Sabtu, 20 September 2014

DIY Makeup Remover (Alcohol & Oil Free)

Halo teman-teman..

Banyak wanita suka ber-makeup, tapi nggak tahan dengan makeup remover yang mengandung alkohol. Alternatifnya adalah menggunakan cleansing oil, baik produk komersial maupun bahan alami. Tapi ternyata nggak semua orang juga tahan dengan minyak, ada yang langsung breakout setelah menggunakan minyak meskipun alami.

Awalnya saya suka menggunakan aneka minyak (olive, grapeseed, VCO, RBD coconut) sebagai bahan skincare termasuk makeup remover. Masalahnya saya ini comedo prone. Blackheads bakal tumbuh subur jika saya menggunakan skincare yang mengandung minyak, wax atau butter di muka. Sekarang saya menghindari bahan-bahan itu untuk muka, untuk badan sih nggak apa-apa.

Saya masih bertahan dengan VCO sebagai makeup remover sampai akhirnya saya menemukan DIY makeup remover ini tanpa sengaja. Awalnya saya berniat membuat toner, tapi gliserinnya kebanyakan. Ternyata bisa digunakan untuk menghapus makeup. Nah, sekarang saya share resepnya, siapa tau ada yang berminat membuatnya.

Dijamin bebas alkohol dan minyak


Bahan :

Beras putih ...................... 3 sendok makan
Air ................................... 200 ml
Gliserin ............................ 4 sendok makan (60 ml)
Madu ...............................  1 sendok teh (5 ml)


Cara membuat :

1. Beras sebanyak 3 sdm yang sudah dicuci bersih direbus dengan 1 gelas kecil air (200 ml) hingga mendidih dan airnya berkurang hingga setengahnya. Beras tidak perlu direbus sampai matang.


Sampai airnya tersisa kurang lebih 100 ml

2. Biarkan hingga agak dingin, setelah itu tambahkan  4 sdm gliserin.


3. Tambahkan 1 sendok teh madu


4. Aduk hingga rata, simpan dalam botol kaca, lalu masukkan ke kulkas.


Jika disimpan dalam kulkas bisa tahan selama 1 minggu tanpa pengawet. Makeup remover ini bisa dijadikan toner jika ditambah dengan air rebusan beras sebanyak 100 ml lagi.

Kalo nggak punya gliserin gimana dong? 

Ganti aja dengan EVOO/ rice bran oil/ grapeseed oil/ coconut oil dsb. tapi nanti nggak jadi oil free ya.

Menurut pengalaman saya, santan kental (seperti merek Kara, Bumas) bisa dijadikan makeup remover yang nendang tapi nggak bikin komedo parah banget. Masih terkontrol lah daripada pakai minyak. 

CARA MENGGUNAKAN

Tuangkan pada kapas, lalu usapkan pada wajah untuk membersihkan makeup. Untuk area mata sebaiknya didiamkan dulu selama 1-2 menit agar hasilnya optimal. Jangan sampai masuk ke dalam mata karena bisa bikin perih. Lanjutkan dengan mencuci muka menggunakan facial wash.

REVIEW

Tekstur makeup remover ini lengket karena banyak gliserinnya, saya nggak suka lengketnya. Nggak greasy, tapi terasa sangat melembabkan. 

Makeup remover ini mengurangi kekeringan karena sabun muka. Buktinya setelah cuci muka kulit saya nggak sekering biasanya. Sabun muka yang saya pakai yaitu sabun bayi Zwitsal, saya nggak cocok pakai facial wash dewasa. 

Biasanya area mata saya terasa clekit-clekit memakai makeup remover komersial. DIY makeup remover ini aman untuk kulit di area mata saya, nggak ada reaksi clekit-clekit. Meskipun begitu, jangan sampai masuk ke mata, perih lho.

Untuk bibir juga aman, justru melembabkan. Kadang saya pakai 1-2 tetes ramuan ini untuk melembabkan bibir, pengganti lip balm. Rasanya agak manis jika terjilat.

Sekarang uji daya bersihnya. Saya uji dengan makeup beneran, bukan makeup DIY. Makeup DIY sih gampang banget dibersihkan.


Jenis & kandungan produk pastinya mempengaruhi kinerja DIY makeup remover ini. Pada foto di atas saya menggunakan :
- Bless healthy glow foundation (beige)
- Wardah loose powder (natural)
- Rivera blush on (passion peach)
- Pensil alis Viva (coklat)
- Pixy eyeshadow (sorrel brown)
- Pixy mascara
- Pixy liquid eyeliner
- Lipstik Red-A (612)

Setelah dihapus dengan DIY makeup remover ini..

Eye makeup belum bersih hanya dengan 1 kapas, butuh 2 kapas
DIY makeup remover ini lengket, kulit saya terlihat lengket kan?

Kapas pertama luar biasa kotornya
Kapas kedua lumayan lah
Kapas ketiga mendekati bersih

Menurut saya hasilnya sama dengan minyak alami. Bedanya, ini nggak licin, cuma lengket.

Kesimpulan
(+) Tidak mengandung minyak dan alkohol, aman untuk mata & bibir
(+) Melembabkan, mencegah kulit terlalu kering setelah mencuci muka dengan facial wash
(+) Daya bersih cukup bagus (untuk makeup yang saya gunakan, nggak tau deh untuk makeup yang lain)

(-) Lengket
(-) Perih jika masuk mata

Bikin lagi? Ya
Recommended? Ya, terutama untuk yang berkulit sensitif/ acne prone/ comedo prone

Tentang Ingredients

Gliserin

Gliserin terdapat dalam lemak alami, baik tumbuhan maupun hewan. Gliserin dalam bentuk murni berupa gliserol, merupakan polyol (sugar alcohol) yang tidak berwarna, tidak berbau, tapi memiliki rasa manis. Gliserin dapat larut dengan mudah dalam alkohol dan air, tapi tidak dalam minyak. Gliserin dibuat dengan hidrolisis lemak dan fermentasi gula, dapat juga diproduksi secara sintetik. Gliserin tidak beracun bagi sistem pencernaan.

Gliserin

biodiesel_process_chart_p0500.gif
Gliserin adalah produk sampingan dari pembuatan biodiesel

Sifat gliserin adalah sebagai humectant karena sangat higroskopis (mampu menarik air). Gliserin melembabkan kulit bagian luar (epidermis) dengan mengikat air dari lingkungan sekitar dan dari lapisan kulit dalam (dermis). Air yang diikat dapat mencapai 20%.

Gliserin merupakan skin identical ingredient karena secara alami terdapat pada kulit. Jika jumlahnya kurang, maturasi (pematangan) sel-sel kulit tidak dapat berlangsung sebagaimana mestinya, sehingga kulit menjadi tebal, kering dan bersisik. Psoriasis adalah kelainan kulit karena maturasi yang tidak normal. Gliserin digunakan untuk menyembuhkan psoriasis.

Gliserin mengisi daerah yang disebut intercellular matrix dan mengikat air. Keberadaan gliserin pada intercellular membantu kinerja lemak kulit sehingga meningkatkan fungsi proteksi. Gliserin pekat tidak menguntungkan bagi kulit, justru terasa panas, dapat menyebabkan ruam dan kekeringan. Gliserin harus diencerkan sebelum digunakan untuk skincare.

Gliserin digunakan dalam kosmetik sebagai humectant dan pelarut (solvent). Gliserin digunakan dalam makanan, minuman dan obat-obatan sebagai pelarut, pemanis, humectant dan pengawet. Gliserin sering digunakan untuk mengawetkan preparat tumbuhan atau hewan di laboratorium. Gliserin tidak merusak sel-sel makhluk hidup, berbeda dengan alkohol. Alkohol membunuh mikroba kontaminan dengan cara denaturasi protein, ini juga merusak protein dari sel preparat.

Gliserin (khususnya yang nabati) disebut sebagai pelarut yang lebih baik daripada alkohol. Dalam suhu rendah gliserin tidak mengkristal, hanya menjadi sangat dingin. Gliserin tidak mudah menguap karena panas.

Gliserin memiliki sifat sebagai pelarut, itulah mengapa gliserin dapat digunakan untuk menghapus makeup yang water based maupun oil based. Alkohol juga memiliki fungsi yang sama. Namun gliserin tidak menyebabkan kulit kering atau iritasi seperti alkohol.

Beras dan madu 

Beras dan madu sering digunakan untuk deep cleanser. 


Beras mengandung saponin yang bersifat sebagai surfaktan alami untuk membersihkan kulit. Saponin terdiri atas 2 komponen, yaitu sapogenin yang bersifat hidrofobik (benci air) dan glikosida yang bersifat hidrofilik (cinta air). Surfaktan memang terdiri atas komponen yang hidrofobik dan hidrofilik sehingga mampu mengangkat minyak dan kotoran dari kulit.

Saponin Molecule Attached to Oily Dirt
Cara surfaktan bekerja : bagian yang benci air (hidrofobik) mengikat kotoran,
bagian yang cinta air (hidrofilik) mengangkat kotoran bersama air

Saponin tidak hanya bersifat sebagai surfaktan, sifatnya juga anti inflammatory dan antioksidan.


Madu sebetulnya tidak membersihkan makeup, harus dicampur bahan lainnya untuk bisa membersihkan makeup. Madu hanya membersihkan kotoran dan sel kulit mati. Sifatnya yang antibakterial juga mencegah perkembangbiakan bakteri penyebab jerawat. Madu menyeimbangkan produksi sebum dan dapat melembabkan kulit dengan cara menstimulasi kulit untuk memproduksi hyaluronic acid.

Sekian postingan hari ini. Semoga membantu ya!

Referensi



38 komentar:

  1. Baru tau gliserin bisa jadi make up remover. Layak dicoba mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe.. aku taunya juga nggak sengaja. tapi hasilnya bisa beda tergantung makeupnya

      Hapus
  2. Wah, ada resep baru. Terima kasih kak :)
    Sy cuma pake sunblock & bedak buat sehari2. Sementara ini cocok sama resep yg di fd, pake bubur ketan hitam campur oat. Mungkin krn buburnya lengket jadi sunblock, bedak, minyak, plus kotoran di wajah jadi lengket ke buburnya ya kak. Hasil akhirnya di kapas toner langsung bersih sih kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2..
      sehari2 aku cuma pakai DIY sunscreen gel & DIY face powder, jadi nggak perlu makeup remover. aku jarang banget makeup lengkap hehe..
      ketan hitam+oat mantap banget tuh, bagus buat deep cleansing & bersihin minyak

      Hapus
  3. Bisa dicoba nih mbak Lintang bahan2nya juga ada di rumah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk mari dicoba mbak.. gampang banget nih

      Hapus
  4. keren nih. aku lg cari2 makeup remover yg free alcohol. mending bikin sendiri ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. pixy cleansing express itu free alcohol lho, tapi itu termasuk makeup remover nggak ya?
      bikin sendiri juga asyik..

      Hapus
  5. aku pake EVOO buat bersihin makeup, tp sebenernya ga terlalu suka soalnya greasy, rasanya ga trlalu bersih klo cumuk pake oatmeal, kadang masih nyisa minyaknya. ntar mau nyoba resep ini deh. makasi mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sisa2 makeup & EVOO baiknya jangan cuma dibersihin pakai oatmeal, harus pakai facial wash supaya nggak nyumbat pori2
      oke, sama2..

      Hapus
  6. waah baru kali ini ada DIY makeup remover yg oil free, biasanya baca yg dari minyak. ntar nyoba ah mumpung punya gliserin :D
    btw itu foundienya bless healthy glow yg utk kulit sensitif yaa?cocok di kak lintang kah? udah pernah direview belom kak? hehee \(^o^)/

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini juga nemunya nggak sengaja, gara2 kebanyakan nuang gliserin ke toner hehehe..
      iya, katanya bless healthy glow foundation sesuai untuk kulit sensitif. so far ini foundation yang paling nyaman di kulitku, setelah mencoba beberapa foundation & BB cream. belum pernah aku review tuh..

      Hapus
  7. buat bersihin makeup panggung piye ya? you know lah adonan makeup grupku :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. face painting nggak bisa dong dibersihin pakai ini. kan ada remover khususnya bay..
      kalo mau yang diy kayaknya pakai minyak bisa

      Hapus
  8. Apa boleh buat diy-diy skincare pakai tempat botol bekas you c1000 atau rootbeer (dari bahan kaca smua)? He.he makasi sblmnya ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh.. aku juga biasanya pakai botol you c1000 kok. botol kaca lebih aman buat nyimpen diy skincare, gampang disterilkan juga.
      sama2..

      Hapus
  9. Kak, saya mau buat toner dari rebusan beras. Kalau pakai alkohol bisa awet seminggu ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, kalo nggak difermentasi bisa awet seminggu, terutama kalo disimpan di kulkas..

      Hapus
  10. Kalo pake oil, takarannya sama ya kayak gliserin nggak?
    mbak saya tau nih, pemyebab keringnya kulit saya... gara2 facial foam, hiks saya nggak cocok ma himalaya...
    Jd sekarang cuci muka pake oat aja, karena takut nggak bersih make up nya sebelumnya saya pake oil dulu baru oat..
    Udah semingguan kulit saya udah nggak kering lagi :)
    Nemu resep diy remover ini jd pengen cb deh.. :)

    makasi lintang

    BalasHapus
    Balasan
    1. air rebusan beras & oil baiknya 1 : 1
      ow, himalaya itu ya.. aku juga pernah nyoba, nggak cocok karena ada menthol + parfumnya, di aku jadi iritasi
      oat memang kurang bisa bersihin makeup, jadi harus bener2 bersih dulu makeupnya.
      hehe.. coba yuk
      sama2 neeya..

      Hapus
  11. Hai kak lintaaang, aku mau nanya agak keluar topik boleh ngga? Hehehe, jadi kak aku dirumah lagi ada madu uray organik yg ada royal jelly + bee pollen juga, sekarang sih lagi aku jadiin suplemen utk diminum, cuma kalo aku jadiin masker madu buat di muka bagus ga ya kak? Kulit aku berminyak dan acne prone, sekarang sih lagi ga jerawatan karena pake perawatan dokter cuma bekas2 nya masih ada kak, aman ngga ya kalo aku coba pake masker madu ini kak? Dan apa kak lintang ada saran untuk cara maskeran pake madu ini? Makasih banyak ya kaaaak

    BalasHapus
    Balasan
    1. masker madu bagus lho.. tapi memang ada sebagian orang yang nggak cocok sama bee product, alergi gitu (jadi gatal/bruntusan).
      pertama coba dipakai single use, maskeran dengan madu aja selama 15-30 menit. kalo nggak ada reaksi aneh2, besoknya bisa dicoba lagi.

      buat bekas jerawat, bagusnya dicampur kunyit/tomat (sekalian buat mencegah munculnya jerawat baru). pakai pepaya juga bagus.
      sama2..

      Hapus
  12. lintang punya resep diy buat sagging skin?
    sy biasanya bikin sendiri sih, pake peptides yg beli po tapi kalo bisa bikin sendiri dari bahan2 sekitar kita kan enak :-)
    terima kasih sebelumnya buat responny :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada mbak, masker kacang hijau di resep yang terbaru.
      paling gampang air rebusan kacang hijau & kedelai + gliserin untuk dijadikan toner. katanya 2 kacang ini oke banget untuk mengatasi masalah sagging skin.
      aku juga punya resep fermented soybean toner.
      sama2 mbak..

      Hapus
  13. Wah mbak, kalo aku yang tiap harinya cuma pake toner& seaweed moisturizer, biasanya sih cuma cuci muka pake madu atau oatmeal, tergantung lagi pengen yang mana.. Ganti" biar variasi nutrisi(oat bisa pake scrub juga)... Nah mbak bisa nggak sih oat atau madu ngebersihin sunscreen?

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku sehari2 cuma DIY sunscreen gel+bedak maizena hehe.. kadang sunscreennya parasol.
      oat bisa sih buat bersihin sunscreen yang teksturnya creamy kayak parasol, tapi madu sama sekali nggak bisa

      Hapus
  14. kak biasa nya gliserin bisa kita beli di mana ya? di toko kimia kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, di toko kimia. kalo di apotek aku belum pernah liat

      Hapus
  15. Mba pernah ditawari sponsor produk buat review produk mereka ga sih? *kepo* scara kan rame visitornya.
    Seneng ada blog diy indo. Lebih karena bhan2nya yg mudah didapat drpd PO. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. pernah sih, tapi aku nggak ambil. soalnya takut kalo hasilnya kurang bagus di aku atau aku nyebutin beberapa ingredients yg kurang baik, nanti pembaca jadi ikut2an males beli, kan kasian sellernya. aku nggak bisa sih kasih review positif kalo di aku ternyata hasilnya kurang. lebih baik blogger lain aja yg review hehehe..

      ya, aku usahakan bahan2nya gampang didapat soalnya aku juga males PO..

      Hapus
  16. mbaLintang, itu bless healthy glow foundationnya ga bikin jerawatan di kamu ya? Oke ga buat menyamarkan pori pas dipake? Sama terasa gerah ga pas dipake? Makasi yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. di aku nggak bikin jerawatan, tapi setelah dipakai jalan kaki siang2 kena panas matahari mukaku jadi kusam banget & berminyak, padahal biasanya mukaku nggak berminyak saking keringnya. tapi kalo di dalam ruangan terus hasilnya tetep bagus kok.

      nggak terlalu menyamarkan pori, tapi bisa diakali dengan pakai loose powder. menurutku nggak terasa gerah sih, soalnya teksturnya cair & ringan banget.
      sama2..

      Hapus
  17. oiya, request dong diy yg bisa mengecilkan pori2, walaupin banyak yg bilang pori2 sulit dikecilkan tapi mungkin mbaLintang punya penemuan baru, dan sukses, terus jd hak paten deh, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. pori2 memang susah dikecilin, aku sekarang punya pori2 besar tapi dulu lebih besar lagi. kayaknya lumayan mengecil karena sering pakai DIYserba fermentasi, teh hitam, buah/bahan lain yang mengandung vit A & B
      aku bingung sebenernya mana yang paling ngefek, hehehe..

      Hapus
  18. mba, konsentrasi gliserin di atas sekitar 36% ya? saya ngitungnya : 60cc gliserin / 165 cc total cairan.
    konsentarasi gliserin max utk dipakai di kulit berapa % mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener..
      kulit orang biasanya bisa menoleransi 50% gliserin bahkan ada hasil penelitian yg lebih dari 50%

      Hapus
  19. Mba, yg ada saponinnya selain beras apa? Semua yg ada saponin bisa dipakai buat cleanser ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. oatmeal, tepung maizena. ya, yg ada saponin bisa dipakai

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah