Minggu, 12 Oktober 2014

DIY Deodorant Spray

Hai hai..

Dari dulu saya paling malas pakai deodorant buatan pabrik, soalnya deodorant sering meninggalkan noda, lengket, bikin iritasi kulit dan ketiak tambah hitam. Jaman sekarang deodorant udah ada yang varian whitening, anti iritasi, bahkan "tidak meninggalkan noda kuning di baju putih maupun noda putih di baju hitam"

Tapi saya tetap nggak tertarik dengan deodorant, soalnya takut. Deodorant diindikasikan memicu kanker payudara.


Pada tahun 2004, ada penelitian yang dilakukan oleh Darbre et al. yang menemukan adanya kandungan paraben dalam 20 sampel jaringan tumor payudara (rata-rata sebanyak 20 nanogram paraben/g jaringan). Philippa Darbre yang merupakan ketua tim penelitian (seorang ahli mikrobiologi asal UK) menyebutkan bahwa paraben tersebut terakumulasi di seperlima bagian payudara, yaitu bagian upper outer quadrant yang paling dekat dengan ketiak. Darbre menyatakan kemungkinan paraben tersebut berasal dari sesuatu yang dioleskan pada ketiak, seperti deodorant. 


Hal ini menjadi kontroversial. Philip Harvey, editor Journal of Toxicology (jurnal di mana artikel itu diterbitkan) mengatakan bahwa kesimpulan mengenai paraben sebagai pemicu tumor adalah terlalu dini, harus ada penelitian lebih lanjut mengenai itu. 

Penelitian yang dipimpin Kris McGrath dari Northwestern University tahun 2004 menyatakan bahwa ada korelasi antara kebersihan ketiak & penggunaan deodoran dengan kanker payudara. Diagnosis kanker payudara pada usia muda berkaitan dengan seringnya penggunaan antiperspirant / deodorant dan pencukuran rambut ketiak.


Hasil penelitian ini menyebabkan timbulnya dugaan bahwa paraben dalam deodorant dapat bermigrasi ke jaringan payudara & menyebabkan kanker. 

Banyak orang yang bilang, deodorant yang mengandung whitening nyatanya nggak bisa mencerahkan kulit ketiak, malah tambah gelap. Karena itu, saya mencoba membuat lightening deodorant sendiri. Caranya gampang sekali. 


Bahan :

Daun kemangi ................... 1 genggam
Kayu manis ....................... 1 ruas
Air ................................... 200 ml
Jeruk nipis ........................  1/4 buah



Cara membuat :

1. Rebus daun kemangi dan kayu manis dengan 200 ml air (1 gelas kecil) hingga mendidih dan airnya berkurang setengahnya.


2. Pisahkan air dari ampasnya, dinginkan airnya.


3. Tambahkan air jeruk nipis, aduk.


4. Pindahkan ke botol spray. Ramuan ini tahan 2 minggu di dalam kulkas.



REVIEW

Baru 12 hari dicoba, saya belum melihat perubahan signifikan dalam mencerahkan kulit ketiak, tapi lumayan lah. Bagian yang tadinya gelap agak cerah dikit. Yang terasa banget yaitu kulit ketiak lebih halus. Memang air jeruk nipis itu bisa menghaluskan kulit.

Karena suka dengan efek halusnya, saya juga menyemprotkan ramuan ini di bagian lutut. Lutut saya biasanya kasar banget, bisa agak halus setelah 5 hari memakai ramuan ini.

Untuk masalah mencegah bau badan, saya juga kurang tau soalnya bau keringat saya nggak tajam. Tapi biasanya kemangi dan jeruk nipis memang bisa mengurangi bau badan karena sifatnya antibakteri. Saya cek ke kain bekas tempat tidur kelinci saya, biasanya kain itu agak bau meskipun udah dicuci dengan detergen (tanpa pewangi pakaian). Bisa berkurang lho baunya, tapi jadi bau jeruk hehehe.. 

(+) Ngefek untuk menghaluskan kulit
(+) Bisa mencerahkan tapi harus sabar
(+) Lumayan mengurangi bau

(-) Nggak wangi seperti deodorant buatan pabrik
(-) Perih jika terkena luka/bekas cukuran karena ada air jeruk nipis

Bikin lagi? Ya, oke untuk menghaluskan kulit ketiak & dengkul
Recommended? Ya, buat kamu yang penasaran hehehe..

Tentang Ingredients

Kemangi alias lemon  basil (Ocimum citriodorum) memiliki aroma kuat, sebagian komponen penyusun aromanya sama dengan jeruk lemon, komponennya yaitu geranial (20.2%), neral (15.5%), E-caryophyllene (10.5%), Z-α-bisabolene (9.9%), linalool (9.7%), nerol (7.7%).


Ekstrak kemangi terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri, antara lain Staphylococcus aureus, Listeria monocytogenes dan beberapa bakteri Gram positif lainnya.

Kata orang-orang jaman dulu, jika mau mengurangi bau badan rajinlah makan kemangi. Secara ilmiah, banyak makan sayur dan buah yang essential oilnya bersifat sebagai antimikroba memang bisa mengurangi bau badan.


Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) juga terkenal sebagai antimikroba alami. Bakteri yang dihambat oleh air jeruk nipis cukup banyak, meliputi bakteri Gram positif dan negatif, juga Candida albicans  yang sering menyebabkan masalah kulit dan kelamin.

Komponen penyusun aroma pada jeruk nipis sangat banyak, antara lain α-pinene, α-thujene, β-pinene, sabinene, myrcene, α-terpinene, d-limonene, γ-terpinene, para-cimene, α-terpinolene, linalool, cis-α-bergamotene, terpinene-4-ol, neral, α-terpineol, β-bisabolene, geranial, geranil acetate, nerol, geraniol, citral. Selain memberikan aroma, sifatnya juga antimikroba dan antioksidan.

Jeruk nipis juga tinggi vitamin C yang bisa mengurangi hiperpigmentasi dengan menghambat aktivitas enzim tyrosinase yang berperan dalam pembentukan melanin.

Penyebab Bau Badan


Bau badan sebenarnya adalah hasil aktivitas bakteri. Bau asam pada keringat disebabkan oleh asam propionat hasil pemecahan asam amino di kelenjar minyak. Bakteri yang menghasilkan asam propionat ini adalah golongan Propionibacteria. Bakteri lainnya adalah Staphylococcus epidermidis, yang juga terdapat pada keju jenis tertentu. 

Bau badan yang lebih tajam disebabkan oleh  Corynebacterium. Bakteri ini menghasilkan enzim yang memecah lemak dari kelenjar minyak menjadi komponen asam butirat. Asam butirat itu baunya tajam. Tahu kan bau kambing? Produksi asam butirat pada kambing tinggi sehingga hewannya berbau tajam, susunya juga. Asam butirat diproduksi di kelenjar minyak dekat tanduk kambing. Semakin tajam bau seekor kambing, semakin menarik dia bagi lawan jenisnya. Produksi asam butirat pada manusia tentunya nggak setinggi kambing. 


Bau kambing?

Bau badan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu makanan, minuman, penyakit, gaya hidup, dan genetik.

Penyebab bau badan

Penyakit yang menyebabkan bau badan

Nah, semoga artikel ini menambah wawasan ya..

Referensi

Disclaimer
  • Review ini berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda-beda di setiap orang tergantung kondisi kesehatan, genetik, makanan dan gaya hidup.
  • Artikel ini boleh dicopy atau dikutip dengan sedikit perubahan dengan mencantumkan link blog ini sebagai sumbernya.



46 komentar:

  1. Klo tmbh daun sirih gmn mbak? Akar wangi gt, hhuehehe biar harum. Ehmm btw tau lerak g mba? Itu bisa berbusa loh. Buat bkin diy apa ya enaknya. Soalny ada yg jual sabun lerak.. Brgkali mba lintang mw coba experimen dg lerak heehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kasih daun sirih bagus tuh, soalnya antibakterinya oke. sebenernya aku punya sirih di halaman tapi nggak aku pakai soalnya bikin kulit kering. paling buat obat kumur aja atau obat batuk.
      kasih akar wangi juga enak.

      aku cuma tau sabun lerak sih, biasa buat nyuci batik yang baru dibikin. tapi belom pernah liat pohonnya hehehe.. di sekitar rumahku nggak ada

      Hapus
  2. aku gak pernah pake deodoran soalnya bikin keti bruntusan, dibilang gak macho biarin. aku jarang bauk jg, paling bauknya klo abis olahraga ato gak mandi seharian XD
    temenku smp ada yg bau badannya amis, itu knp ya? kasian lo sampe diledekin manusia ikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ternyata banyak ya yang bruntusan gara2 deodorant, antara nggak cocok sama ingredientsnya & faktor bakteri.
      hehe.. makanya rajin mandi biar nggak bau
      oh itu penyakit trimethylaminuria, semacam kelainan metabolisme protein. biasanya faktor genetik

      Hapus
  3. tawas tu aman ga sih buat DIY deodorant? ada efek negatifnya ga mbak? makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. tawas (alum) bisa terserap ke kulit & masuk ke aliran darah. karena dia termasuk garam, bisa mempengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh.
      tawas juga bisa bikin iritasi di sebagian orang.

      komponen tawas itu aluminium, kalo pakai tawas tiap hari aluminium bisa terakumulasi di dalam tubuh sehingga menyebabkan degenerasi sistem saraf.
      kalo kayak gini nggak bisa dibilang 100% aman ya..

      Hapus
  4. aih deodoran di rumah udah mulai abis, batal repurchase ah drpd kena kanker :( infonya berguna bgt mbak, makasih yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, sebaiknya kurangi aja produk2 yang beresiko gitu.. kan demi kesehatan juga
      oke, sama2

      Hapus
  5. Klo bedak bayi yg ada parabennya tetep bahaya ya kak? Aku ngga pernah pake deodoran tp pake bedak bayi buat nyerep keringat, takut jg klo bahaya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebaiknya dihindari aja deh, meminimalkan resiko.
      sayang banget bedak bayi juga ada parabennya. kalo cuma untuk menyerap keringat pakai maizena atau tepung beras juga bisa, malah mengurangi gatal hehehe

      Hapus
  6. deodorant antiperspirant tu ga sehat. kadang bikin keti jd kasar & geradakan. apa krn keringatnya tertahan yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, bisa aja gitu. keringat kalo nggak bisa keluar justru bikin masalah di dalam pori2.
      kalo deodorantnya mengandung tawas bisa juga kasar & geradakannya karena iritasi tawas

      Hapus
  7. Hallo mba Lintang makin rajin nih nengokin blog mba hehe mau tanya kalo ga disimpan di kulkas bisa tahan brp lama ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo saras.. makasih udah baca blog ini
      di luar kulkas mungkin sekitar 4-5 hari. berarti bikinnya nggak usah banyak2

      Hapus
  8. kalo pake soda kue aman enggak mba? sy biasanya pake soda kue campur tepung maizena 1:9 trus diberi vco secukupnya plus essential oil yg aroma jeruk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. soda kue (sodium bicarbonate) kalo cuma dikit nggak bahaya sih.
      kalo banyak bisa bikin iritasi, selain itu juga terserap ke kulit dan menyebabkan pH cairan tubuh naik, nggak bagus juga jadinya.
      resep deodorant yang pakai soda kue+vco+ lime/lemon eo sebenernya nggak mengandalkan soda kue aja sebagai antibakteri. yang paling berperan disini adalah vco & essential oilnya karena soda kuenya cuma dikit.

      Hapus
    2. max boleh berapa persen soda kuenya mba? kalau cuma vco & eo gak mempan buat bb sy mba.
      mba lintang juga gak pernah pake soda kue buat scrub, apa sama alasannya (bikin iritasi & pH cairan tubuh naik)? pdhal byk yg review bagus hasilnya kalo pakai scrub soda kue.
      penybb iritasin krn soda kue itu kenapa mba?

      Hapus
    3. yg aku baca max 5%, berarti kalo 1:9 dengan tepung maizena masih aman tuh..
      oh, soalnya kulitku sensitif, nggak berani pakai bahan yang bersifat basa atau asam ekstrim.
      iritasi karena pH nya terlalu ekstrim buat kulit. pH soda kue itu 9 sedangkan kulit kita 5 - 5,5.
      tapi aku biasa pakai soda kue buat menggosok kuku 1-2 bulan sekali

      Hapus
    4. oya, mba lintang juga nggak pernah bikin masker dari aspirin ya.
      kenapa mba, apa krn pilnya byk bahan tambahan atau beda dgn salicylic acid atau krn pH nya?

      Hapus
    5. masker aspirin dulu aku sering bikin, sekitar 2 tahun yg lalu waktu kulitku masih berminyak, sampai nyetok aspirin banyak.

      ya, aspirin beda dengan salicylic acid. aspirin bahan aktifnya yaitu acetylsalicylic acid. sebenarnya itu asam lemah, jadi nggak terlalu harsh untuk kulit.

      tapi aku lama2 berhenti pakai aspirin karena kulitku jadi kering. mungkin karena pilnya juga banyak bahan tambahannya

      Hapus
  9. Bisa dicoba nanti kalo dah melahirkan . Segmentara ini aku cuma pake air jeruk nipis aja di Ketiak n ga bau lo...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, air jeruk nipis aja juga oke buat deodorant + mencerahkan.. kalo takut iritasi bisa diencerkan dulu

      Hapus
  10. Suka deh mbak sama kamu hehehee topik yg mau aku tanyain kebanyakan udah di bikin diy nya :D makin sering nih nongkrong di blog mbak ^^

    Ohh iya mbak, maaf klo oot nih. Mbak kan tinggal di Semarang, kebetulan aku juga, mau tanya biasanya mbak beli tempat mini jar gitu di mana yah ? Hehehe
    Udh coba di strawberry CL dan sebangsanya kok pada ngga ada ya ? U,U
    Tengkiyu mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe.. makasih putri udah sering nongkrong di blogku
      oh, aku biasa beli mini jar di ADA, di bagian asesoris deket sisir, jepit rambut dll. malah komplit di sana daripada di strawberry. botol spray, tempat loose powder kecil juga ada.
      sama2..

      Hapus
    2. Wahh di ADA, ada ya ternyata. Padahal sering ke situ tapi ngga ngeh kkkkk :D
      Sipp mbak infonya hehe.

      Ohh iya, baca komen yg dibawah klo lebih baik jgn pake hair removal terus enaknya pake apa ya mbak ? Hehe di cukur aja gitu ?
      Pernah denger juga katanya injet bisa buat rambut keti lama tumbuh itu menurut mbak gimana ? Hehehe. Sering risih bangeettt sama rambut keti >,< hahaha
      Makasihh mbak ^^

      Hapus
    3. biasanya mini jar isi 2 harganya 6ribuan, yang ada botol spray 10-15ribuan (aku hafal banget ya hehehe)

      cukur katanya juga nggak baik, tapi masih mending daripada hair removal cream. pakai pisau cukurnya yang buat wanita jangan yg buat pria.

      wah mending jangan pakai injet deh. beberapa temenku udah ada yang nyoba, perih banget & gatal. merah2 lalu bekasnya menghitam, kalo belang kan susah ngilanginnya. memang injet itu bikin iritasi. kena tangan aja agak gatal.
      sama2..

      Hapus
    4. sudah dapet mbak mini jarnya :D beneran saya cari di ADA langsung beli banyak hahaha

      wahh makasih lagi nih mbak infonya, nice banget :)
      Makasih juga udah jawab semua pertanyaan aku, sabar banget mbak Lintang ini ^^

      Hapus
    5. hehehe.. wah langsung borongan nih belinya
      oke, sama2 putri..

      Hapus
  11. Mbk gmn menurut mbk lintang klo membersihkan rambut ketiak dg cream pembersih semacam Ve*t??

    BalasHapus
    Balasan
    1. hair removal cream kayak gitu merusak struktur alami rambut sehingga kalo tumbuh lagi nggak akan normal. soalnya hair removal (depilatory) cream itu mengandung harsh chemicals, meskipun udah pilih yang varian untuk kulit sensitif.
      selain itu juga bisa menyebabkan iritasi, seperti kulit gampang kering, gatal, merah, bahkan perih.
      nggak hanya merusak struktur alami rambut,hair removal cream juga mengganggu keseimbangan pH kulit karena sifatnya yang basa. kalo pH kulit terganggu bisa rentan terkena masalah.

      coba baca disini : http://www.livestrong.com/article/125900-side-effects-hair-remover/
      http://www.ehow.com/about_5704547_hair_removal-cream-side-effects.html

      Hapus
    2. Trs bagusnya bersihinnya gmn mbk??klo dicukur kan ya gt ya,
      maaf mbk bnyak nanya hehehe (btw aq cewek koq,ini komennya pinjem akun suami hehe)

      Hapus
    3. sebenernya paling aman emang dicukur karena nggak mengubah struktur rambut.
      hair removal laser yang katanya paling efektif juga punya risiko luka & menimbulkan bekas, juga mengubah struktur rambut.
      hehehe nggak apa2 mbak..

      Hapus
  12. Thank u kak lintang atas resep deodorannya gampang bgt ternyata bahannya alami semua:)
    Oh ya kak selama ini aku pake hair removal cream abis kalo cukur suka cepet numbuhnya trs ribet takut luka gitu. Kalo waxing pake caramel gitu menurut kk aman ga? Makasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2..
      aku beraninya pakai yg alami, kalo nggak alami takut iritasi hehe..

      menurutku untuk ketiak & lipatan2 tubuh lainnya malah jangan waxing, soalnya waxing itu kan mencabut rambut sampai ke akar, nanti pori2 jadi kosong dan rentan kemasukan bakteri. nantinya malah timbul masalah.. apalagi daerah lipatan tubuh itu gampang berkeringat & jarang kena udara, bakteri cepat berkembang
      tapi untuk kulit yang nggak di daerah lipatan (misal tangan atau kaki) waxing aman2 aja

      Hapus
  13. kalau ditambah essential oil buat pengawet & sekalian biar baunya wangi bisa mba?
    berapa % ngasihnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bisa.. nggak hanya untuk pengawet &pewangi tapi bagus untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.
      EO yg aman untuk daily use itu 0.5%

      Hapus
  14. kak lintang kalo minyak kelapa campur bubuk vanili ampuh gak buat menghilangkan bau ketiak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. VCO bisa (bukan yg minyak kelapa untuk minyak goreng lho). selain vanili coba dikasih jeruk nipis dikit soalnya jeruk nipis kuat banget aktivitas antibakterinya.

      Hapus
  15. beda vco sma minyak kelapa apa ya kak?trus kalo mau beli vco itu dimana?maaf ya kak kalo banyak nanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. beda proses pembuatannya, beda kandungannya. yg VCO lebih baik untuk kesehatan karena lebih banyak lauric acid nya. belinya di apotek atau toko herbal

      Hapus
  16. Ka lintang, perasan yang aku bikin warnanya ngga coklat kaya punya kaka, gatau kebanyakan kemanginya atau gmn:D itu gpp kan? Makasih ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. punyaku coklat mungkin karena kayu manisnya. kayu manis yg aku beli emang coklat banget sih kalo kena air.
      kalo nggak coklat nggak apa2.. aman kok

      Hapus
  17. Kak, kalo nyukur rambut ketiak kaka biasanya pake shaving cream gak? Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak pernah pakai shaving cream..biasanya dioles sabun mandi aja biar mudah mencukurnya

      Hapus
  18. halo kak lintang mau nanya, kalo ini drendam di baskom isi air bisa tahan berapa lama ya? kalo toneer yang fermentasi dsimpen dibaskom bisa tahan berapa lama?makasi kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekitar 4 hari bisa.. kalo yg fermentasi sekitar 3 hari.. tergantung suhu ruangan juga. toner bisa cepet rusak kalo disimpan di kamar kos yg panas & pengap, meskipun udah direndam air

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah