Senin, 20 Oktober 2014

Simple DIY Face Mist for Traveling

Halo pembaca..

Meskipun saya suka bikin DIY toner dan moisturizer, tapi saya nggak mungkin bawa hasil karya saya untuk traveling. DIY fermentasi dan segala DIY yang mengandung buah-buahan harus disimpan di kulkas, bisa cepat rusak jika dibawa dalam tas. Tapi saya punya resep face mist yang simpel dan nggak harus disimpan di kulkas.

Bahannya simpel, cara membuatnya juga simpel. Hanya perlu distilled water, madu, dan garam. Sebelumnya saya membuat face mist hanya dari air dan gliserin, lembab sih.. tapi nggak ada nutriennya. Jadinya saya membuat resep ini, selain melembabkan juga menutrisi kulit. Mau coba? Yuk disimak..



Bahan :

Distilled water ..................... 100 ml
Madu ................................... 2 sendok teh
Garam halus ........................ seujung sendok teh


Cara membuat :

1. Masukkan 2 sdt madu ke dalam 100 ml (1/2 gelas kecil) distilled water.


2. Tambahkan seujung sendok teh garam halus.

Sebenarnya sedikit banget garamnya, terlihat banyak karena menyebar di sendok

3. Aduk rata, pindahkan ke botol spray, jika tersisa tempatkan dalam botol (tidak harus botol kaca).


Selama 1 minggu di luar kulkas juga masih bagus lho.

Cara Menggunakan

Semprotkan ke wajah dan leher setelah mencuci muka, dalam keadaan wajah masih lembab. Ratakan dengan tangan sambil ditepuk-tepuk hingga meresap.

REVIEW

Ini adalah toner sekaligus moisturizer dalam bentuk spray. Fungsi melembabkannya sangat terasa, kulit saya langsung terasa lembab sesudahnya.

Saya sudah berkali-kali membuat resep ini sampai menemukan racikan yang pas untuk kulit saya. Racikan yang sudah saya coba :
  1. Air 100 ml + 1 sdm (15 ml) madu : sangat melembabkan tapi terasa lengket
  2. Air 100 ml + 1 sdt (5 ml) madu : tidak lengket, hanya lembab di awal, selanjutnya kulit cepat kering
  3. Air 100 ml + 2 sdt (10 ml) madu : tidak lengket, pas lembabnya & tahan lama, tapi kulit cepat kusam
  4. Air 100 ml + 2 sdt madu + seujung sdt garam : tidak lengket, pas lembabnya & tahan lama, kulit lebih kenyal dan tidak cepat kusam
Jadi rahasianya memang di garam, tapi jangan banyak-banyak. Kita harus membuatnya dengan benar supaya sifatnya isotonik bagi sel-sel kulit.

Toner ini tidak memberi efek cerah atau pori mengecil. Menurut teori bisa mengurangi peradangan pada jerawat karena mengandung madu dan garam, tetapi saya tidak bisa membuktikannya karena tidak sedang jerawatan.

(+) Melembabkan dan menjaga elastisitas kulit
(+) Tidak terasa lengket di kulit saya
(+) Bisa disimpan di luar kulkas

(-) Tidak ada efek macam-macam seperti mengurangi hiperpigmentasi atau mengecilkan pori

Bikin lagi? Ya, saya selalu bikin jika mau traveling atau nggak sempat bikin toner yang lain

Recommended? Ya, untuk kalian yang suka DIY tapi mau yang simpel

Tentang Ingredients


Garam dapur alias NaCl (natrium klorida / sodium chloride)

Garam dengan kadar yang tepat berfungsi untuk menjaga keseimbangan elektrolit sehingga tekanan osmotik sel tetap stabil. Sebaiknya larutan garam yang digunakan adalah larutan garam fisiologis (kadar garam 0,9%) karena sifatnya isotonik. Jika garamnya terlalu banyak, larutan menjadi hipertonik, malah akan menyebabkan cairan sel keluar sehingga kulit menjadi kering. Larutan garam yang hipertonik nggak selamanya merugikan kok, malah cocok banget untuk peeling.

Cairan isotonik mempertahankan kadar air sel yang normal
Cairan hipertonik menyebabkan sel kehilangan cairan sehingga mengerut

Ternyata garam banyak manfaatnya lho untuk kulit, yaitu :
  • Melembabkan kulit, menyembuhkan kondisi kulit kering yang lebih serius seperti eksim dan psoriasis (tentunya jika dibuat larutan isotonik)
  • Melancarkan sirkulasi darah sehingga kulit lebih glowing dan merona, sirkulasi darah yang lancar juga menghindarkan kulit dari stress
  • Sebagai detoxifier : garam dapat menyerap racun dari kulit
  • Sebagai exfoliator : garam dengan konsentrasi tinggi dapat melepaskan sel-sel kulit mati sehingga kulit lebih bersih dan halus
  • Mencegah komedo : garam membersihkan pori-pori dan mencegah penyumbatan pori-pori
  • Menyembuhkan dan mencegah jerawat : garam menyebabkan bakteri kehilangan cairan sel sehingga akhirnya mati
  • Mengurangi sekresi sebum : minyak lebih terkontrol
  • Mengurangi ukuran kantong mata : larutan garam dapat digunakan untuk mengompres kantong mata yang membesar akibat menangis, kurang tidur atau infeksi
Madu termasuk bahan yang sering digunakan dalam DIY skincare karena banyak khasiatnya, antara lain :
  • Melembabkan kulit
  • Mempercepat penyembuhan luka dan bekas luka
  • Menyembuhkan luka bakar dan peradangan
  • Mencegah & merawat eksim, psoriasis, acne
  • Mengurangi bekas jerawat
  • Mengurangi garis halus
  • Mengencangkan kulit
Nutrien yang terkandung dalam madu yaitu vitamin B kompleks (thiamin, riboflavin, niacin, panthotenic acid, pyridoxine), vitamin C, kalsium, copper, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, natrium dan zinc.

Zat antibakteri dalam madu yaitu hydrogen peroxide (tidak ada dalam manuka honey), lysozime dan flavonoid. Hydrogen peroxide mengaktifkan makrofag pada sistem imun, makrofag bertugas "memakan" mikroba dan sel-sel tubuh yang telah mati.

Madu menstimulasi kulit untuk memproduksi hyaluronic acid. Dengan hyaluronic acid, kulit mampu mengikat air sehingga kelembaban dan elastisitasnya terjaga. 


Distilled water (air suling) paling baik untuk kosmetik dan sangat direkomendasikan untuk konsumsi sehari-hari. Distilled water merupakan air murni yang bebas dari mineral, logam, dan polutan. Rasanya hambar karena biasanya mineral yang memberi rasa pada air. 

Proses pembuatannya yaitu dengan mendidihkan air sampai menguap, lalu uapnya didinginkan sehingga mencair kembali. Uap yang mencair kemudian ditampung, inilah yang disebut distilled water.

Distilled water paling aman digunakan dalam industri pangan, kosmetik, dan obat-obatan karena tidak ada komponen mineral maupun polutan yang bereaksi dengan bahan lainnya. Distilled water sehat untuk dikonsumsi karena tidak ada mineral yang dapat memperberat kerja ginjal, bebas dari polutan yang merupakan radikal bebas bagi sel-sel tubuh.

Distilled water dijual di toko bahan kimia dan dikenal dengan nama aquadest (aqua destilata). Ada juga aquabidest. Aquabidest diproses dengan 2 kali penyulingan sehingga lebih murni. Ada juga distilled water yang diproduksi sebagai air minum, yang di Indonesia misalnya air minum merek Amidis dan Cleo. Air minum merek ini dapat dibeli di supermarket atau minimarket

 
12
Air minum merek Amidis dan Cleo merupakan distilled water

Sekian resepnya. Semoga bermanfaat!

Referensi


Disclaimer
  • Review ini berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda-beda di setiap orang tergantung kondisi kulit dan kecocokan terhadap bahan.
  • Artikel ini boleh dicopy atau dikutip dengan sedikit perubahan dengan mencantumkan link blog ini sebagai sumbernya.




62 komentar:

  1. kalau beli larutan infus NaCl 0,9% terus diberi madu, bisa enggak mba? takaran madunya sama dengan resep di atas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa.. sebenernya takaran madunya disesuaikan dengan kulit masing2. kebetulan di aku 2 sdt oke, bisa jadi di orang lain terlalu lengket

      Hapus
  2. Mbak... saya Galin dari Solo... salam kenal...
    selama ini jd silent reader saja...
    huwa... pas banget ini mau ke luar kota n butuh face mist, simpel lg bikinnya... *lagi males rempong
    makasih ya mbak... sangat inspiratif... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai galin.. salam kenal ya
      hehehe dicoba yuk. gampang kan resepnya
      sama2.. semoga hasilnya oke di kamu

      Hapus
    2. yeay... alhamdulillah akhirnya bisa comment... :)
      iya mbak, bakal tak coba... btw, suka banget sama diy fermented oatmeal+rempah.. kalau habis maskeran trus dandan (walau cuma pelembab+sunblock+loose powder), hasilnya bagus... suka... hehe

      Hapus
    3. soalnya fermented oatmeal membersihkan sel2 kulit mati & melembabkan. kulit jadi bersih & lembab, jadi gampang buat dirias
      aku juga suka maskeran pagi2 biar muka fresh waktu pergi hehehe..

      Hapus
  3. Oooh jadi cleo itu distilled water ya kak? Hehe amidis d tempatku gak ada sih, adanya cleo :D yees

    Tadi bikin hulk toner pake cleo, liat d kolom komen kaka blg pake merek cleo bisa dan kbetulan d rumah ada tapi blm tau itu distilled water XD

    Pdhal menurutku cleo rasanya aneh, agak sepet" gmn gitu.
    Kalo air oksigen gmn kak? Kelebihannya buat diy skin care apa?
    Penasaran kan ada yg pake air oksigen resepnya.. Makasih kak keep sharing yaah :D
    Intan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, cleo juga distilled water. di websitenya dijelasin kalo prosesnya pakai penyulingan.
      memang distilled water rasanya nggak enak soalnya nggak ada mineralnya.

      air oksigen bagus juga, kan oksigen bisa menyegarkan sel kulit yg lelah. sayangnya oksigennya berkurang drastis kalo kemasan udah dibuka. makanya sekarang aku jarang pakai air oksigen. mahal sih, toh oksigennya menguap juga.
      sama2 intan..

      Hapus
  4. Hai lintang,
    Simple sekali face mistny jd pgn buat.
    Aku jg suka buat DIY toner dr resep2 kamu. Bisa gak face mist yg ini ditumpuk dg DIY toner yg lain(aku seringnya buat DIY pitera+buah)??
    Klo bisa yg dipakai hbs cumuk yg ini dulu atau piterany dlu?
    Makasih y lintang

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo..
      bikin yuk.. face mist ini bisa ditumpuk dengan DIY toner lainnya. biasanya face mist dulu, dibiarkan sampai meresap (1/2 kering) lalu toner lainnya.
      boleh juga dituang ke kapas bareng toner lainnya supaya nggak kelamaan nunggu.
      sama2..

      Hapus
  5. Baru mau tanya airny bs dganti air oksigen gak ,,tryta d komen d atas udah kamu jelasin hehe
    Klo air oksigen cpt rusak stlh dbuka,brarti smua resep DIY kamu yg pke air oksigen bs dgnti pke distiled water kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenernya oksigennya bukan rusak, hanya menguap. jadi di air tinggal dikit oksigennya.
      ya, bisa diganti distilled water

      Hapus
  6. Lintang apakah toner yg tambah sari wortel,bs digunakan d siang hari?
    Biasany kan yg lg pakai treninoid(vit a) kulitny jg sensitif trhadap matahari. Maaf oot

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya sari wortel, tomat, pepaya (pokoknya yg mengandung vit A) aku pakai di sore/malam hari.
      kalo dipakai pagi, kulit jadi kusam. ini termasuk fotosensitif juga kan.

      Hapus
  7. uwaa... makin cinta deh ama blognya mba lintang. slama ini facemist cuma mendekam di dalam kulkas, sekarang ada yang bisa dibawa jalan2.
    Btw mba (rada gak nyambung nih) boleh gak natrium benzoat untuk pengawet skincare diganti dengan sodium benzoat? gak nemu2 natrium benzoat nih. alhasil skincare lain juga ndak bisa keluar dari kulkas.
    terima kasih atas postingannya ya mbak~

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe makasih puspa.. ya, face mist ini kan nggak mengandung bahan yg mudah basi
      natrium benzoat itu bahasa indonesia, bahasa inggrisnya sodium benzoate.
      sama2 puspa..

      Hapus
  8. Di indomaret jg ada.. Nama merknya juga " indomaret" tp hrs jeli. Tulisanya demineral water.. Ga pake nama disltled mugkin dikira air ac/mobil takutnya kali ya. Rasa nya kyk air rumah. Klo aqua (air mineral) malah gimana gt.. Ga nyess. Imo aja ini. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. di indomaret yg botolnya kayak gimana? aku nemu yg botolnya mirip cleo (memang produksi cleo untuk indomaret). komposisinya pure water & oksigen. tapi memang pure water itu nama lain untuk distilled water sih.

      mungkin air di rumahmu sedikit mineralnya, malah sehat dong. air di rumahku kebanyakan mineral & kaporit, jadi nggak tega untuk mengonsumsi hehehe..

      Hapus
    2. yg kayak gimana ya. hmm botolnya mirip aqua pada tutupnya kok, yg dibuka yah bukan yg ulir.. tulisannya kecilll "demineral water" gitu hehe.

      Hapus
    3. oh yang itu.. aku nggak memperhatikan tulisannya, kecil sih hehehe

      Hapus
  9. ini ya kak resep diy face mist nya ?
    nyambung komen di DIY Facial Cleanser
    Bengkoang-Oatmeal, hehe
    waah bisa pake cleo juga toh,,sering minum cleo padahal tapi ga tau kalo itu distilled water, kebiasaan gak teliti baca kemasan..
    aku udh baca postingan kakak ttg ragi, oke deh cuus beli ragi roti..hehe
    waah apa aku keseringan pake strong acidnya ya jadi ttp kering..yaudah deh gak sering2 lagi..makasih kak infonya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, face mist yg ini.
      cleo yg botol oranye aku malah nggak pernah nemu, nemunya yg indomaret tutupnya biru.
      semprot strong acid trus nggak dibilas lagi, dibiarin aja? wah kalo sering2 pantas aja kering.
      oke, sama2..

      Hapus
  10. kk lintang, aq baru tau klau cleo dan amidis itu sm dg aquades.
    dan k btulan aq lg nyari aquades. mksh iy kk lintang atas infony. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. cleo itu distilled water tapi kayaknya juga diinjeksi oksigen. kalo amidis cuma distilled. baiknya aquades yg asli sih kalo buat lab.
      sama2 vira..

      Hapus
  11. pernah baca dimana gitu, dokter spkk ngasih resep cairan infus buat kompres abis cuci muka, trus diolesin krim2 muka utk jerawat. ternyata larutam garam 0,9% emang penting ya buat kulit

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, larutan garam 0,9% memang penting supaya sel-sel tetap normal.
      aku juga pernah baca ada orang yg cuci muka pakai cairan infus. kalo buat cuci muka boros ya, soalnya buat pengganti air. kompres lebih hemat..

      Hapus
  12. gampang bgt resep face mistnya mbak. oke nih buat dibawa kemana aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, gampang dibuat & praktis buat dibawa2 hehehe..

      Hapus
  13. Ini bedanya blog kak Lintang dgn blog DIY lainnya. Blog kakak bukan sekedar resep tp jg banyak pengetahuannya. Jd tambah wawasan deh. Keren kak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada pengetahuannya itu perlu.
      hehe makasih ya.. jangan bosan baca blog ini lho

      Hapus
  14. botol spray susah carinya ...... pengen banget coba padahal :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. di toko asesoris ada. kalo aku biasa cari di department store lokal semarang, namanya ADA. biasanya sih dijual di bagian asesoris kayak cermin, jepit rambut, sisir

      Hapus
    2. Klo ak terpaksa pke btol parfum bekas.. Hahaa.. Btol parfum eceran di bibit parfum g boleh d beli katanya -,-

      Hapus
    3. hehe.. botol parfum bekas juga bisa lho

      Hapus
  15. mbak, cari garam dapur yg murni na cl di mana ya? rata2 sdh diberi yodium.
    yodium amankah kalau dipakai langsung di kulit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di toko bahan kimia ada.
      yodium di garam diperoleh dengan menyemprot garam dengan potassium iodide sehingga garamnya disebut iodized salt, entah kenapa di bahasa indonesia diterjemahkan jadi garam beryodium.
      potassium iodide (kalium iodida/KI) itu bentuknya stabil, tidak bersifat radioaktif. malah sifatnya radioactive protecting.
      lagipula disemprotnya dikit aja, kalo kebanyakan nanti bahaya buat dikonsumsi.

      nah kalo yodium (iodine) dalam bentuk murni itu baru bahaya.

      jadi, garam dapur yg kita konsumsi itu nggak bahaya. kalo bahaya, udah pasti kita nggak dijual.
      malah udah banyak DIY terapi jerawat dengan iodized salt. aku sering baca di www.acne.org

      Hapus
  16. Mbak, mau nanya nih, tapi agak oot, soalnya baca komen tentang strong acid di atas...

    Masih tentang cuka apel... kalau cuka apel diencerkan dengan air, terus dijadikan sebagai toner terus nggak dibilas, untuk kulit bikin kering nggak ya? soalnya ngefek untuk jerawat...

    Anindri

    BalasHapus
    Balasan
    1. cuka apel yang diencerkan dengan air boleh kok untuk toner tanpa dibilas. untuk kulit kering cuka apel : air = 1 : 4. untuk kulit oily 1 : 2.
      nggak akan bikin kulit kering kok

      Hapus
  17. Mau nanya dong.. Penggunaan face mistnya pas kaapan ya? Bisa dipake pas setelah make up gt pas kucel? Ato ada cara tertentu ? Hihihi..
    Makasih
    Donna:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. habis cuci muka aja. kalo habis makeup nanti makeupnya luntur lho..
      boleh juga buat campuran toner kok
      sama2..

      Hapus
  18. Kak mau nanya dong, air yg di proses pake pureit itu distilled water bukan sih #weirdquestion

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan. distilled water itu cara kerjanya pakai pemanasan air & pendinginan uap air, mineralnya hilang.
      kalo pureit tuh disaring pakai microfiber, karbon aktif, dibunuh kumannya dengan prosesor dan dijernihkan. mineralnya nggak hilang

      Hapus
  19. ini bisa untuk kulit tangan yg kering dong ya mbak, aku risih soalnya kalo harus berkali2 apply hand cream, lengket euy bawaannya pengen cuci tangan ajah yg malah bisa bikin kulit tangan tambah kering deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, bisa.. kalo untuk kulit tangan, lutut, tumit lebih mantap pakai air+gliserin. gliserin lebih awet lembabnya.

      Hapus
  20. Hyyy mbak,, ini ak cyntia.
    Coba deh baca review ini http://gocianyen.blogspot.com/2014/10/review-nature-organic-lulur-wajah-green.html#.VEiDuGeSzXs
    lulur wajah nature itu lg ngetren bgt skrang, di IG jg rame . dr bahan2nya sederhana. Oat, green tea, tepung beras, honey, milk, lemon,
    jd pengen buat sendiri aja deh , soalnya harganya juga mahal hahaha. kantong pelajar gt loh.
    Sependek pengetahuanku oat yg dihaluskan pake food processor lebih lembab dan bersih IMO.. apa hanya sugesti ya? btw aku pake yg biru bukan yang merah, hehe.
    Klo mba kan uda buat banyak lulur wajah tuh, yg dr ketan hitam, bengkoang + oatmeal, daily pore cleanser dll.. nah, sekali2 dicampur buah2 an + susu/ madu bisa ga mba? caranya gimana y biar bs dicampur madu, lemon.
    Apa oatmeal + madu + lemon di blender pake food processor trs di jemur >> di haluskan lagi?

    Btw pembaca lain jgn mikir ak mau dupe / niru lulur wajah ini.
    Ini tuh sama aja misal klo km beli ayam goreng yg enak di resto eh km pengen buat juga. Atau pgen tau caranya. Lagian pasti suatu produk ada rahasia nya yg mungkin ga ditulis.

    Di post pro kontra diy pitera byk yg mikir dikira bikin dupe nya -__-" think smart .

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sih, lulur wajah itu lagi ngehits banget. bahannya sederhana ya.
      wah, honey itu kayaknya pakai yg honey powder deh, lemonnya pasti lemon peel powder.
      ada kok honey powder, tapi biasanya impor. mungkin itu yg bikin harga lulurnya mahal.

      kalo dicampur pas basah lalu dijemur mungkin bisa. susunya dicampur terakhir waktu semuanya udah kering & halus.
      aku juga sering lah bikin versi homemade gitu. yg oxygenated spray nggak diprotes mustika ratu, pitera juga nggak dikomplain oleh P&G. hanya orang2 usil aja yg ngira aku bikin dupe hehehe..

      Hapus
  21. mba, ini mirip2 kayak resep diy moisturizing body toner spray ya? bedanya ditambah garam & nggak diberi oil ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, trus yang ini juga nggak dikasih gliserin & vanili..

      Hapus
  22. wah gampang bgt kak,.
    oia sebelumnya saya silent reader di blog ka lintang, mau ikut komen tp blm tau caranya.. hehe maklum hp jadul,
    oia kak blh minta kontak nya gak?
    biar kalo saya mau tanya2 soal DIY kaka bisa lgsg di tanyain, kan ga tiap hari jg saya buka blog kaka,
    kalo boleh, kirim ke e-mail saya ya
    saepulapendi@gmail.com
    thanks ka lintang

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, gampang banget kan..
      untuk menghubungi saya bisa lewat email, kalo ada yg mau ditanyakan & tidak bisa comment di blog
      kirim aja email ke lintangrinastiti@aim.com
      tapi perlu sabar nunggu jawabannya soalnya banyak juga yg tanya lewat email hehe..

      Hapus
  23. Mbak kali di masukun kulkas tahan berapa lama?

    BalasHapus
  24. Hai lintang,
    Kalau mau buat face mist dr gliserin dan distiled water perbandingannya gimana ya? Thanks.
    Fanda

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai fanda..
      biasanya di face mist komersial kadar gliserinnya 5%. tapi untuk DIY bisa ditambah lagi sesuai kebutuhan kulit.
      kalo aku biasanya 1 sdt (5 ml) gliserin untuk 100 ml air

      Hapus
  25. salam kenal mbak...
    mau tanya, kalo distilled water nya diganti sm oxygen water/activated water gpp kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal nafasya..
      ya, boleh2 aja..

      Hapus
  26. Mbak Lintang, beli gliserin di mana ya ? apa harus di toko bahan kimia? soalnya kalo di apotik udah aku cari-cari ngga ada e mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, adanya di toko bahan kimia.. setau aku di apotik memang nggak ada

      Hapus
  27. mbak lintang, kalo gak cocok pake madu, bisa diganti apa ya mbak?
    ini bisa gak mbak dipake pas muka lagi kucel karena seharian diluar rumah? biar muka gak terlalu keliatan kucel

    BalasHapus
    Balasan
    1. ganti gliserin aja
      mungkin bisa.. tergantung seberapa parah kucelnya. tapi mending cuci muka deh daripada disemprot ini, soalnya ada sensasi lengket kalo disemprotkan ke muka berminyak

      Hapus
  28. kak lintang, kalo gapunya botol semprot dimasukkin ke botl aja ya? trus pake kapas atau ditepuk-tepuk?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, masukkan ke botol aja. aplikasinya dengan kapas ditepuk2

      Hapus

Semua boleh komentar & kritik, asalkan jangan menyinggung suku, agama & ras, juga jangan menyebar spam. Spam berupa iklan dsb. akan dilempar ke tong sampah