat gel), nggak semua orang cocok sama bahan ini, aku aja breakout kalo pakai kosmetik yang mengandung itu. nature republic itu juga rich banget meskipun bentuknya gel, gliserinnya 20%, ada sodium hyaluronate juga. ya mungkin itu yang bikin breakout. aloe vera nya mungkin enggak ya, soalnya udah diolah secara modern sehingga aloinnya hilang.

      makasih linda..

      Hapus
  10. kalo airnya diganti kangen water?tanpa alkohol tahan berapa lama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh..yang penting cocok sama airnya
      tanpa alkohol tahan 4-5 hari. produk DIY yang mengandung air kalo nggak dikasih pengawet max cuma segitu

      Hapus
  11. wah...seru ni kayaknya, mau coba ahh...kalau di fermentasi gimana?
    - hesti -

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga pernah bikin yang fermentasi, madunya agak banyak (2 sdt), ragi 1 sdt &nggak dikasih alkohol dulu
      jadinya lembab banget di kulit tapi agak lengket.cocok buat maskeran untuk muka & rambut

      Hapus
    2. makasih infonya ya lintang, mau nyobain yg fermentasi...
      sekali rengkuh dayung, dpt masker rambut dan muka...

      Hapus
    3. sama2.. iya, dicoba aja hehe..

      Hapus
  12. hoho, kulit ku bgt. cocok buat dicoba, cuma susah euy cari gliserin daerah ku :(
    lintang, liat perawatan mulu dulu masih kucel (hehehe maaf) mukanya sama bgt deh. cm bedanya aq lbh telat dah emak2 gni baru sadar, yg buat ngecilin pori2, sama memperbaiki tekstur muka krn gradakan. dari regime mu itu apa? I guest sie, masker pisangnya deh. cuma lmyan banyak, jd bingung kapan gantian pakenya hohoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. tanpa gliserin nggak apa2, tapi madunya dibanyakin
      hehehe.. iya dulu aku kucel banget. kalo ngecilin pori paling ampuh pakai scrub yang dicampur rempah2 (bahan scrubnya bisa oatmeal/tepung/beras yang digiling)

      memperbaiki tekstur muka yg gradakan pakai aneka toner. toner pertama yang aku coba itu seduhan teh, sesuai resep2 tradisional. itu lumayan banget buat mengurangi radang pada jerawat & lumayan bikin kinclong. toner modifikasi yang pertama aku coba & efeknya signifikan itu saccharomyces toner alias DIY pitera.

      dulu sempet nyoba tretinoin dengan harapan gradakan ilang, nggak tahan dengan kulit ngelupas. akhirnya diganti dengan ABC sleeping mask, oke banget di aku.

      Hapus
  13. Hi Lintang..ini Kemya..
    Aku pernah buat ABC sleeping mask 2x..yg pertama cuma pake tomat + wortel aja..yang kedua pake tomat + wortel + pepaya...
    Tapi anehnya utk yg campuran tomat+wortel+pepaya setelah disaring dan aku masukin ke kulkas tetep terjadi fermentasi (tetep keluar gelembung2nya) dan jadi lebih kental cairannya. Akhirnya aku buang krn takut wajahku breakout/iritasi kalo tetap aku paksain pake. Ada yg salah dengan caraku buat ? Mohon pencerahannya dong Lintang..
    Beli gliserin + zinc oxide di Semarang di mana ya Lintang ?
    Trims before utk jawabannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo kemya..
      wah, aneh ya.. harusnya kalo udah di kulkas berhenti lho fermentasinya. mungkin memang kadar gula di pepayanya ketinggian. bisa juga karena sirkulasi udara dingin dari kulkas nggak merata jadi botolnya nggak terlalu dingin.
      ya, kalo udah mengental gitu buang aja, daripada muncul efek aneh2 di kulit.
      gliserin & zinc oxide dijual di toko indrasari (jl. stadion selatan)
      sama2..

      Hapus
  14. klo asam jawa gimana mba??? ktny oke bgt buat kulit.. hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku pernah nyoba, clekit2.. tapi enak kalo dikasih madu, nggak terlalu clekit. bagus sih buat peeling

      Hapus
  15. Pantesan selama ini pakai aloevera jadi suka gatal. Kalau pakai dirambut juga nanti rambut jadi kering kusut susah disisir. Itu apa karena aloin nya juga ya? Kalau pakai aloevera yang banyak bintik2 putihnya itu bisa juga gak? Btw thanks a lot ya mba, sudah menyelamatkan kulit dan dompet saya. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aloe vera gel memang bikin rambut kusut & kering (bukan karena aloin), makanya aku buat masker aja, trus keramas.
      ya, aloe vera apa aja bisa. kalo banyak aloin coba diolah kayak caraku +kasih alkohol dikit.
      sama2..

      Hapus
  16. kl buat sunscreen zinc oxide dicampur ke larutan atau pas mau make diwajah? takarannya brp? bikin air jahe gmn kak? diparut trs diperas? aku punya jahe kering, kl diseduh air panas disaring gitu bs g ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. zinc oxide 10-20% dari adonan aloe. kalo 10% nanti jadinya SPF 15. biasanya aku bikin banyak sekalian terus disimpan di kulkas.
      biasanya jahe aku parut, lalu peras.
      jahe kering digeprek,lalu direndam air panas, baru disaring.

      Hapus
  17. aku pake aloe yang banyak aloinnya juga, perlakuannya sama aja cuma dicuci trus diusep di wajah buat masker... anehnya ga gatel-gatel banget sih cuma daerah t-zone minta digosok mulu jadi macem peeling gitu deh.. komedonya berjatuhan. ajaib xD

    tapi abis gini aku rendam dulu deh, takut ntar malah kenapa-kenapa kalo keseringan.

    eh mbak kalo untuk ibu hamil ga boleh pake kira-kira alternatifnya apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul juga sih, aloin bisa buat peeling, bisa ngangkat komedo & daki. kalo di tanganku jadi gatal, tapi kalo digosok kayak daki berjatuhan gitu.
      sebenernya nggak apa2 lho kalo nggak direndam (asalkan kulit kuat & nggak bikin breakout)

      ibu hamil boleh pakai aloe vera untuk dioles kok, tapi kalo dimakan/diminum nggak boleh

      Hapus
    2. berarti ga papa ya, soale mengurangi kerepotan dengan merebus air hangat hahaha *mager detected* alhamdulillah kulit juga ga breakout, malah terbantu bersihin t-zone.

      Hapus
    3. hehehe.. iya, nggak masalah.
      aloin sebenernya juga nggak bikin aku breakout tapi gatalnya itu nggak tahan hehe..

      Hapus
  18. Mbak, hasilnya ini bener2 gel atau agak Cair? Soalnya kemarin aku buat agak Cair,,,,makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. punyaku agak cair kayak putih telur. ada temenku yang bikin bisa bentuk gel kayak gelnya mediklin TR. mungkin pengaruh jenis lidah buayanya.
      oya, makin lama disimpan juga biasanya makin cair..

      Hapus
  19. kalo tanpa gliserin dan alkohol gimana kak?
    apa masih bisa digunakan? bisa tahan berapa lama ??
    oh ya mau tanya dong klo ubi jalar macem ubi jalar ungu, atau kuning gitu apa bis dijadikan bahan perawatan kulit? lagi banyak stok nih dirumah dikasih sodara yg habis panen, hehe, bingung mau diapain...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, masih bisa.. mungkin sekitar 5 hari
      ubi jalar tinggi antioksidan, terutama yg ungu, bagus buat anti aging. dijadiin masker, tapi harus diolah dulu soalnya ada antinutrisinya. baiknya dijemur dulu sampai kering, baru digiling. jadinya masker kering yg bisa disimpan.
      masker basah juga bisa, direbus aja trus dihancurkan. oke juga dicampur rempah2 & madu.

      Hapus
  20. Hadeh kak Lintang, nyari glicerin di tempatku gak ada ..... huaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. di kotamu ada toko bahan kimia? kalo kamu nyari di apotik nggak bakal ketemu deh, hehe..

      Hapus
  21. Kakk kalo buat rambut jadi lengket2 gitu gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, jadi lengket & kaku. harusnya jadi masker rambut aja, bukan hair vitamin

      Hapus
  22. Apa bisa gel lidah buaya ini dipakai setiap pagi dan sore? Trus saya agak parno nih.. kalo pake lidah buaya di wajah bisa tumbuh bulu ga seh? (Kan lidah buaya terkenal dgn obat untuk penumbuh bulu)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe nggak dong.. gen pengatur tumbuhnya rambut di wajah dan kepala kan beda
      aloe vera nggak bakal bikin rambut di wajah selebat rambut kepala

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah