Selasa, 16 September 2014

DIY Black Toner

Hai..


Black toner ini adalah favorit baru saya. Baru pakai selama 1 minggu. Sebelumnya saya pakai black saccharomyces toner (black pitera / toner ketan hitam fermentasi). Berhubung harus berpergian, saya nggak bisa bawa toner DIY yang fermentasi. Akhirnya bikin toner tanpa fermentasi aja deh. Ternyata di luar kulkas 3 hari pun masih bagus.

Biarpun warnanya hitam, jangan takut hasilnya bakal bikin muka hitam permanen. Saat udah meresap, warna kulit kembali seperti semula.

Black gothic toner
Warnanya mirip jamu brotowali



Bahan :

Beras ketan hitam ............. 2 sendok makan
Air .................................. 200 ml
Teh hitam celup................. 1 kantong
Jintan hitam ..................... 1 kapsul
Madu ..............................  1 sendok teh



Cara membuat :

1. Beras ketan hitam yang sudah dicuci bersih direbus dengan 200 ml air hingga volume air berkurang setengahnya, tidak perlu sampai ketannya matang.



2. Gunakan air rebusan ketan untuk menyeduh teh.


3. Keluarkan isi kapsul jintan hitam. Boleh pakai jintan hitam bubuk atau minyak, tapi 1 kapsul aja ya. Kalo kebanyakan nanti panas di muka.



4. Tunggu hingga agak dingin (hangat-hangat kuku), lalu campurkan dengan 1 sendok teh madu, aduk rata.



5. Biarkan hingga bubuk jintan hitam mengendap. Pindahkan airnya ke botol kaca yang sudah disterilkan. 



REVIEW

Saya suka aroma toner ini, menurut saya segar, lebih dominan wangi teh dan jintan hitam. Nggak ada bau asam seperti toner fermentasi. 

Saya apply pakai kapas, ditepuk-tepukkan ke wajah, Setelah itu nggak perlu cuci muka lagi. Nggak bikin kulit jadi hitam atau kusam kok. Malah mencegah muka jadi berminyak, tapi juga nggak matte banget. Jadinya glowy yang sehat, kulit juga jadi lembab.

Ada jintan hitam dan madu, sehingga baik untuk kulit yang berjerawat. Saya sedang nggak jerawatan sehingga kurang tau efeknya untuk jerawat, yang jelas bisa mengurangi radang pada luka. Tangan saya luka kena cakar kelinci, saya kasih toner ini bisa cepat kering lukanya.

Ketan hitam dan teh hitam bermanfaat untuk mengurangi hiperpigmentasi, mencerahkan kulit, dan anti aging. Saya punya bekas luka dan bekas jerawat di muka, juga fine lines di sekitar mata. Dulu lumayan parah, sekarang agak memudar, tapi saya kurang tau itu efek DIY yang mana. Saya kan memakai macam-macam DIY dan juga minum suplemen.

Yang paling saya suka, toner ini bisa bertahan 3 hari di luar kulkas, waktu sampai rumah saya masukkan kulkas, 3 hari berikutnya masih layak pakai. Tadi barusan saya bikin yang baru karena yang kemarin udah habis. Toner ini cocok lho buat anak kost yang nggak punya kulkas, hehe..

Tapi itu tergantung prosesnya steril atau tidak. Peralatan (gelas, sendok) saya rendam dulu di air panas sebelum dipakai. Botolnya juga saya bilas dengan alkohol, lalu dikeringkan sebelum digunakan. Jika tidak begitu, saya nggak yakin toner ini akan tahan lama.

(+) Lebih tahan lama daripada toner fermentasi
(+) Aromanya segar 
(+) Efek yang saya rasakan yaitu membuat kulit jadi glowy dan lembab, mengurangi radang pada luka (dan jerawat)

(-) Saat pertama diaplikasikan ke wajah warnanya gelap seperti kusam, tapi cuma sementara

Bikin lagi? Iya
Recommended? Ya, untuk semua jenis kulit, terutama yang memiliki masalah 
  • jerawat dan bekas jerawat
  • aging (kulit kendur, kerutan, dark circle)
  • kulit kering
Ibu hamil tidak boleh menggunakan jintan hitam, sedangkan ibu menyusui boleh menggunakannya.


Tentang Ingredients

Ketan Hitam 

Beras ketan hitam mengandung antioksidan yang tinggi. Total aktivitas antioksidan pada beras ketan hitam berkaitan dengan kandungan total fenolik, flavonoid, dan anthocyanin. Fenolik pada beras ketan hitam adalah protocatechuic, vanillic, dan ferulic acid. Anthocyanin pada beras ketan hitam adalah cyanidin-3-glucoside, cyanidin-3-rutinoside, dan peonidin-3-glucoside. Kandungan total fenolik, flavonoid dan anthocyanin beras ketan hitam lebih tinggi daripada beras putih, merah maupun coklat. 

Black Rice Packs a Powerful Antioxidant Punch

Anthocyanin merupakan pigmen yang memberi warna ungu gelap pada ketan hitam. Anthocyanin bersifat sebagai antioksidan, anti inflammatory dan anti karsinogenik. Anthocyanin juga terdapat pada blueberry. Menurut seorang pakar pangan Dr. Zhimin Xu, hanya 1 sendok makan ketan hitam mengandung antioksidan anthocyanin yang lebih banyak daripada 1 sendok makan blueberry, tapi dengan lebih sedikit gula, lebih banyak serat dan vitamin E.

Aneka beras (termasuk ketan hitam) harus diolah dulu sebelum dikonsumsi atau digunakan sebagai skincare karena mengandung beberapa zat anti nutrisi :
  • asam fitat : tidak baik untuk pencernaan karena mengurangi pemanfaatan mineral  dan protein (dengan mengikat kalsium, fosfor, zat besi dan protein).
  • trypsin inhibitor  : mengurangi kecernaan protein di usus
  • hemaglutinin-lectin : mengurangi kecernaan nutrien karena mengikat reseptor karbohidrat di saluran pencernaan
  • oryzacystatin (enzim yang mendegradasi protein) : tidak baik untuk pencernaan, juga untuk kulit karena sel-sel kulit mengandung protein
  • allergen : dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit

Cara pengolahan beras minimal direndam. Bisa juga dijemur, atau lebih baik lagi dimasak (rebus/kukus/sangrai) untuk menghilangkan zat anti nutrisi.

Black Tea


A perfect Taste Of Black Tea

Secara keseluruhan, black tea memang punya kandungan antioksidan yang lebih sedikit daripada green tea, tapi itu bukan berarti black tea lebih jelek. Green tea terkenal dengan kandungan antioksidannya yang disebut epigallocatechin gallate (EGCG) sedangkan black tea mengandung thearubigin, theaflavin dan kafein.  Kafein pada black tea lebih tinggi daripada green tea. 

Average Caffeine Content

Black tea lebih cocok untuk menangani masalah aging. Kafein yang bersifat sebagai anti-inflammatory telah diteliti dapat mengurangi dark circle dan mengencangkan kulit yang kendur.

The Black Tea collection consists of must-have beauty mainstays for gorgeous, glowing, younger-looking skin
Brand Fresh dengan rangkaian produk "black tea age-delay"
Black tea memang berfungsi sebagai anti aging

Jintan Hitam

Jintan hitam/black cumin (Nigella sativa) mengandung thymoquinone, p-cymene, α-thujene, thymohydroquinone dan longifolene di dalam essential oil nya, Sifatnya adalah antioksidan, anti jamur, anti bakteri, analgesik (pereda nyeri), anti inflammatory, anti histamin (anti alergi). 

Jintan hitam juga mengandung zat gizi yang penting
  • asam lemak : myristic acid. palmitic acid. palmitoleic acid, stearic acid, oleic acid, linoleic acid (omega-6), linolenic acid (omega-3), arachidonic acid
  • protein
  • vitamin B kompleks : thiamin, riboflavin, pyridoxine, niacin, folacin
  • mineral : kalsium, zat besi, copper, zinc, fosfor

Jintan hitam juga digunakan untuk pengobatan beberapa masalah kulit seperti jerawat, psoriasis, eksim, kulit kering, ketombe, luka, dan infeksi jamur Candida albicans. Manfaatnya untuk kesehatan lebih banyak lagi (anti kanker, diabetes, asma, dan berbagai penyakit ringan maupun berat). 

Ibu menyusui boleh menggunakan jintan hitam. Jintan hitam justru digunakan sebagai suplemen ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI. Ibu hamil harus menghindarinya karena dapat memicu kontraksi uterus.


Madu

Nutrien yang terkandung dalam madu yaitu vitamin B kompleks (thiamin, riboflavin, niacin, panthotenic acid, pyridoxine), vitamin C, kalsium, copper, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, natrium dan zinc.

Zat antibakteri dalam madu yaitu hydrogen peroxide (tidak ada dalam manuka honey), lysozime dan flavonoid. Hydrogen peroxide mengaktifkan makrofag pada sistem imun, makrofag bertugas "memakan" mikroba dan sel-sel tubuh yang telah mati.

Madu menstimulasi kulit untuk memproduksi hyaluronic acid. Dengan hyaluronic acid, kulit mampu mengikat air sehingga kelembaban dan elastisitasnya terjaga. 

Madu banyak digunakan dalam DIY skincare untuk :
  • Melembabkan kulit
  • Mempercepat penyembuhan luka dan bekas luka
  • Menyembuhkan luka bakar dan peradangan
  • Mencegah & merawat eksim, psoriasis, acne
  • Mengurangi bekas jerawat
  • Mengurangi garis halus
  • Mengencangkan kulit

Sekian resep kali ini. Semoga bermanfaat ya..

Referensi:

Disclaimer:
1. Review dibuat berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda-beda di tiap orang tergantung jenis kulit, kecocokan terhadap bahan, kualitas bahan yang digunakan dan cara pengolahan.
2. Artikel ini boleh dicopy atau dikutip dengan perubahan, dengan mencantumkan link blog ini sebagai sumbernya.





36 komentar:

  1. haii lintang...
    itu tonernya lengket gak ya, karena ada madunya..kemarin bikin yg aloe vera moisture gel koq lengket2 gitu ya, pdhl madunya tidak ada 1 sdt.
    - hesti -

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mbak hesti..
      nggak lengket sama sekali, mungkin karena kulitku kering. yg aloe vera nggak lengket juga pas kulit aku dehidrasi, begitu udah balik ke normal terasa sedikit lengket karena gliserinnya. kalo lengket gliserin & madunya dikurangi aja

      Hapus
  2. mbak, aku uda nyoba black pitera loh tp dari ketan kukus. rencana mau bikin dari ketan rebus eh malah ada resep baru. mau nyoba ahh hihihi. berarti toner yang ga difermentasi shelf lifenya lbh panjang ya mbak? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo bikin yang ini juga, hehehe..
      iya, toner yang nggak difermentasi & nggak mengandung sari buah/sayur lebih panjang shelf life nya, apalagi kalo ditambah madu & rempah2

      Hapus
  3. black gothic toner ahahaha bisa aja kasih namanya :D
    klo jamu brotowali kira2 bisa buat toner gak yaa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. soalnya made by a goth hehe..
      bisa, brotowali bagus buat mengobati jerawat & iritasi, tapi harus bikin sendiri soalnya kalo di tukang jamu udah dicampur macam2

      Hapus
  4. Aaa. Kayaknya lebih gampang drpd yg lain. Jd pingin nyoba tp alergi madu. Oiya Requet artikel ttg large pore udh ada blm sih? Kalo blm kasih tips buat kulit large pore cenderung berkomedo dong kak! Makasih ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak usah dikasih madu juga bisa..
      untuk large pore aku nggak tau resepnya. dulu pori2ku gede banget, sekarang udah agak mengecil sih sejak beralih ke DIY. tapi nggak tau mana yg paling ngaruh. kalo mau cobain aja resep2 DIY ku terutama yg masker beras2an, oatmeal, rempah. itu kayaknya yg paling ngefek buat pori2 soalnya sifatnya deep cleansing.

      Hapus
    2. Masih berasa efek lembabnya kah? Kalo ada nyoba ah. Thx ya kak

      Hapus
    3. iya, ketan hitam soalnya lebih lembab dari beras yg lainnya.
      oke sip.. sama2

      Hapus
  5. Hamil pake jintan ga papa kah Lintang ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang aku baca untuk diminum nggak boleh. tapi kalo diolesin ke kulit nggak ada larangan, asalkan dikit.. mungkin 1/2 kapsul aja

      Hapus
  6. Asiik...ada resep baru lg. Kalo pake green tea bubuk yang biasanya buat bahan kue itu kira2 bisa nggak ya mba? Trus dia bisa berfungsi sbg pengawet alami jg ngga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk dicoba mbak.. pakai green tea bubuk bisa.
      setau aku daun teh kering itu shelf life nya panjang tapi nggak bisa mengawetkan bahan lainnya
      kecuali tea tree oil, itu memang pengawet alami

      Hapus
    2. Oo ku kira sama2 yg dr teh bsa mengawetkan.hehe.pake essential oil lemon lumayan sih itu si pitera seminggu lebih masih belum bau.aroma lemonnya kuat bgt.aju pake storm bruntusan.curiga oatnya.

      Hapus
    3. minimal bisa memperpanjang umur produk sampai seminggu kalo dicampur teh, hehe..
      mungkin alergi gluten mbak.. banyak orang yang nggak cocok sama oatmeal

      Hapus
  7. Hallo Lintang sy Ratu di Serang Banten. Sy sdh mencoba beberapa resep DIY mu yg jg cocok utk kulit berjerawat. Usia sy 44th, dulu gk prnh berjerawat, tp skrg bermasalah bngt, stlh mncoba bbrp resep DIY mu skrg mulai trlihat hasilnya. Sy paling males ngerawat muka krn kesibukan bekerja dn mngurus anak2. Klo ada resepmu ug baru pst sy coba solanya bahannya mudah didapat dn gk bikin kantong bocor hehe.. Cm gliserin aja yg blm sy dapatkan. Trmksh ya Lintang, jgn bosen2 berbagi ilmunya, sukses selalu untukmu.. :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mbak.. salam kenal
      sebetulnya yang bikin kulit bermasalah itu karena nggak rajin merawatnya (selain nggak cocok sama ingredientsnya).
      hehe.. resep diy selalu aku usahakan yang gampang dan murah, untungnya cocok.
      gliserin biasanya dijual di toko bahan kimia, di serang pasti ada toko bahan kimia.
      sama2..

      Hapus
  8. mba kalo ketan hitamnya diganti beras putih biasa bisa ga? jadi campuran beras putih, tehnya chamomile, habattussauda? ada juga teh dari tong jie yg macam2 rasa dari ekstrak strawberry,peach,lemon asli. bisa dipakai untuk campuran toner gini gak yaaa???

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa, beras putih juga bagus sih. teh rasa buah bisa. yang strawberry manfaatnya untuk anti aging, lemon untuk kulit acne prone & oily, peach untuk kulit kering.

      Hapus
  9. Bisa utk berapa hari ya mba kalo diluar kulkas....

    BalasHapus
    Balasan
    1. 3 hari kayaknya bisa..punyaku juga 3 hari

      Hapus
  10. Halo lintang,Aku gak punya kapsul jintan hitam,tapi punya kapsul suplemen yg isinya kombinasi minyak jintan hitam+zaitun+propolis,kira2 bisa dipake buat gantiin bubuk jinten hitam gak? Maturnuwun,

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa.. malah bagus lho. zaitun & propolis kan juga bermanfaat untuk kulit, boleh banget dijadikan bahan DIY skincare

      Hapus
    2. Hai Lintang
      Selama beberapa bulan ini,aku pake toner yang dibuat Lintang di blog ini,sejauh ini bagus banget buat kulitku.Tapi apakah toner2 ini aman dipake berdampingan sm skin care pabrikan kayak pelembab gitu?Apakah toner ini gk berekasi negatif sm pelembab yang biasa saya gunakan?Saya mw terus pake toner2 resepnya Lintang,karena ud terbukti bagus di kulit n minim bahan kimia soalnya. Makasih y Lintang.

      Hapus
    3. halo ria..
      iya, toner diy boleh dipakai bersamaan skincare pabrikan. nggak apa2. aku sering lho pakai toner & moisturizer diy lalu ditumpuk sunscreen pabrikan.
      aku ikut seneng kalo resepku cocok di kamu. sama2 ria..

      Hapus
    4. mbak pakai sunscreen apakah ? masih parasol ?

      Hapus
    5. iya, masih parasol yg ungu. aku cocoknya cuma itu..

      Hapus
  11. Update progress. Udah 3 hari pake ramuan ini tapi di mukaku malah jadi kusam, trus pori-pori menghitam gitu jadi kudu diekstrak dulu (soalnya kalo di exfo biasa ga bakal mempan. kalo jerawat sih mungki karena aku mau dapet, tapi biasanya pake acv pas lagi dapet malah menekan jerawat, kalo pake ketan hitam malah muncul buanyak. ga cocok apa ya? belum tau kalo dibuat masker sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, warna hitamnya suka nyangkut di pori2, blackheads yang belum oxidize (masih putih) jadi ikutan hitam2 gara2 toner ini. tapi aku malah suka, jadi indikator daerah yang perlu dibersihkan.

      oh, mungkin kamu nggak cocok sama ketan hitam atau jintan hitam.. atau mungkin juga detox. jerawat detox bisa dibedakan dengan jerawat breakout.

      kalo detox biasanya muncul di daerah yg udah biasa jerawatan/yg biasa keluar minyak berlebih, atau di daerah yang menurut acne face map berhubungan dengan organ liver, ginjal, paru2
      gambar acne face map --> http://s.doctoroz.com/sites/default/files/im_uploads/4_106_FacialChart_MEDIA.jpg

      sedangkan jerawat breakout munculnya dimana aja, termasuk di daerah yang bukan langganan minyak & jerawat

      Hapus
    2. jerawatnya biasa muncul di tempat biasanya berjerawat. kalo dari gambar sih bener yang ditunjuk di tempat-tempat liver, kidneys sama lungs. maksudnya apa gitu? #gagalpaham xDDD

      Hapus
    3. ya, itu lagi detox..
      kalo breakout munculnya bisa di mana aja, nggak cuma di tempat2 itu
      biasanya gitu sih..

      Hapus
  12. Mba, kl biar awet pake natrium benzoat itu ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, kalo mau lebih awet pakai natrium benzoat tapi jadi nggak bebas pakai skincare lainnya karena nggak boleh bareng vit C atau E

      Hapus
  13. hai kak..
    susah nih nemu ketan hitamnya, byk nemunya tepung ketan hitam kak..kalo diganti beras merah atau putih gimana kak? beda kandungan kah?
    ohh iya, itu jintan hitam sama madu nya rajin kakak minum atau cuma utk campuran ramuan aja?
    harus disimpan di botol kaca ya kak??

    BalasHapus
    Balasan
    1. daripada beras putih lebih baik beras merah lho..
      iya, aku juga rajin minum jintan hitam & madu, bagus buat kesehatan sih..
      nggak harus kaca, plastik juga bisa. kan bukan fermentasi

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah